UNDIKMAUNDIKMA
Prisma Sains : Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP MataramPrisma Sains : Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP MataramKurikulum Merdeka telah dikembangkan sebagai kerangka kerja yang fleksibel, dengan fokus pada mata pelajaran esensial dan pengembangan karakter dan kompetensi siswa. Selain itu, kurikulum ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan keterampilan yang diperlukan dalam konteks sosial, budaya, dan ekonomi. Untuk mewujudkan tujuan ini, Kurikulum Merdeka mengintegrasikan inisiatif inovatif yang disebut Proyek Peningkatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan data tentang implementasi kurikulum mandiri di SMA Negeri 1 Kedamean untuk proyek P5. Untuk memudahkan pemahaman, digunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menggambarkan mata pelajaran, situasi, dan data yang dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kurikulum di SMA Negeri 1 Kedamean telah diimplementasikan dengan baik dan berfungsi secara efektif. Namun, masih ada beberapa tantangan dan kesulitan yang dihadapi selama implementasinya. Sebagai pemimpin, kepala sekolah harus memiliki kemampuan untuk mengubah perspektif sumber daya manusia dalam lingkungan pendidikan, sehingga memaksimalkan penerapan kurikulum mandiri. Secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa proyek P5 telah diimplementasikan dengan memuaskan, dengan sekolah menghadapi hambatan seperti kepatuhan guru terhadap kebijakan. Guru masih dalam proses menyesuaikan diri dengan karakteristik Kurikulum Merdeka. Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk meningkatkan implementasi program P5 di sekolah lain.
Berdasarkan ulasan diskusi yang telah disebutkan, jelas bahwa SMA Negeri 1 Kedamean telah berhasil menerapkan Kurikulum Merdeka, yang menekankan pembelajaran berbasis proyek dan pengembangan karakter siswa sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila.Namun, sekolah menghadapi tantangan, terutama dalam hal kompatibilitas kebijakan guru, karena banyak guru masih berjuang untuk menyesuaikan diri dengan karakteristik unik kurikulum mandiri ini.Implementasi kurikulum mandiri di SMA Negeri 1 Kedamean dinilai memuaskan, meskipun beberapa aspek masih perlu ditingkatkan.Misalnya, alokasi waktu untuk proyek P5 harus disesuaikan dengan kebutuhan siswa.Selain itu, peningkatan investasi dalam pendidikan sangat penting untuk meningkatkan kesiapan sumber daya, termasuk penyediaan fasilitas dan infrastruktur yang diperlukan.Selain itu, pelatihan dan pengembangan guru harus diperkuat untuk memastikan pemahaman menyeluruh tentang Kurikulum Merdeka dan implementasinya yang efektif.
Saran penelitian lanjutan yang baru dapat mencakup: . 1. Menganalisis berbagai komponen kurikulum mandiri selain Profil Pelajar Pancasila, untuk memahami aspek-aspek lain dari kurikulum ini dan bagaimana mereka dapat diterapkan di berbagai sekolah.. 2. Melakukan penelitian komparatif tentang implementasi kurikulum mandiri di sekolah-sekolah yang berbeda, dengan fokus pada area spesifik, untuk memperoleh temuan yang lebih komprehensif dan mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengembangan implementasi Kurikulum Merdeka.. 3. Mengkaji tantangan dan hambatan yang dihadapi oleh sekolah-sekolah dalam menerapkan Kurikulum Merdeka, serta strategi-strategi yang dapat digunakan untuk mengatasi tantangan tersebut. Penelitian ini dapat membantu sekolah-sekolah lain dalam proses implementasi kurikulum mandiri.
