UNTAG SMDUNTAG SMD
MOTIVASI JURNAL MAHASISWA PSIKOLOGIMOTIVASI JURNAL MAHASISWA PSIKOLOGIPenelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh metode pembelajaran brainstorming dan self-esteem terhadap kecerdasan interpersonal remaja pertengahan di SMK Negeri 7 Samarinda. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui seberapa besar sumbangan efektivitas yang diberikan oleh variabel Brainstorming dan variabel Self-Esteem terhadap variabel kecerdasan interpersonal. Penelitian ini dilakukan pada siswa remaja usia 15-18 tahun yang menjadi siswa di SMK Negeri 7 Samarinda yang telah diterapkan metode pembelajaran brainstorming dengan jumlah sampel sebanyak 90 siswa (N=90). Alat pengumpulan data berupa kuesioner metode pembelajaran brainstorming yang terdiri dari 20 item, kuesioner self-esteem yang terdiri dari 20 item dan kuesioner kecerdasan interpersonal yang terdiri dari 20 item. Analisis data dilakukan dengan korelasi analisis berganda dengan bantuan dari SPSS 13.0 For Windows. Dari hasil analisis data penelitian diperoleh nilai korelasi antara metode pembelajaran brainstorming dan self-esteem dengan kecerdasan interpersonal sebesar F= 37.733, R2= 0,452 dan p= 0,000 (nilai p = 0,000 < 0,005).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara metode pembelajaran brainstorming, self-esteem, dan kecerdasan interpersonal pada siswa remaja di SMK Negeri 7 Samarinda.Variabel metode pembelajaran brainstorming dan self-esteem, jika digabungkan, memberikan sumbangan efektif yang lebih tinggi terhadap kecerdasan interpersonal dibandingkan masing-masing variabel secara terpisah.Oleh karena itu, untuk meningkatkan kecerdasan interpersonal siswa, sebaiknya menggabungkan metode pembelajaran brainstorming dan self-esteem.
Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi pengaruh variabel lain, seperti gaya belajar atau lingkungan keluarga, terhadap kecerdasan interpersonal siswa SMK. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas metode brainstorming dengan metode pembelajaran lain dalam meningkatkan kecerdasan interpersonal di berbagai konteks pendidikan. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan intervensi berbasis brainstorming yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik siswa SMK, misalnya dengan mempertimbangkan bidang keahlian yang mereka tekuni, untuk mengoptimalkan dampak positifnya terhadap kecerdasan interpersonal dan kesiapan mereka menghadapi dunia kerja. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana meningkatkan kecerdasan interpersonal siswa SMK secara efektif dan relevan dengan kebutuhan mereka.
| File size | 381.97 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNTAGUNTAG Adapun hasil dari penelitian menunjukkan bahwa psychological capital mampu mempengaruhi readiness to change dosen dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran.Adapun hasil dari penelitian menunjukkan bahwa psychological capital mampu mempengaruhi readiness to change dosen dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran.
PSEBPSEB Kegiatan ini dilaksanakan dalam beberapa tahap, yaitu koordinasi dengan Pemerintah Desa Oetulu, survei dan penentuan lokasi taman baca, pengadaan bukuKegiatan ini dilaksanakan dalam beberapa tahap, yaitu koordinasi dengan Pemerintah Desa Oetulu, survei dan penentuan lokasi taman baca, pengadaan buku
UMSBUMSB Metode penelitian yang digunakan adalah evidence based nursing (EBN) dengan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mengunyahMetode penelitian yang digunakan adalah evidence based nursing (EBN) dengan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mengunyah
ST3BST3B Era disrupsi dikenal sebagai era dimana kehidupan manusia berubah dan berkembang dengan pesat. Kemajuan teknologi turut menjadi katalisator meningkatnyaEra disrupsi dikenal sebagai era dimana kehidupan manusia berubah dan berkembang dengan pesat. Kemajuan teknologi turut menjadi katalisator meningkatnya
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA dwp.or.id, 2006). Salah satu upaya yang tepat untuk mengatasi permasalahan ketidaktahuan remaja tentang seputar menstruasi dalam pelayanan kesehatan reproduksidwp.or.id, 2006). Salah satu upaya yang tepat untuk mengatasi permasalahan ketidaktahuan remaja tentang seputar menstruasi dalam pelayanan kesehatan reproduksi
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA 20% dan pada Tahun 2018 sebesar 9. 10%. Prevalensi perokok usia >15 Tahun yaitu sebesar 62. 9% pada laki-laki dan sebesar 5. 8% pada perempuan. Perlu adanya20% dan pada Tahun 2018 sebesar 9. 10%. Prevalensi perokok usia >15 Tahun yaitu sebesar 62. 9% pada laki-laki dan sebesar 5. 8% pada perempuan. Perlu adanya
UPERTISUPERTIS Secara positif kesejahteraan psikologis sangat erat hubungannya dengan spiritualitas sebagai motivasi, kekuatan yang mendorong, mengarahkan dan memilihSecara positif kesejahteraan psikologis sangat erat hubungannya dengan spiritualitas sebagai motivasi, kekuatan yang mendorong, mengarahkan dan memilih
JQWHJQWH Intensitas nyeri dismenore sebelum diberikan terapi akupresur didapatkan rata-rata 5,10 dengan nyeri yang dirasakan paling ringan pada skala 2 (nyeri ringan),Intensitas nyeri dismenore sebelum diberikan terapi akupresur didapatkan rata-rata 5,10 dengan nyeri yang dirasakan paling ringan pada skala 2 (nyeri ringan),
Useful /
JOURNAL IASSSFJOURNAL IASSSF Namun, akses terbatas terhadap fasilitas dan infrastruktur sampah tetap menjadi tantangan utama karena lokasi yang terpencil. Kesimpulan: Pendirian komunitasNamun, akses terbatas terhadap fasilitas dan infrastruktur sampah tetap menjadi tantangan utama karena lokasi yang terpencil. Kesimpulan: Pendirian komunitas
PSEBPSEB Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai pengolahan nanas secara ramah lingkungan serta memperkenalkan sistem pengujian pengendalianKegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai pengolahan nanas secara ramah lingkungan serta memperkenalkan sistem pengujian pengendalian
PSEBPSEB Kesimpulan dari kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa seluruh peserta berhasil memahami pentingnya budaya organisasi, kewajiban belajar, dan pengelolaanKesimpulan dari kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa seluruh peserta berhasil memahami pentingnya budaya organisasi, kewajiban belajar, dan pengelolaan
ST3BST3B Dengan adanya pelatihan dan pembinaan dari gembala khususnya mengenai Modul Deeper 3. 0 dan juga peningkatan kualitas pengajar dan pemimpin dalam membinaDengan adanya pelatihan dan pembinaan dari gembala khususnya mengenai Modul Deeper 3. 0 dan juga peningkatan kualitas pengajar dan pemimpin dalam membina