POLTEKKESKUPANGPOLTEKKESKUPANG
JURNAL INFO KESEHATANJURNAL INFO KESEHATANIndonesia has a high prevalence of hypertension accompanied by relatively high salt consumption, posing a significant public health concern, particularly in coastal areas where salty foods and saline water are commonly available. This study aimed to analyze the relationship between salt consumption and hypertension grade among residents in a coastal area. A cross-sectional study was conducted involving 174 hypertensive patients in Pangandaran District who had recorded blood pressure measurements at the local health center. Data on respondents characteristics, including age, sex, education level, occupation, and income, were collected. Salt intake was assessed using a Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ). Multiple logistic regression analysis was performed to examine the association between salt consumption and hypertension grade while controlling for potential confounding variables. The mean sodium intake among respondents was 1312.11 ± 596.27 mg/day. Salt consumption was significantly associated with hypertension grade (β = 0.001; p = 0.004) after adjustment for education level and type of occupation. In conclusion, higher salt consumption is significantly associated with increased severity of hypertension in coastal populations, highlighting the need for targeted dietary interventions to reduce salt intake in these areas.
This study concludes that higher salt consumption is significantly associated with increased severity of hypertension in coastal populations.The findings emphasize the importance of addressing sodium intake as a crucial risk factor for hypertension, particularly in vulnerable coastal communities.Therefore, targeted dietary interventions are necessary to reduce salt intake and mitigate the public health burden of hypertension in these areas.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian longitudinal diperlukan untuk mengkaji hubungan sebab-akibat antara konsumsi garam dan perkembangan hipertensi di wilayah pesisir, dengan mempertimbangkan faktor-faktor perancu potensial lainnya. Kedua, studi intervensi yang berfokus pada perubahan perilaku terkait pola makan, seperti edukasi gizi dan promosi makanan rendah garam, perlu dilakukan untuk mengevaluasi efektivitasnya dalam menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko hipertensi. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor sosial, budaya, dan ekonomi yang memengaruhi konsumsi garam di masyarakat pesisir, sehingga dapat dirancang strategi intervensi yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pencegahan dan pengendalian hipertensi di Indonesia, khususnya di wilayah-wilayah pesisir yang rentan terhadap masalah kesehatan ini.
- 2018 ESC/ESH Guidelines for the management of arterial hypertension | European Heart Journal | Oxford... academic.oup.com/eurheartj/article/39/33/3021/50791192018 ESC ESH Guidelines for the management of arterial hypertension European Heart Journal Oxford academic oup eurheartj article 39 33 3021 5079119
- Determinants of hypertension among adults living in Bole Sub-city, Addis Ababa | Kassie | International... doi.org/10.11591/ijphs.v9i2.20427Determinants of hypertension among adults living in Bole Sub city Addis Ababa Kassie International doi 10 11591 ijphs v9i2 20427
- Association between Salty Taste Threshold and Hypertension among Adolescents in Surabaya | Amerta Nutrition.... e-journal.unair.ac.id/AMNT/article/view/39477Association between Salty Taste Threshold and Hypertension among Adolescents in Surabaya Amerta Nutrition e journal unair ac AMNT article view 39477
- Salt Intake and Health Risk in Climate Change Vulnerable Coastal Bangladesh: What Role Do Beliefs and... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0152783Salt Intake and Health Risk in Climate Change Vulnerable Coastal Bangladesh What Role Do Beliefs and journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0152783
| File size | 444.06 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
HTPHTP Pelatihan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan karyawan dalam menyelesaikan pekerjaannya, sedangkan pengembangan bertujuan untuk meningkatkan kompetensiPelatihan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan karyawan dalam menyelesaikan pekerjaannya, sedangkan pengembangan bertujuan untuk meningkatkan kompetensi
HTPHTP Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan negatif signifikan yang lemah antara tingkat depresi dan demensia, mengindikasikan bahwa lansia dengan depresiHasil analisis menunjukkan adanya hubungan negatif signifikan yang lemah antara tingkat depresi dan demensia, mengindikasikan bahwa lansia dengan depresi
ASIAASIA Kesimpulan: Pelatihan secara signifikan meningkatkan pengetahuan, keterampilan (hingga 122,22%), dan kepercayaan diri (hingga 153,33%) peserta dalam desain.Kesimpulan: Pelatihan secara signifikan meningkatkan pengetahuan, keterampilan (hingga 122,22%), dan kepercayaan diri (hingga 153,33%) peserta dalam desain.
