ISI SURAKARTAISI SURAKARTA
Gelar: Jurnal Seni BudayaGelar: Jurnal Seni BudayaArtikel ini membahas faktor-faktor yang memengaruhi kualitas rasa dalam Tari Jawa Gaya Surakarta. Kualitas rasa dalam tari bersifat subjektif sehingga menimbulkan beragam interpretasi pada tiap individu. Perbedaan interpretasi tersebut dapat menjadi hambatan dalam komunikasi. Pembahasan dianalisis dengan menggunakan teori psikologi komunikasi, khususnya komunikasi simbolik. Hasil pembahasan dijelaskan melalui beberapa faktor, yaitu suasana emosional, skema kognitif, paparan atmosfer, predisposisi individual, serta tingkat identifikasi karakter/tema. Selanjutnya, dibahas pula unsur-unsur esensial sebagai penentu kualitas rasa dalam Tari Jawa Gaya Surakarta, yang terdiri atas unsur material dan immaterial.
Rasa merupakan inti pesan dalam komunikasi simbolik yang muncul melalui interaksi nonverbal, khususnya gerak tari, sehingga kualitas rasa yang diterima dapat bervariasi.Analisis berdasarkan teori Weiss mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas rasa, antara lain suasana emosional penari, rangsangan emosional dari skema kognitif penari dan penghayat, serta predisposisi individual yang meliputi kondisi fisik dan mental.Selain itu, tingkat identifikasi penari maupun penonton dengan tokoh yang ditampilkan juga berperan penting dalam menentukan kualitas rasa.
Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris bagaimana variasi suasana emosional penari memengaruhi persepsi rasa penonton melalui survei kuantitatif pada pertunjukan nyata; selanjutnya, perlu dilakukan perbandingan antara unsur material dan immaterial dalam memengaruhi rasa pada berbagai ragam tari Jawa, seperti gaya Surakarta versus gaya Yogyakarta, untuk menentukan kontribusi relatif masing‑masing elemen; terakhir, eksplorasi penggunaan media digital, misalnya realitas virtual atau augmented reality, dapat diteliti sebagai sarana memperkuat transmisi rasa dalam konteks pertunjukan tari Surakarta, dengan mengukur tingkat keterlibatan penonton dan intensitas rasa yang dirasakan.
| File size | 324.17 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
ADVANCESINRESEARCHADVANCESINRESEARCH Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan di Dinas Perhubungan Kota Makassar,Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan di Dinas Perhubungan Kota Makassar,
TSBTSB Penelitian menemukan bahwa aspek integritas (Dou Ma Sabua Nggahi Labo Rawi) adalah aspek yang paling kuat dengan skor tertinggi yaitu rata-rata 4,69, diikutiPenelitian menemukan bahwa aspek integritas (Dou Ma Sabua Nggahi Labo Rawi) adalah aspek yang paling kuat dengan skor tertinggi yaitu rata-rata 4,69, diikuti
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Industri tekstil dan garmen merupakan sektor yang padat karya dan memiliki risiko tinggi terhadap kelelahan fisik serta mental para pekerjanya. TujuanIndustri tekstil dan garmen merupakan sektor yang padat karya dan memiliki risiko tinggi terhadap kelelahan fisik serta mental para pekerjanya. Tujuan
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Proyek konstruksi sering menghadapi tantangan dalam pemantauan, terutama ketika tersebar di berbagai lokasi. CV. Nayana Engineering, bergerak di bidangProyek konstruksi sering menghadapi tantangan dalam pemantauan, terutama ketika tersebar di berbagai lokasi. CV. Nayana Engineering, bergerak di bidang
UNCMUNCM Berfokus pada orang tua militer dengan asumsi awal, dengan menggunakan alat bantu wawancara sederhana, ditemukan bahwa gaya pengasuhan otoriter selaluBerfokus pada orang tua militer dengan asumsi awal, dengan menggunakan alat bantu wawancara sederhana, ditemukan bahwa gaya pengasuhan otoriter selalu
UNCMUNCM Kepengurusan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang memiliki peran penting dalam pengembangan kepemimpinanKepengurusan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang memiliki peran penting dalam pengembangan kepemimpinan
UNESAUNESA (2) weakness (kelemahan) meliputi: lintasan lari atau lapangan tempat latihan yang tidak standar, masih banyak atlet yang meremehkan sesi pemanasan dan(2) weakness (kelemahan) meliputi: lintasan lari atau lapangan tempat latihan yang tidak standar, masih banyak atlet yang meremehkan sesi pemanasan dan
UCYUCY Masyarakat memerlukan adanya suatau tatanan (orde atau ordenung), yaitu berupa aturan-aturan yang menjadi pedoman dan bimbingan segala tingkah laku manusiaMasyarakat memerlukan adanya suatau tatanan (orde atau ordenung), yaitu berupa aturan-aturan yang menjadi pedoman dan bimbingan segala tingkah laku manusia
Useful /
UNESAUNESA Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi siswa dan komunitas sekolah. Rekomendasi untuk pengembangan kegiatanSecara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi siswa dan komunitas sekolah. Rekomendasi untuk pengembangan kegiatan
UNCMUNCM Pelanggaran kode etik di kalangan jaksa semakin meningkat, didorong oleh berbagai faktor seperti tekanan eksternal, kesempatan korupsi, dan lingkunganPelanggaran kode etik di kalangan jaksa semakin meningkat, didorong oleh berbagai faktor seperti tekanan eksternal, kesempatan korupsi, dan lingkungan
UNESAUNESA Setiap negara memiliki federasi sepakbolanya sendiri, sehingga memungkinkan untuk membuat pembinaan sesuai dengan aturan dan kondisi negara tersebut. PenelitianSetiap negara memiliki federasi sepakbolanya sendiri, sehingga memungkinkan untuk membuat pembinaan sesuai dengan aturan dan kondisi negara tersebut. Penelitian
UNESAUNESA Hasil pengukuran terhadap kondisi fisik atlet bulutangkis kategori putri Koni Daerah Sidoarjo pada tahun 2019 terpenuhi pada beberapa item test yaitu pushHasil pengukuran terhadap kondisi fisik atlet bulutangkis kategori putri Koni Daerah Sidoarjo pada tahun 2019 terpenuhi pada beberapa item test yaitu push