STAIDDIMAKASSARSTAIDDIMAKASSAR

Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi IslamAl-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam

Observasi peneliti terhadap peserta didik di SMKN 14 Jakarta menjadi pendorong penelitian ini. Pertanyaan yang diteliti adalah apakah kegiatan ekstrakurikuler berdampak signifikan terhadap kedisiplinan peserta didik di SMKN 14 Jakarta. Tujuan penelitian ini adalah menentukan dampak mendasar kegiatan ekstrakurikuler terhadap kedisiplinan peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkuantifikasi dan mengkaji dampak kegiatan ekstrakurikuler terhadap kedisiplinan peserta didik. Pendekatan kuantitatif dengan metodologi survei merupakan metodologi penelitian yang digunakan. Kuesioner dan indikator kedisiplinan seperti mematuhi aturan dan mengumpulkan tugas tepat waktu digunakan untuk mengumpulkan data. Kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data, dan metode korelasi Product Moment digunakan untuk analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rt dalam tabel signifikan pada 5% = 0,325 dan tingkat signifikansi 1% = 0,418, sedangkan rxy atau ro sebesar 0,720 dihasilkan ketika diuji dari perspektif uji koefisien Product Moment. Oleh karena itu, jelas bahwa ro > rt pada tingkat signifikansi 5% dan 1%. Hipotesis Alternatif (Ha) dengan demikian diterima atau disetujui berdasarkan temuan ini, sementara Hipotesis Nol (Ho) ditolak atau tidak disetujui. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kedisiplinan peserta didik dan kegiatan ekstrakurikuler rohani islam (Rohis) saling memengaruhi secara signifikan.

Analisis menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler berpengaruh kuat (r=0,720) terhadap kedisiplinan peserta didik dengan tingkat signifikansi 5% dan 1%.Hipotesis alternatif diterima, menegaskan bahwa ekstrakurikuler meningkatkan disiplin, sementara hipotesis nol ditolak.Faktor‑faktor yang mempengaruhi efektivitasnya meliputi manajemen waktu terstruktur, partisipasi aktif siswa, dan peran mentor/ guru sebagai panutan.

Salah satu arah penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana variasi jenis kegiatan ekstrakurikuler, selain Rohis, mempengaruhi kedisiplinan peserta didik; misalnya dengan membandingkan dampak kegiatan olahraga, seni, dan teknologi informasi melalui desain studi komparatif longitudinal. Penelitian lain dapat menguji peran faktor moderasi seperti dukungan keluarga dan keterlibatan guru dalam memperkuat hubungan antara ekstrakurikuler dan kedisiplinan, dengan menggunakan model struktural equation modeling pada sampel yang lebih besar dan beragam secara geografis. Selain itu, studi eksperimen dapat dikembangkan untuk menilai efektivitas program manajemen waktu terstruktur yang diintegrasikan ke dalam kegiatan ekstrakurikuler, misalnya dengan memberikan pelatihan teknik perencanaan dan evaluasi rutin, kemudian mengukur perubahan perilaku disiplin siswa melalui observasi dan kuesioner pre‑post. Ketiga pendekatan tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang mekanisme yang mendasari pengaruh ekstrakurikuler terhadap disiplin, serta memberikan rekomendasi praktis bagi sekolah dalam merancang program pengembangan karakter yang lebih efektif.

  1. Meningkatkan kedisiplinan siswa terhadap tugas produktif melalui layanan klasikal dengan pendekatan small... doi.org/10.29210/120182148Meningkatkan kedisiplinan siswa terhadap tugas produktif melalui layanan klasikal dengan pendekatan small doi 10 29210 120182148
  2. Meningkatkan Kemandirian Belajar Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler | EDUCATOR (DIRECTORY OF ELEMENTARY... doi.org/10.58176/edu.v2i1.150Meningkatkan Kemandirian Belajar Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler EDUCATOR DIRECTORY OF ELEMENTARY doi 10 58176 edu v2i1 150
Read online
File size1.09 MB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test