UMSRAPPANGUMSRAPPANG
JIA: Jurnal Ilmiah AdministrasiJIA: Jurnal Ilmiah AdministrasiPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan partisipatif Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata terhadap pengembangan objek wisata Anjungan di Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang, Kelurahan Galonta. Populasi berjumlah 47 pegawai Dinas tersebut, dengan teknik sampling jenuh sehingga seluruh 47 pegawai menjadi sampel. Metode penelitian deskriptif kuantitatif, data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan studi pustaka, kemudian dianalisis dengan IBM SPSS Statistics 21.0. Hasil menunjukkan bahwa kepemimpinan partisipatif berpengaruh baik dengan persentase 61,4%, sedangkan pengembangan objek wisata Anjungan berada pada kategori kurang baik dengan persentase 50,1% dan pengaruh kepemimpinan terhadap pengembangan objek wisata hanya sebesar 19,8%, menandakan efektivitas kepemimpinan masih belum optimal.
Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan partisipatif pada Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata berpengaruh baik dengan rata‑rata persentase 61,4% pada indikator komunikasi, kerjasama, dan keterlibatan, namun pengambilan keputusan masih kurang efektif (60,4%).Pengembangan objek wisata Anjungan tergolong kurang baik dengan rata‑rata persentase 50,1%, terutama pada aspek perencanaan partisipatif, ketersediaan produk budaya, dan pemberdayaan masyarakat.Pengaruh kepemimpinan partisipatif hanya menjelaskan 19,8% variansi perkembangan objek wisata, sehingga faktor‑faktor lain yang tidak diteliti memegang peran signifikan.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana program pelatihan kepemimpinan partisipatif bagi pegawai Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata dapat meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dan dampaknya terhadap pengembangan objek wisata. Selanjutnya, studi komparatif antara model partisipatif dengan model kepemimpinan otoriter dalam konteks pengembangan objek wisata Anjungan di berbagai kecamatan dapat mengidentifikasi gaya kepemimpinan yang paling efektif. Selain itu, penelitian longitudinal yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat lokal dalam perencanaan dan pengelolaan objek wisata dapat menilai kontribusi pemberdayaan masyarakat terhadap peningkatan kualitas dan keberlanjutan objek wisata tersebut.
| File size | 163.32 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
UNAIM WAMENAUNAIM WAMENA Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan Desa Wisata Gamol menyuguhkan konsepMetode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan Desa Wisata Gamol menyuguhkan konsep
LAAROIBALAAROIBA Industri Pariwisata memiliki peranan penting terhadap perekonomian dari suatu negara, oleh karena itu negara berupaya memberikan pelayanan yang terbaikIndustri Pariwisata memiliki peranan penting terhadap perekonomian dari suatu negara, oleh karena itu negara berupaya memberikan pelayanan yang terbaik
LAAROIBALAAROIBA Populasi berdasarkan survei dalam penelitian ini adalah 50 orang petani. Metode Penelitian ini adalah Deskriptis Kualitatif. Hasil Penelitian menunjukanPopulasi berdasarkan survei dalam penelitian ini adalah 50 orang petani. Metode Penelitian ini adalah Deskriptis Kualitatif. Hasil Penelitian menunjukan
LAAROIBALAAROIBA Penelitian ini mengandalkan data sekunder, yang termasuk dalam studi literatur yang ditulis oleh pakar ekonomi, serta literatur dari berbagai lembaga cetakPenelitian ini mengandalkan data sekunder, yang termasuk dalam studi literatur yang ditulis oleh pakar ekonomi, serta literatur dari berbagai lembaga cetak
LAAROIBALAAROIBA Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh reputasi terhadap legitimasi. Populasi dalam penelitian ini adalah Dosen Senior Program Studi AkuntansiPenelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh reputasi terhadap legitimasi. Populasi dalam penelitian ini adalah Dosen Senior Program Studi Akuntansi
LAAROIBALAAROIBA Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh UMKM di Kabupaten Sumenep dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Sampel yang termasukPopulasi dalam penelitian ini adalah seluruh UMKM di Kabupaten Sumenep dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Sampel yang termasuk
UNRAMUNRAM Namun, sejumlah sarana pendukung wisata seperti ruang ganti pakaian, berugak, toilet, musholla, dan lainnya kurang memadai karena lokasi tersebut masihNamun, sejumlah sarana pendukung wisata seperti ruang ganti pakaian, berugak, toilet, musholla, dan lainnya kurang memadai karena lokasi tersebut masih
STIBSASTIBSA Berdasarkan analisis SWOT dapat disimpulkan bahwa untuk Rumah Makan Putri Minang strategi strength‑opportunity (SO), meliputi memperbanyak produk unggulan.Berdasarkan analisis SWOT dapat disimpulkan bahwa untuk Rumah Makan Putri Minang strategi strength‑opportunity (SO), meliputi memperbanyak produk unggulan.
Useful /
UNAIM WAMENAUNAIM WAMENA Salah satu isu sentral yang muncul dari gerakan reformasi ini adalah gagasan Good dan Clean Government. Penelitian ini menggunakan teori good and cleanSalah satu isu sentral yang muncul dari gerakan reformasi ini adalah gagasan Good dan Clean Government. Penelitian ini menggunakan teori good and clean
UNAIM WAMENAUNAIM WAMENA Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Dari hasil penelitian diperoleh data bahwa dengan adanya event Pekan Kreatif Ponorogo bisa membantuTeknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Dari hasil penelitian diperoleh data bahwa dengan adanya event Pekan Kreatif Ponorogo bisa membantu
STIBSASTIBSA Namun, pengenaan pajak penghasilan final ini dianggap memberatkan bagi sebagian wajib pajak UMKM, terutama bagi UMKM yang stagnan dan belum berkembang.Namun, pengenaan pajak penghasilan final ini dianggap memberatkan bagi sebagian wajib pajak UMKM, terutama bagi UMKM yang stagnan dan belum berkembang.
STIBSASTIBSA Pendidikan kewirausahaan di perguruan tinggi harus mempertimbangkan teknik pengajaran yang mengharuskan siswa untuk memiliki pengalaman langsung di perusahaanPendidikan kewirausahaan di perguruan tinggi harus mempertimbangkan teknik pengajaran yang mengharuskan siswa untuk memiliki pengalaman langsung di perusahaan