UMAUMA

JPPUMA: Journal of Governmental and Political Science University of Medan AreaJPPUMA: Journal of Governmental and Political Science University of Medan Area

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Sejarah Berdirinya Organisasi Al Jamiatul Washliyah di Tanah Karo Pada Tahun 1938-1967. Untuk mengetahui Usaha dan Peranan Al Jamiatul Washliyah dalam Memajukan Pendidikan di Tanah Karo. Untuk mengetahui Proses Pendidikan yang di Selenggarakan Al Jamiatul Washliyah di Tanah Karo. Untuk memperoleh data dilakukan penelitian lapangan dengan jenis deskriptif kualitatif di Tanah Karo Kecamatan Kabanjahe Kabupaten Karo. Data diperoleh dengan cara observasi dan wawancara, kepada informan yang ditentukan dengan purposive sampling. Al Jamiatul Washliyah adalah organisasi yang bergerak bidang pendidikan, dakwah, amal sosial dan pemberdayaan ekonomi keumatan. Ajaran Al Jamiatul Wasliyah masuk ke Tanah Karo dengan tujuan menyiarkan agama Islam yang diutus oleh kesultanan Melayu dan undangan dari pendakwah Islam Tanah Karo untuk pengislamisasian orang‑orang Tanah Karo dan memberikan pengajaran tentang arti Islam sesungguhnya. Setelah diterima oleh masyarakat Karo maka organisasi Al Jamiatul Washliyah diresmikan pada tahun 1938 di Berastagi pada mulanya dan seterusnya ditetapkan di Kabanjahe dengan pimpinan H. Bahrum Lubis. Hingga kini organisasi Al Jamiatul Washliyah berdiri dan berkembang.

Organisasi Al Jamiatul Washliyah didirikan di Medan pada tahun 1930, kemudian membuka cabang di Kabanjahe pada tahun 1938 dan berperan penting dalam penyebaran Islam serta pendidikan di Karo.Organisasi ini membantu mempersatukan umat Islam, menyediakan layanan sosial dan pendidikan, serta terus aktif hingga saat ini.Dengan berdirinya dan peranannya, Al Jamiatul Washliyah telah memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan agama Islam dan pendidikan di Kabanjahe.

Penelitian lanjutan dapat meneliti sejauh mana partisipasi anggota Al Jamiatul Washliyah berpengaruh terhadap peningkatan tingkat pendidikan dan literasi di masyarakat Karo, khususnya dengan membandingkan data desa yang terlibat dan yang tidak terlibat. Selanjutnya, penting untuk melakukan kajian komparatif antara strategi dakwah Islam yang diterapkan oleh Al Jamiatul Washliyah dan pendekatan misionaris Kristen pada periode yang sama, guna menilai efektivitas masing‑masing dalam proses islamisasi dan perubahan sosial. Selain itu, faktor bahasa menjadi variabel krusial; penelitian dapat mengeksplorasi dampak hambatan bahasa Karo terhadap penyampaian ajaran Islam oleh mubalik, serta mengidentifikasi adaptasi linguistik yang dapat meningkatkan keberhasilan dakwah. Penelitian tersebut sebaiknya menggunakan metode campuran, menggabungkan survei kuantitatif tentang capaian pendidikan dengan wawancara kualitatif mendalam pada tokoh agama, warga setempat, serta analisis dokumen historis. Hasilnya diharapkan memberikan rekomendasi kebijakan bagi organisasi keagamaan dalam merancang program pendidikan dan dakwah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Read online
File size180.74 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test