MANDIRACENDIKIAMANDIRACENDIKIA

Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira CendikiaJurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia

Pertukaran Mahasiswa Merdeka adalah program yang mengajak para mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman belajar di perguruan tinggi di luar perguruan tinggi asal selama satu semester. Program ini telah berjalan setiap semester ganjil mulai dari tahun 2021 dan 2022. Melalui mata kuliah wajib 4 SKS yaitu modul nusantara yang dibagi kedalam empat jenis kegiatan yaitu kebhinekaan, inspirasi, refleksi dan kontribusi sosial. Kegiatan kontribusi sosial yang dilaksanakan oleh mahasiswa Pertukaran Mahasiswa Merdeka Inbound Institut Pendidikan Indonesia yaitu dengan kunjungan ke daerah yang terdampak bencana alam gempa yaitu daerah Cianjur dan memberikan bantuan tenaga, penghiburan dan dana terhadap masyarakat yang terdampak tersebut. Bantuan dapat tersalurkan sesuai dalam sasaran pemenuhan kebutuhan selama berada di posko bencana alam.

Salah satu program MBKM yaitu program Pertukaran Mahasiswa Merdeka dalam Negeri tidak hanya memberikan dampak untuk mahasiswa saja namun memberikan dampak juga terhadap lingkungan.Dampak tersebut direalisasikan melalui kegiatan kontribusi sosial yang merupakan sebuah kegiatan inti dalam mata kuliah wajib yaitu mata kuliah modul nusantara.Seperti kegiatan yang telah dilaksanakan oleh mahasiswa Pertukaran Mahasiswa Merdeka Inbound Institut Pendidikan Indonesia yaitu dengan kunjungan ke daerah yang terdampak bencana alam gempa yaitu daerah Cianjur dan memberikan bantuan tenaga, penghiburan dan dana terhadap masyarakat yang terdampak tersebut.Bantuan dapat tersalurkan sesuai sasaran sehingga masyarakat terbantu dalam pemenuhan kebutuhan selama berada di posko bencana alam.Diharapkan mahasiswa-mahasiswa pertukaran pada Batch selanjutnya juga memiliki rasa empati yang tinggi terhadap sesama.

Berdasarkan penelitian ini, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut dampak program Pertukaran Mahasiswa Merdeka terhadap mahasiswa dan lingkungan, dengan fokus pada aspek-aspek seperti peningkatan empati, toleransi, dan perilaku kemanusiaan. 2. Menganalisis efektivitas kegiatan kontribusi sosial dalam mencapai tujuan pembelajaran lintas budaya dan pengembangan kompetensi mahasiswa. 3. Meneliti dan mengembangkan model-model kegiatan kontribusi sosial yang inovatif dan berkelanjutan, dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan potensi daerah penerima.

Read online
File size355.43 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test