ASIAASIA Anak-anak belajar paling efektif melalui bermain dan berinteraksi dengan media yang menarik dan mudah dipahami. Metode yang digunakan adalah observasiAnak-anak belajar paling efektif melalui bermain dan berinteraksi dengan media yang menarik dan mudah dipahami. Metode yang digunakan adalah observasi
ASIAASIA Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dari April hingga Juni 2025, melibatkan latihan ritmis dan berkebun dalam polybag. Pengamatan harian danPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dari April hingga Juni 2025, melibatkan latihan ritmis dan berkebun dalam polybag. Pengamatan harian dan
ASIAASIA Tujuan penelitian adalah meningkatkan kapasitas UMKM melalui implementasi QRIS berbasis komunitas, mendorong inklusi keuangan dan daya saing bisnis. PendekatanTujuan penelitian adalah meningkatkan kapasitas UMKM melalui implementasi QRIS berbasis komunitas, mendorong inklusi keuangan dan daya saing bisnis. Pendekatan
ASIAASIA Metode yang digunakan berupa pelatihan yang meliputi sosialisasi, sesi tanya‑jawab, dan pendampingan kepada 25 peserta; data kuantitatif dikumpulkanMetode yang digunakan berupa pelatihan yang meliputi sosialisasi, sesi tanya‑jawab, dan pendampingan kepada 25 peserta; data kuantitatif dikumpulkan
UMSUMS Berdasarkan hasil observasi sukarela yang tersebar hampir di seluruh provinsi Indonesia, sebagian besar data berasal dari provinsi Jawa Tengah dan JawaBerdasarkan hasil observasi sukarela yang tersebar hampir di seluruh provinsi Indonesia, sebagian besar data berasal dari provinsi Jawa Tengah dan Jawa
Useful /
POLTEKKESKUPANGPOLTEKKESKUPANG Upaya mitigasi yang perlu diusulkan adalah meningkatkan kesadaran tentang penggunaan APD melalui konseling dari instansi terkait dan penyediaan infrastrukturUpaya mitigasi yang perlu diusulkan adalah meningkatkan kesadaran tentang penggunaan APD melalui konseling dari instansi terkait dan penyediaan infrastruktur
POLTEKKESKUPANGPOLTEKKESKUPANG Usia, pengetahuan gizi, indeks massa tubuh, aktivitas fisik, dan konsentrasi hemoglobin juga diperiksa sebagai korelasi potensial. Pola diet secara signifikanUsia, pengetahuan gizi, indeks massa tubuh, aktivitas fisik, dan konsentrasi hemoglobin juga diperiksa sebagai korelasi potensial. Pola diet secara signifikan
SYEKH NURJATISYEKH NURJATI Wakaf merupakan lembaga ekonomi Islam yang berperan penting dalam pemberdayaan ekonomi umat melalui pembiayaan sektor sosial, ekonomi, dan budaya, termasukWakaf merupakan lembaga ekonomi Islam yang berperan penting dalam pemberdayaan ekonomi umat melalui pembiayaan sektor sosial, ekonomi, dan budaya, termasuk
LAPANLAPAN 3, dan variasi ketiga dan keempat dengan Clmax 0. 5 dan 0. 7. Berdasarkan teori Blade Element dan Momentum, efisiensi yang diperoleh untuk keempat variasi3, dan variasi ketiga dan keempat dengan Clmax 0. 5 dan 0. 7. Berdasarkan teori Blade Element dan Momentum, efisiensi yang diperoleh untuk keempat variasi