MKRIMKRI

Jurnal KonstitusiJurnal Konstitusi

Peran organisasi non-pemerintah (NGO) perlu diperkuat untuk meningkatkan kapasitas tata kelola lingkungan di Indonesia, karena sumber daya alam tidak dapat dilindungi secara efektif dan masalah lingkungan tidak dapat diselesaikan tanpa adanya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sipil. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan konsep dan peran NGO sebagai aktor dalam tata kelola lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NGO berperan signifikan dalam melindungi sumber daya alam dan membantu menyelesaikan masalah lingkungan. Di Indonesia, peran NGO telah diperkuat secara hukum, tetapi karena sifat sistem hukum lingkungan yang terbatas, tidak semua NGO memiliki kedudukan hukum untuk mengajukan gugatan di pengadilan. Untuk melestarikan lingkungan, kedudukan hukum NGO seharusnya tidak dibatasi, karena gugatan lingkungan melibatkan kepentingan publik yang lebih luas dan keberlanjutan sumber daya alam yang harus dijaga.

Ornop merupakan aktor penting dalam membangun tata kelola lingkungan hidup yang baik dan sehat.Secara global, United Nations menyerukan kepada setiap negara anggota untuk membentuk kerja sama dengan Ornop yang memiliki keahlian di bidang lingkungan.Keberadaan Ornop di Indonesia telah diakui dalam regulasi.Ornop dianggap sebagai mitra pemerintah dalam pengelolaan lingkungan hidup dan memiliki peran krusial dalam advokasi serta kampanye yang mengkritisi kebijakan pemerintah.Dalam hal litigasi, tidak semua Ornop memiliki legal standing untuk mengajukan gugatan atas kerusakan lingkungan hidup ke pengadilan.Oleh karena itu, untuk perbaikan di masa depan, diperlukan perubahan ke arah sistem hukum lingkungan yang lebih terbuka dalam memberikan hak gugat bagi Ornop, sehingga mereka dapat berperan lebih signifikan dalam mengendalikan kerusakan lingkungan melalui jalur litigasi.

Untuk memperkuat peran Ornop dalam tata kelola lingkungan hidup di Indonesia, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang strategi-strategi yang dapat digunakan oleh Ornop untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelestarian lingkungan. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi cara-cara yang dapat digunakan Ornop untuk mengadvokasi dan mengkritisi kebijakan pemerintah yang terkait dengan lingkungan hidup. Penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis dampak dari keterlibatan Ornop dalam litigasi lingkungan dan bagaimana hal itu dapat meningkatkan efektivitas perlindungan lingkungan. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan saran praktis bagi Ornop dan pemerintah dalam meningkatkan kolaborasi dan peran Ornop dalam tata kelola lingkungan hidup di Indonesia.

  1. PENGGUNAAN LEGAL STANDING ORGANISASI LINGKUNGAN HIDUP DALAM RANGKA PENEGAKAN HUKUM LINGKUNGAN | Winarni... journal.ugm.ac.id/jmh/article/view/16320PENGGUNAAN LEGAL STANDING ORGANISASI LINGKUNGAN HIDUP DALAM RANGKA PENEGAKAN HUKUM LINGKUNGAN Winarni journal ugm ac jmh article view 16320
  2. The Society for Conservation Biology. society conservation biology skip article content information journals... conbio.onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/cobi.12458The Society for Conservation Biology society conservation biology skip article content information journals conbio onlinelibrary wiley doi 10 1111 cobi 12458
  3. Adam Academy Journal of Social Sciences » Submission » THE ROLE OF NON-GOVERNMENTAL ORGANIZATIONS... doi.org/10.31679/adamakademi.427082Adam Academy Journal of Social Sciences A Submission A THE ROLE OF NON GOVERNMENTAL ORGANIZATIONS doi 10 31679 adamakademi 427082
  4. Strategi NGO Lingkungan Dalam Menangani Polusi Udara di Jakarta (Greenpeace Indonesia) | Ruhiat | Andalas... ajis.fisip.unand.ac.id/index.php/ajis/article/view/163Strategi NGO Lingkungan Dalam Menangani Polusi Udara di Jakarta Greenpeace Indonesia Ruhiat Andalas ajis fisip unand ac index php ajis article view 163
Read online
File size434.93 KB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test