HAMZANWADIHAMZANWADI
ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada MasayarakatABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada MasayarakatPenyakit Diabetes Mellitus (DM) merupakan salah satu penyakit degenerative yang dikenal dengan istilah lifelong disease karena dikenal dengan penyakit yang tidak dapat disembuhkan selama rentang hidup penderitanya dan penyakit ini banyak dijumpai pada lansia. Dalam tatalaksana DM ada 6 hal yang harus diperhatikan antara lain edukasi, pengaturan pola makan, aktivitas fisik teratur, medikamentosa, penggunaan insulin, serta monitoring kadar gula darah harian. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan lansia tentang konsep dasar Penyakit DM. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dalam bentuk pemberian pendidikan kesehatan tentang konsep dasar DM dan penanganannya dengan cara Ceramah dan tanya jawab. Adapun Tahapan kegiatan dimulai dari pengukuran pengetahuan warga tentang DM, sebagai data pre tes, selanjutnya diberikan materi konsep dasar DM dan penanganannya dengan cara ceramah dan sesi selanjutnya tanya jawab tentang materi yang belum jelas, serta tahapan terakhir adalah mengukur kembali pengetahuan warga tentang konsep DM sebagai data post tes. Hasil dari pengbdian ini adanya peningkatan pengetahuan setelah diberikan Pendidikan Kesehatan. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah sosialisasi konsep penyakit DM berdampak positif terhadap pengetahuan lansia tentang penyakit DM itu sendiri. Kegiatan- kegiatan serupa harus tetap dilakukan guna meningkatkan kualitas hidup penyandang DM.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan warga tentang konsep dasar DM, yang terlihat dari peningkatan pengetahuan setelah diberikan pendidikan kesehatan.Meskipun demikian, perlu adanya monitoring dan evaluasi berkelanjutan setelah kegiatan ini dilaksanakan.Oleh karena itu, kegiatan serupa harus terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup penderita DM.
Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai efektivitas berbagai metode pendidikan kesehatan, seperti penggunaan media visual atau pendekatan kelompok sebaya, dalam meningkatkan pemahaman lansia tentang diabetes mellitus. Kedua, studi lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan dan implementasi program intervensi yang komprehensif, tidak hanya mencakup edukasi, tetapi juga pendampingan dalam pengaturan pola makan dan peningkatan aktivitas fisik. Ketiga, penting untuk meneliti faktor-faktor sosial dan budaya yang mempengaruhi perilaku kesehatan lansia terkait diabetes, seperti dukungan keluarga, kepercayaan tradisional, dan akses terhadap layanan kesehatan, guna merancang strategi intervensi yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pencegahan dan pengendalian diabetes mellitus pada populasi lansia, serta meningkatkan kualitas hidup mereka secara keseluruhan.
- Dukungan Keluarga Berpengaruh Kualitas Hidup Pada Lansia dengan Diagnosa Diabetes Melitus | Jurnal Ilmiah... doi.org/10.33221/jiiki.v9i02.229Dukungan Keluarga Berpengaruh Kualitas Hidup Pada Lansia dengan Diagnosa Diabetes Melitus Jurnal Ilmiah doi 10 33221 jiiki v9i02 229
- HUBUNGAN POLA MAKAN, KONDISI PSIKOLOGIS, DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN DIABETES MELLITUS PADA LANSIA DI... journal.stikesborneocendekiamedika.ac.id/index.php/jbc/article/view/85HUBUNGAN POLA MAKAN KONDISI PSIKOLOGIS DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN DIABETES MELLITUS PADA LANSIA DI journal stikesborneocendekiamedika ac index php jbc article view 85
| File size | 474.28 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
HAMZANWADIHAMZANWADI Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berhasil dan sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Penyusunan TPACK merupakan kerangka kerja yang digunakan guruKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berhasil dan sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Penyusunan TPACK merupakan kerangka kerja yang digunakan guru
CAHAYAMANDALIKACAHAYAMANDALIKA kesiapan fisik lansia dalam menghadapi perubahan fisik masa menopause dikategorikan siap 65 responden (73,9%) dan kesiapan psikologis lansia dalam menghadapikesiapan fisik lansia dalam menghadapi perubahan fisik masa menopause dikategorikan siap 65 responden (73,9%) dan kesiapan psikologis lansia dalam menghadapi
DINAMIKADINAMIKA Latihan dan mentoring dilakukan dengan pendekatan partisipatif, mencakup produksi wadah untuk bedak dingin dan lulur serta aromaterapi anti-hipertensi.Latihan dan mentoring dilakukan dengan pendekatan partisipatif, mencakup produksi wadah untuk bedak dingin dan lulur serta aromaterapi anti-hipertensi.
SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA Uji independent sample t-test menghasilkan p value sistole 0,011 dan diastole 0,013, menunjukkan perbedaan signifikan antara nilai selisih rata-rata skorUji independent sample t-test menghasilkan p value sistole 0,011 dan diastole 0,013, menunjukkan perbedaan signifikan antara nilai selisih rata-rata skor
SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA Kepatuhan minum obat bagi lansia penderita hipertensi mempunyai fungsi yang sangat penting karena pasien yang menderita hipertensi akan menerima perawatanKepatuhan minum obat bagi lansia penderita hipertensi mempunyai fungsi yang sangat penting karena pasien yang menderita hipertensi akan menerima perawatan
ITSCIENCEITSCIENCE Menurut WHO (2016) populasi lansia di Asia Tenggara pada tahun 2050 sebesar 8% atau sekitar 142 juta jiwa, diperkirakan populasi lansia akan terus meningkatMenurut WHO (2016) populasi lansia di Asia Tenggara pada tahun 2050 sebesar 8% atau sekitar 142 juta jiwa, diperkirakan populasi lansia akan terus meningkat
STKIP JBSTKIP JB Kelompok sasaran dalam program kemitraan masyarakat (PKM) ini adalah Posyandu Lansia “ Barokah di RW 3. Permasalahan yang terjadi di Posyandu LansiaKelompok sasaran dalam program kemitraan masyarakat (PKM) ini adalah Posyandu Lansia “ Barokah di RW 3. Permasalahan yang terjadi di Posyandu Lansia
SPPSPP Jika tekanan darah tidak terkontrol, dapat mengakibatkan stroke, infark miokard, gagal ginjal, ensefalopati, dan kejang. Penatalaksanaan hipertensi dapatJika tekanan darah tidak terkontrol, dapat mengakibatkan stroke, infark miokard, gagal ginjal, ensefalopati, dan kejang. Penatalaksanaan hipertensi dapat
Useful /
SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA Data dianalisis menggunakan Spearman Rank dengan aplikasi SPSS. Mayoritas responden memiliki pola hidup sehat sebanyak 201 siswa (57%) dan harga diri rendahData dianalisis menggunakan Spearman Rank dengan aplikasi SPSS. Mayoritas responden memiliki pola hidup sehat sebanyak 201 siswa (57%) dan harga diri rendah
SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA Aromaterapi mawar merupakan tindakan non-farmakologi untuk membantu mengurangi rasa nyeri pada pasien dengan nyeri dada. Setelah dilakukan intervensi selamaAromaterapi mawar merupakan tindakan non-farmakologi untuk membantu mengurangi rasa nyeri pada pasien dengan nyeri dada. Setelah dilakukan intervensi selama
SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA Semakin tinggi kesejahteraan psikologis yang dimiliki lansia, maka semakin rendah tingkat kesepian yang dirasakan, dan sebaliknya. Kesejahteraan psikologisSemakin tinggi kesejahteraan psikologis yang dimiliki lansia, maka semakin rendah tingkat kesepian yang dirasakan, dan sebaliknya. Kesejahteraan psikologis
ITSCIENCEITSCIENCE Pengajuan dapat dilakukan pada palikasi KTKI dan Satu sehat. Adanya ketentuan baru berlakunya UU No 17 tahun 2023 tentang kesehatan, maka perlunya adanyaPengajuan dapat dilakukan pada palikasi KTKI dan Satu sehat. Adanya ketentuan baru berlakunya UU No 17 tahun 2023 tentang kesehatan, maka perlunya adanya