ITSMITSM

Jurnal Pengabdian MasyarakatJurnal Pengabdian Masyarakat

Dinaf Handicaft merupakan UMKM yang didirikan pada tahun 2019 yang bergerak di bidang kerajinan tangan dari kulit kambing, memproduksi hand drum yang ditargetkan untuk anak-anak. Usaha ini menghadapi beberapa permasalahan, antara lain kesulitan calon pembeli dalam menemukan link Shopee, permintaan foto produk, kebutuhan informasi lengkap di Instagram (yang tidak dimiliki pemilik usaha), dan kesulitan menemukan alamat usaha. Selain itu, pemilik usaha juga menginginkan sistem pembayaran dengan Qiris dan nota online. Pelatihan yang diberikan meliputi pembuatan akun Shopee, WhatsApp Business, Instagram, pemetaan lokasi usaha, pembuatan nota online dan offline, serta pendaftaran Qiris. Hasilnya, peserta pelatihan mampu mengimplementasikan penjualan di Shopee, WhatsApp Business, pemasaran melalui Instagram, membuat peta lokasi usaha, membuat nota online dan offline, serta mendaftarkan Qiris.

Kegiatan pelatihan pemasaran berbasis teknologi informasi di Kecamatan Genteng Banyuwangi telah memberikan dampak positif bagi para peserta.Mereka menyatakan telah lebih memahami pentingnya manajemen pemasaran dan keuangan, serta mampu mengimplementasikan strategi pemasaran yang lebih efektif.Peningkatan penjualan produk telah dirasakan, dan mereka menunjukkan semangat untuk terus mengembangkan usaha dengan mengikuti perkembangan teknologi informasi.Dengan demikian, pelatihan ini berkontribusi pada peningkatan daya saing dan keberlanjutan UMKM kerajinan hand drum di wilayah tersebut.

Berdasarkan analisis latar belakang, metode, hasil, dan saran penelitian lanjutan yang ada, terdapat beberapa arah studi yang menarik untuk dikembangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada analisis efektivitas berbagai platform pemasaran digital (Shopee, WhatsApp Business, Instagram) dalam meningkatkan penjualan UMKM hand drum, dengan mempertimbangkan karakteristik target pasar dan biaya pemasaran. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi potensi integrasi sistem pembayaran digital seperti Qiris dengan sistem manajemen keuangan UMKM, untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi transaksi. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami lebih dalam tantangan dan peluang yang dihadapi UMKM dalam mengadopsi teknologi informasi, serta faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi teknologi tersebut. Pengembangan penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam bagi para pelaku UMKM dan pembuat kebijakan dalam upaya meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UMKM di era digital.

  1. ANALISIS PENERAPAN SAK EMKM PADA PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN UMKM DI KOTA BATAM | JURNAL AKUNTANSI BARELANG.... ejournal.upbatam.ac.id/index.php/jab/article/view/1219ANALISIS PENERAPAN SAK EMKM PADA PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN UMKM DI KOTA BATAM JURNAL AKUNTANSI BARELANG ejournal upbatam ac index php jab article view 1219
Read online
File size136.52 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test