- The Teacher's Role as an Applicator of “Profil Pelajar Pancasila” in “Merdeka... doi.org/10.58706/ijorce.v1n1.p29-32?utm_source=chatgpt.comThe Teachers Role as an Applicator of AuProfil Pelajar PancasilaAy in AuMerdeka doi 10 58706 ijorce v1n1 p29 32 utm source chatgpt
- Designing of Environmental Physics Course Instruments about Ocean Wave Energy to Enhance Students'... journal.unesa.ac.id/index.php/jpfa/article/view/9343Designing of Environmental Physics Course Instruments about Ocean Wave Energy to Enhance Students journal unesa ac index php jpfa article view 9343
- Program P5 sebagai Implementasi Kurikulum Merdeka: Faktor Penghambat dan Upayanya | Atmosfer: Jurnal... pbsi-upr.id/index.php/atmosfer/article/view/153Program P5 sebagai Implementasi Kurikulum Merdeka Faktor Penghambat dan Upayanya Atmosfer Jurnal pbsi upr index php atmosfer article view 153
- The Impact of Covid-19 to Indonesian Education and Its Relation to the Philosophy of “Merdeka Belajar”... scie-journal.com/index.php/SiPoSE/article/view/9The Impact of Covid 19 to Indonesian Education and Its Relation to the Philosophy of AuMerdeka BelajarAy scie journal index php SiPoSE article view 9
| File size | 278.34 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Nilai rata-rata untuk pencegahan bullying meningkat dari 79 menjadi 92, sedangkan P3P dari 76 menjadi 95. Hasil ini membuktikan bahwa program PKM efektifNilai rata-rata untuk pencegahan bullying meningkat dari 79 menjadi 92, sedangkan P3P dari 76 menjadi 95. Hasil ini membuktikan bahwa program PKM efektif
UMMUBAUMMUBA Data tersebut menyimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan trainer kit lebih efektif meningkatkan hasil belajar siswa.Data tersebut menyimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan trainer kit lebih efektif meningkatkan hasil belajar siswa.
UMMUBAUMMUBA Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa masalah yang menjadi perhatian terkait dengan pembinaan akhlak mulia pada siswa. Tujuan penelitian ini untukPenelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa masalah yang menjadi perhatian terkait dengan pembinaan akhlak mulia pada siswa. Tujuan penelitian ini untuk
LLILLI Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah perempuan di Sekolah Dasar Islam Ulul Albab Jember berorientasi pada model kepemimpinan demokratis,Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah perempuan di Sekolah Dasar Islam Ulul Albab Jember berorientasi pada model kepemimpinan demokratis,
LLILLI Salah satu elemen utama dari Kurikulum Merdeka adalah penggunaan metode pembelajaran berbasis proyek yang diarahkan untuk memperkuat Profil Pelajar Pancasila.Salah satu elemen utama dari Kurikulum Merdeka adalah penggunaan metode pembelajaran berbasis proyek yang diarahkan untuk memperkuat Profil Pelajar Pancasila.
USIUSI The results show that the Merdeka Curriculum provides flexibility for teachers in teaching methods and material selection, fostering student engagementThe results show that the Merdeka Curriculum provides flexibility for teachers in teaching methods and material selection, fostering student engagement
UYPUYP Keberagaman budaya Indonesia merupakan modal sosial yang penting untuk memperkuat karakter generasi muda yang inklusif, toleran, dan nasionalis. PenelitianKeberagaman budaya Indonesia merupakan modal sosial yang penting untuk memperkuat karakter generasi muda yang inklusif, toleran, dan nasionalis. Penelitian
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Kurikulum Merdeka, sebagai kebijakan Menteri Pendidikan, diimplementasikan secara bertahap pada kelas I dan IV SD, menuntut guru dan kepala sekolah melakukanKurikulum Merdeka, sebagai kebijakan Menteri Pendidikan, diimplementasikan secara bertahap pada kelas I dan IV SD, menuntut guru dan kepala sekolah melakukan
Useful /
USIUSI Data yang dikumpulkan dari pre-test dan post-test dianalisis menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahamanData yang dikumpulkan dari pre-test dan post-test dianalisis menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman
PDGIPDGI Kedua metode penilaian (skala VAS dan Q-sort) menunjukkan nilai korelasi = 0,9. Penelitian ini menyimpulkan bahwa gambar yang paling menarik, menurut keduaKedua metode penilaian (skala VAS dan Q-sort) menunjukkan nilai korelasi = 0,9. Penelitian ini menyimpulkan bahwa gambar yang paling menarik, menurut kedua
STIKKENDALSTIKKENDAL UMKM sebagai salah satu pilar perekonomian desa seringkali menghadapi kendala dalam menyusun laporan keuangan yang akurat dan sesuai standar. Melalui pendampinganUMKM sebagai salah satu pilar perekonomian desa seringkali menghadapi kendala dalam menyusun laporan keuangan yang akurat dan sesuai standar. Melalui pendampingan
USIUSI Sampel penelitian terdiri dari 62 siswa, dengan 31 siswa sebagai kelompok eksperimen dan 31 siswa sebagai kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan adalahSampel penelitian terdiri dari 62 siswa, dengan 31 siswa sebagai kelompok eksperimen dan 31 siswa sebagai kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan adalah