UNIRAYAUNIRAYA

Jurnal Panah HukumJurnal Panah Hukum

Narkotika merupakan suatu kejahatan yang berbahaya merusak generasi muda serta karakter dan fisik masyarakat atau penggunanya. Tindak pidana narkotika merupakan salah satu bentuk kejahatan yang sering terjadi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan oleh kepolisian dalam mengungkapkan terjadinya tindak pidana narkotika melalui undercover buy di Polres Nias Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologis dengan studi kasus yang telah diungkap oleh kepolisian, dengan data primer berupa studi kasus dan data sekunder berupa kajian kepustakaan, jurnal, buku, dan peraturan perundang-undangan terkait. Berdasarkan temuan penelitian, pelaksanaan penyelidikan dan penyidikan narkotika di Polres Nias Selatan dilakukan sesuai dengan Peraturan Kepala Kepolisian Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2019 dan Perkap Pasal 6 butir e mengenai pembelian dalam penyamaran (undercover buy). Saran penulis adalah agar Sat Res Narkoba Polres Nias Selatan melibatkan pemerintahan desa dan masyarakat untuk membantu penyidik dalam mengungkap tindak pidana narkotika.

Berdasarkan penelitian, pelaksanaan penyelidikan dan penyidikan tindak pidana narkotika di Polres Nias Selatan dilakukan melalui pembelian dalam penyamaran (undercover buy) sesuai dengan peraturan yang berlaku.Proses penyelidikan dimulai dari laporan informasi, kemudian dilakukan penyelidikan dan penggeledahan hingga penangkapan tersangka dengan barang bukti.Selanjutnya, proses penyidikan dilakukan dengan pemeriksaan saksi, barang bukti, dan gelar perkara untuk menentukan kelengkapan berkas perkara sebelum diserahkan ke jaksa penuntut umum.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai efektivitas penggunaan teknik undercover buy dalam mengungkap jaringan narkotika yang lebih luas, termasuk peran informan dan potensi risiko yang dihadapi penyidik. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis komparatif antara metode penyelidikan dan penyidikan konvensional dengan metode yang lebih modern, seperti penggunaan teknologi informasi dan analisis data forensik digital, untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas penegakan hukum terhadap tindak pidana narkotika. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengkaji peran serta masyarakat dan pemerintah desa dalam pencegahan dan pemberantasan narkotika, termasuk efektivitas program rehabilitasi dan reintegrasi sosial bagi mantan pecandu narkoba, serta dampak sosial dan ekonomi dari penyalahgunaan narkotika terhadap masyarakat setempat. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan strategi penanggulangan narkotika yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.

Read online
File size352.04 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test