SYEKH NURJATISYEKH NURJATI
Mahkamah : Jurnal Kajian Hukum IslamMahkamah : Jurnal Kajian Hukum IslamPernikahan merupakan peristiwa sakral dalam perjalanan hidup seseorang dan kualitas sebuah perkawinan sangat ditentukan oleh kesiapan dan kematangan kedua calon pengantin untuk mempersiapkan serta mengelola kehidupan rumah tangga menuju terciptanya keluarga yang sakinah, mawaddah, dan penuh rahmah. Untuk itu diperlukan pengenalan terlebih dahulu tentang kehidupan baru yang akan dialaminya nanti kepada calon suami atau istri, sehingga pada saatnya nanti dapat mengantisipasi masalah yang timbul kemudian dapat diminimalisir. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan tentang pemeriksaan tes HIV/AIDS terhadap calon pengantin di KUA Kecamatan Lemahwungkuk Kota Cirebon serta tinjauan hukum Islam terhadap tes tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tes HIV/AIDS menjadi salah satu syarat administrasi dalam perkawinan di KUA, dengan manfaat utama menghindari penularan HIV/AIDS, menjaga ketentraman rumah tangga, dan memenuhi persyaratan administrasi perkawinan.
Tes HIV/AIDS terhadap calon pengantin di KUA Kecamatan Lemahwungkuk Kota Cirebon merupakan penerapan ijtihādiyyah yang tidak bertentangan dengan hukum Islam.Pemeriksaan ini dilakukan berdasarkan prinsip menjaga kemaslahatan, dengan tujuan mencegah penularan HIV/AIDS, menjaga ketentraman rumah tangga, dan memenuhi persyaratan administrasi perkawinan.Pelaksanaannya memberikan ruang untuk pembentukan hukum yang selalu berubah sesuai dinamika sosial.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada efektivitas program tes HIV/AIDS dalam mengurangi penularan penyakit secara nyata, serta mengkaji faktor-faktor budaya yang memengaruhi partisipasi calon pengantin dalam program tersebut. Selain itu, perlu dilakukan studi perbandingan antara pendekatan hukum Islam dan pendekatan sekuler dalam mengatasi isu kesehatan reproduksi. Penelitian juga bisa menggali lebih dalam tentang tantangan implementasi tes HIV/AIDS di daerah dengan tingkat kesadaran rendah, serta mempertimbangkan dampak psikologis dan sosial bagi pasangan yang dinyatakan positif HIV/AIDS.
| File size | 692.68 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIDDIMAKASSARSTAIDDIMAKASSAR Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, serta artikel jurnal nasional yang relevan dalam tujuhData diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, serta artikel jurnal nasional yang relevan dalam tujuh
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah yang menerapkan gaya kepemimpinan transformasional mampu meningkatkan kedisiplinan guru melalui empatHasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah yang menerapkan gaya kepemimpinan transformasional mampu meningkatkan kedisiplinan guru melalui empat
UNIRAYAUNIRAYA Desa ini memiliki potensi sosial-budaya yang tinggi dengan nilai-nilai kearifan lokal seperti gotong-royong, larangan membuang sampah ke sungai, dan penghormatanDesa ini memiliki potensi sosial-budaya yang tinggi dengan nilai-nilai kearifan lokal seperti gotong-royong, larangan membuang sampah ke sungai, dan penghormatan
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan nanas mampu meningkatkan pendapatan masyarakat secara signifikan, mendorong terbukanya lapangan kerja baru,Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan nanas mampu meningkatkan pendapatan masyarakat secara signifikan, mendorong terbukanya lapangan kerja baru,
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Peneliti menggunakan desain pengembangan research and development dengan beberapa tahapan yang dimodifikasi. Validasi dilakukan dengan menggunakan teknikPeneliti menggunakan desain pengembangan research and development dengan beberapa tahapan yang dimodifikasi. Validasi dilakukan dengan menggunakan teknik
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Artikel ini membahas analisis spasial persebaran mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di Universitas PGRI Sumatera BaratArtikel ini membahas analisis spasial persebaran mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di Universitas PGRI Sumatera Barat
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Selain itu, keterbatasan waktu dalam pelaksanaan program dan lingkungan yang kurang kondusif juga menjadi masalah. Program coaching yang dirancang denganSelain itu, keterbatasan waktu dalam pelaksanaan program dan lingkungan yang kurang kondusif juga menjadi masalah. Program coaching yang dirancang dengan
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Filsafat idealisme menempatkan ide, nilai, dan cita-cita sebagai pusat dari segala proses pendidikan. Pendidikan dipandang sebagai upaya memanusiakan manusiaFilsafat idealisme menempatkan ide, nilai, dan cita-cita sebagai pusat dari segala proses pendidikan. Pendidikan dipandang sebagai upaya memanusiakan manusia
Useful /
UNIRAYAUNIRAYA Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan literasi anak-anak dan menumbuhkan minat membaca seumur hidup melalui kegiatanProgram pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan literasi anak-anak dan menumbuhkan minat membaca seumur hidup melalui kegiatan
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Metode yang digunakan adalah Research and Development dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Teknik dan alat pengumpulanMetode yang digunakan adalah Research and Development dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Teknik dan alat pengumpulan
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Kepala sekolah yang menunjukkan perilaku asertif, dengan ciri komunikasi terbuka, penghargaan terhadap perbedaan, dan kemampuan memberikan arahan sertaKepala sekolah yang menunjukkan perilaku asertif, dengan ciri komunikasi terbuka, penghargaan terhadap perbedaan, dan kemampuan memberikan arahan serta
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan perencanaan stratejik dipengaruhi oleh empat faktor utama: (1) kepemimpinan kepala sekolah yang visionerHasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan perencanaan stratejik dipengaruhi oleh empat faktor utama: (1) kepemimpinan kepala sekolah yang visioner