UnmulUnmul

Jurnal Peternakan Lingkungan TropisJurnal Peternakan Lingkungan Tropis

Rumput Meksiko (Euclaena mexicana) merupakan rumput potong dari jenis rumput unggul yang memiliki zat gizi dan produktivitas cukup tinggi, serta disukai oleh ruminansia. Penelitian dilakukan untuk mengetahui pemberian dosis pupuk NPK dan jarak tanam yang berbeda terhadap pertumbuhan dan produksi rumput Meksiko. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor, faktor pertama yaitu pupuk NPK terdiri dari 4 perlakuan dan faktor kedua jarak tanam terdiri dari 3 perlakuan, dan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan pupuk NPK pada perlakuan 270 g petak1 total rata-rata jumlah anakan tertinngi yaitu 15,33 pols, total rata-rata berat segar tertinggi 1,79 kg, total rata-rata berat kering tertinggi 255,33 g dan total kandungan serat kasar paling baik sebesar 21,15%. Perlakuan dengan jarak tanam 50 x 50 cm pada jumlah anakan menghasilkan 13,83 pols, sedangkan pada kandungan serat kasar menghasilkan serat kasar paling baik sebesar 18,44%. Pemberian pupuk NPK 270 g petak-1 memberikan hasil terbaik pada produksi jumlah anakan, berat segar, berat kering dan serat kasar. Jarak tanam 50 x 50 cm memberikan hasil terbaik pada produksi jumlah anakan, dan produksi serat kasar. Perlakuan pupuk NPK dan jarak tanam secara bersamaan menunjukan interkasi terhadap produksi serat kasar rumput meksiko, tetapi tidak terjadi interaksi pada jumlah anakan, berat segar dan berat kering rumput meksiko.

Perlakuan pupuk NPK 270 g petak-1 memberikan hasil tertinggi produksi jumlah anakan, berat segar, berat kering dan serat kasar.Jarak tanam 50 cm x 50 cm memberikan hasil tertinggi pada produksi jumlah anakan dan kandungan serat kasar.Perlakuan pupuk NPK dan jarak tanam secara bersamaan menunjukan interaksi terhadap kandungan serat kasar rumput Meksiko, namun tidak terjadi interaksi pada jumlah anakan, berat segar, dan berat kering rumput meksiko.

Penelitian selanjutnya dapat meneliti pengaruh variasi dosis pupuk NPK yang lebih luas, misalnya 0‑350 g petak‑1, serta penambahan pupuk mikro seperti seng dan boron, terhadap pertumbuhan dan kualitas rumput Meksiko dalam jangka waktu yang lebih panjang hingga panen ketiga, untuk mengetahui dampak jangka panjang pada produktivitas dan kandungan gizi; selanjutnya, mengkaji efektivitas kombinasi jarak tanam yang lebih beragam, misalnya 40 × 40 cm dan 60 × 60 cm, bersama dengan sistem penanaman berkelanjutan seperti rotasi dengan tanaman legum, guna meningkatkan kandungan protein dan menurunkan serat kasar pada rumput Meksiko, sehingga dapat meningkatkan nilai pakan bagi ruminansia; terakhir, melakukan analisis biaya‑manfaat serta dampak lingkungan dari penggunaan pupuk NPK dosis tinggi pada skala peternakan rakyat, termasuk pengukuran residu nitrat di tanah dan emisi gas rumah kaca, untuk menentukan praktik agronomi yang paling ekonomis dan ramah lingkungan bagi peternak kecil.

Read online
File size136.57 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test