POLTEKKESJAMBIPOLTEKKESJAMBI

Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health)Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health)

Latar Belakang: Layanan kesehatan di Posyandu masih menghadapi berbagai tantangan, khususnya dalam hal integrasi program dan efektivitas peran kader dalam menyampaikan layanan promotif dan preventif. Program Integrasi Layanan Primer (ILP) dirancang untuk memperkuat pendekatan preventif di tingkat komunitas, namun implementasinya di Puskesmas Sungai Saren belum menunjukkan hasil optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelaksanaan ILP melalui pengembangan e-book sebagai media inovatif dalam pembelajaran kader Posyandu. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain eksplanatori sekuensial. Tahap pertama adalah pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap 17 informan untuk mengeksplorasi pengalaman, kebutuhan, dan hambatan kader. Tahap kedua merupakan studi kuantitatif dengan desain quasi-experimental (pre-test dan post-test tanpa kelompok kontrol) yang melibatkan 115 kader Posyandu. Evaluasi efektivitas dilakukan dengan pendekatan IPO (Input–Process–Output). Hasil: Pada aspek input, ditemukan keterbatasan dalam literasi digital serta akses terhadap perangkat teknologi di kalangan kader. Pada aspek proses, distribusi e-book telah menjangkau sebagian besar kader, namun pelatihan dan pendampingan dalam penggunaannya masih belum merata. Pada aspek output, penggunaan e-book menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kepercayaan diri kader, terutama dalam isu gizi dan stunting. Kesimpulan: e-book ILP efektif sebagai media pembelajaran jika didukung strategi implementasi adaptif dan kebijakan berkelanjutan.

e-book ILP efektif sebagai media pembelajaran jika didukung strategi implementasi adaptif dan kebijakan berkelanjutan.

Pertama, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang penggunaan e-book terhadap kinerja kader Posyandu dalam menjalankan tugas integrasi layanan primer. Kedua, studi tentang perbandingan efektivitas format e-book interaktif (seperti video atau podcast) dengan versi statis dalam meningkatkan pemahaman kader. Ketiga, pengembangan model pelatihan blended learning yang menggabungkan pembelajaran daring dengan sesi tatap muka untuk memperkuat penguasaan materi teknis oleh kader yang memiliki keterbatasan akses teknologi.

  1. Peningkatan Kapasitas Kader Kesehatan Dalam Rangka Optimalisasi Kegiatan Integrasi Layanan Primer Di... locus.rivierapublishing.id/index.php/jl/article/view/3472Peningkatan Kapasitas Kader Kesehatan Dalam Rangka Optimalisasi Kegiatan Integrasi Layanan Primer Di locus rivierapublishing index php jl article view 3472
  2. Evaluation and Strategy to Strengthen the Implementation of Early Detection of Cervical Cancer Using... online-journal.unja.ac.id/kedokteran/article/view/30503Evaluation and Strategy to Strengthen the Implementation of Early Detection of Cervical Cancer Using online journal unja ac kedokteran article view 30503
Read online
File size382.17 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test