UINMADURAUINMADURA
Mabny: Journal of Sharia Management and BusinessMabny: Journal of Sharia Management and BusinessPenelitian ini bertujuan untuk melihat optimalisasi legalitas Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Tasikmalaya dan menganalisis peran zakat sebagai keuangan sosial dalam membantu dan pemberdayaan masyarakat serta dalam pengentasan kemiskinan di masyarakat. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan beberapa objek UPZ di Tasikmalaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah daerah belum serius menggalakkan potensi zakat, namun dalam hal penghimpunan zakat yang dilakukan oleh UPZ sudah efektif dan efisien. Dana zakat seharusnya dialokasikan untuk kegiatan ekonomi produktif dan padat karya serta menjadikan masjid sebagai basis pemberdayaan masyarakat.
Penelitian ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah belum serius dalam melihat potensi dana umat Islam yang dimiliki, hal ini dibuktikan dari belum adanya peraturan daerah khusus tentang zakat yang dikeluarkan oleh pemerintah terkait pengelolaan UPZ di Tasikmalaya.Meskipun demikian, penghimpunan dan penyaluran yang dilakukan oleh UPZ telah menunjukkan kinerja yang cukup efektif dan efisien.Dengan angka kemiskinan dan gini rasio yang tinggi di Tasikmalaya, diperlukan strategi seperti penerbitan peraturan daerah tentang zakat, peningkatan profesionalisme UPZ, dan pengalokasian dana zakat untuk kegiatan ekonomi produktif.
Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi secara mendalam faktor-faktor yang menghambat pemerintah daerah dalam mengeluarkan peraturan daerah tentang zakat, serta dampaknya terhadap efektivitas pengelolaan zakat oleh UPZ. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur secara empiris pengaruh program pemberdayaan masyarakat berbasis zakat terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan mustahik di Tasikmalaya, dengan mempertimbangkan variabel moderasi seperti tingkat partisipasi masyarakat dan kualitas SDM UPZ. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi model-model inovatif dalam pengelolaan zakat yang dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi, serta memperluas jangkauan penerima manfaat, dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat dan kolaborasi dengan berbagai pihak terkait.
| File size | 389.4 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
INABAINABA 3) Net Interest Margin (NIM) fluctuated with a downward trend with an average of 5. 63% and a standard deviation of 0. 68. 4) Loan to Deposits Ratio (LDR)3) Net Interest Margin (NIM) fluctuated with a downward trend with an average of 5. 63% and a standard deviation of 0. 68. 4) Loan to Deposits Ratio (LDR)
JMAN UPIYPTKJMAN UPIYPTK Dari lima rasio yang digunakan, empat mengalami peningkatan dari 2020 ke 2021, sementara dua lainnya mengalami penurunan namun tetap dalam kategori sehat.Dari lima rasio yang digunakan, empat mengalami peningkatan dari 2020 ke 2021, sementara dua lainnya mengalami penurunan namun tetap dalam kategori sehat.
JMAN UPIYPTKJMAN UPIYPTK Oleh karena itu, manajemen kampus disarankan memberikan dukungan moral yang lebih intensif kepada dosen, khususnya perempuan, melalui motivasi, berbagiOleh karena itu, manajemen kampus disarankan memberikan dukungan moral yang lebih intensif kepada dosen, khususnya perempuan, melalui motivasi, berbagi
JMAN UPIYPTKJMAN UPIYPTK Namun, kemampuan bank dalam membayar seluruh kewajibannya, baik jangka pendek maupun panjang, cenderung menurun pada periode 2020 dibandingkan 2019. OlehNamun, kemampuan bank dalam membayar seluruh kewajibannya, baik jangka pendek maupun panjang, cenderung menurun pada periode 2020 dibandingkan 2019. Oleh
JMAN UPIYPTKJMAN UPIYPTK 946,9 triliun, meningkat dari tahun 2020 yang mencapai Rp2. 760,43 triliun. Indikator-indikator tersebut menunjukkan bahwa sektor industri terus berkembang,946,9 triliun, meningkat dari tahun 2020 yang mencapai Rp2. 760,43 triliun. Indikator-indikator tersebut menunjukkan bahwa sektor industri terus berkembang,
INABAINABA Komitmen organisasi memiliki pengaruh terhadap kinerja karyawan dengan nilai korelasi 0,5611 dengan tingkat hubungan yang kuat. 9). Prosedur OperasionalKomitmen organisasi memiliki pengaruh terhadap kinerja karyawan dengan nilai korelasi 0,5611 dengan tingkat hubungan yang kuat. 9). Prosedur Operasional
PPMSCHOOLPPMSCHOOL 14 dari 6. 00 (berada pada kategori Rata-rata). Rekomendasi difokuskan untuk meningkatkan aspek keterikatan yang memiliki nilai rendah pada hampir semua14 dari 6. 00 (berada pada kategori Rata-rata). Rekomendasi difokuskan untuk meningkatkan aspek keterikatan yang memiliki nilai rendah pada hampir semua
STIE MUTTAQIENSTIE MUTTAQIEN Dengan keuntungan tersebut, semua karyawan dapat mengatur waktu kerja sesuai dengan keinginan mereka sendiri. Penelitian ini menunjukkan bahwa FlexibleDengan keuntungan tersebut, semua karyawan dapat mengatur waktu kerja sesuai dengan keinginan mereka sendiri. Penelitian ini menunjukkan bahwa Flexible
Useful /
LIFESCIFILIFESCIFI Analisis data dan pembahasan menunjukkan bahwa employee engagement memberikan dampak positif dan signifikan terhadap OCB, sehingga tingkat keterikatanAnalisis data dan pembahasan menunjukkan bahwa employee engagement memberikan dampak positif dan signifikan terhadap OCB, sehingga tingkat keterikatan
LIFESCIFILIFESCIFI Menggunakan data time series tahunan dari tahun 1990 hingga 2024 yang diambil dari World Bank, analisis ini menerapkan Analisis Regresi Moderasi (MRA)Menggunakan data time series tahunan dari tahun 1990 hingga 2024 yang diambil dari World Bank, analisis ini menerapkan Analisis Regresi Moderasi (MRA)
ITBSEMARANGITBSEMARANG Pengujian sensor PIR dan LDR menunjukkan bahwa kedua sensor bekerja sesuai dengan spesifikasinya. Berdasarkan hasil pengujian tersebut, dapat disimpulkanPengujian sensor PIR dan LDR menunjukkan bahwa kedua sensor bekerja sesuai dengan spesifikasinya. Berdasarkan hasil pengujian tersebut, dapat disimpulkan
PPMSCHOOLPPMSCHOOL Pada 25 risiko yang teridentifikasi terdapat 2 risiko yang dianggap sebagai anomali pada proyek konstruksi, yaitu risiko keterbatasan melakukan kegiatanPada 25 risiko yang teridentifikasi terdapat 2 risiko yang dianggap sebagai anomali pada proyek konstruksi, yaitu risiko keterbatasan melakukan kegiatan