NEWINERANEWINERA
Journal La MedihealticoJournal La MedihealticoThe stunting rate in Palu City according to the results of the 2022 Indonesian Nutrition Status Survey (SSGI) is 24.7% or an increase of 0.7 digits compared to the 2021 figure of 23.9%. One of the sub-districts in the city of Palu which has a high prevalence of stunting is Taipa Sub-District in the Mamboro Health Center area with 24.7% or 108 cases out of 437 toddlers measured. The aim of the research is to analyze the relationship between healthy house factors and environmental sanitation with the incidence of stunting in the Mamboro Health Center working area. The type of research used is quantitative research with a case control research design. The sample size was 102 stunted toddlers in the case group and 102 normal toddlers in the control group. The results of the study showed that the healthy house factor had a significant relationship with the incidence of stunting with a value of p=0.002 (p<0.05). Respondents who own a house that does not meet the healthy requirements have a 2.82 times greater risk of having a stunted child (OR=2.82). Meanwhile, clean water facilities, latrine facilities, waste disposal facilities and waste disposal facilities have no relationship with the incidence of stunting (p<0.05). There is a relationship between healthy homes and the incidence of stunting in the Mamboro Community Health Center area (p=0.002), where respondents who have unhealthy homes are 2.82 times more likely to have stunted children (OR = 2.82).
The research concludes that there is no relationship between sanitation factors (clean water facilities, latrine facilities, waste disposal facilities, and waste management) and the incidence of stunting in the Mamboro Health Center area.However, a significant relationship exists between healthy housing conditions and stunting, indicating that families with homes not meeting health standards have a 2.82 times higher risk of having stunted children.Therefore, improving housing quality is crucial for reducing stunting rates in the area.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik dalam rumah tangga yang berkontribusi terhadap stunting, seperti kualitas ventilasi, pencahayaan, dan kelembaban, serta dampaknya terhadap kesehatan anak. Selain itu, studi kualitatif dapat dilakukan untuk memahami lebih dalam persepsi masyarakat mengenai sanitasi lingkungan dan praktik perawatan anak yang aman, sehingga dapat merancang intervensi yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan lokal. Terakhir, penelitian longitudinal diperlukan untuk melacak perkembangan anak-anak yang terpapar kondisi rumah yang tidak sehat dari waktu ke waktu, guna mengevaluasi dampak jangka panjang terhadap pertumbuhan dan perkembangan mereka, serta mengidentifikasi titik kritis intervensi yang paling efektif untuk mencegah stunting.
| File size | 444.94 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
AFEKSIAFEKSI Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) menggunakan rancangan Nonequivalent Control Group DesignPenelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) menggunakan rancangan Nonequivalent Control Group Design
AFEKSIAFEKSI Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas penerapan metode NHT berbasis YouTube terhadap peningkatan capaian belajar IPAS siswa SD. Studi dilakukanPenelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas penerapan metode NHT berbasis YouTube terhadap peningkatan capaian belajar IPAS siswa SD. Studi dilakukan
AFEKSIAFEKSI Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain Quasi Experimental tipe Nonequivalent Control Group Design. Dua kelas X, X-E1 sebagaiMetode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain Quasi Experimental tipe Nonequivalent Control Group Design. Dua kelas X, X-E1 sebagai
ALFARABIALFARABI The research method uses a quantitative approach with a quasi-experimental design of the pretest-posttest control group design type. The study populationThe research method uses a quantitative approach with a quasi-experimental design of the pretest-posttest control group design type. The study population
AFEKSIAFEKSI Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Make A Match memiliki tingkat efektivitas yang baik dalam meningkatkan pemahaman matematika siswaHasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Make A Match memiliki tingkat efektivitas yang baik dalam meningkatkan pemahaman matematika siswa
STKIP PASUNDANSTKIP PASUNDAN Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pembelajaran model Outdoor Education yang dilakukan di salah satu Preschool dan Kindergarten di BandungTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pembelajaran model Outdoor Education yang dilakukan di salah satu Preschool dan Kindergarten di Bandung
UNTAGUNTAG 019 < α 0. 05), dan terdapat perbedaan rerata yang bermakna dari skor kualitas hidup antara kelompok kontrol dan kelompok eksperimen memiliki taraf signifikansi019 < α 0. 05), dan terdapat perbedaan rerata yang bermakna dari skor kualitas hidup antara kelompok kontrol dan kelompok eksperimen memiliki taraf signifikansi
UNTAGUNTAG Hasil uji hipotesis dengan teknik Anava Mixed Design penelitian menunjukkan nilai p=0,356 (p>0,05) yang berarti tidak ada pengaruh Training Motivasi terhadapHasil uji hipotesis dengan teknik Anava Mixed Design penelitian menunjukkan nilai p=0,356 (p>0,05) yang berarti tidak ada pengaruh Training Motivasi terhadap
Useful /
UNIFLORUNIFLOR Integrasi teknologi AR, komik digital, dan Profil Siswa Pancasila menjadi inovasi utama dalam penelitian ini. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengembanganIntegrasi teknologi AR, komik digital, dan Profil Siswa Pancasila menjadi inovasi utama dalam penelitian ini. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan
JMI UPIYPTKJMI UPIYPTK Future work should track longitudinal outcomes (e. g. , loan approvals, revenue stability) and scale via a train-the-trainer model with MSME championsFuture work should track longitudinal outcomes (e. g. , loan approvals, revenue stability) and scale via a train-the-trainer model with MSME champions
NEWINERANEWINERA Petugas brainware belum menerima pelatihan formal, prosedur implementasi SIMRS sesuai dengan SOP, namun jaringan komunikasi masih mengalami masalah sepertiPetugas brainware belum menerima pelatihan formal, prosedur implementasi SIMRS sesuai dengan SOP, namun jaringan komunikasi masih mengalami masalah seperti
GLOBALECONEDUGLOBALECONEDU Transmisi data dari Arduino NANO ke ponsel pintar melalui modul Wi-Fi juga berhasil dicapai. Ini adalah sistem yang sangat efisien dan sangat mudah ditangani,Transmisi data dari Arduino NANO ke ponsel pintar melalui modul Wi-Fi juga berhasil dicapai. Ini adalah sistem yang sangat efisien dan sangat mudah ditangani,