MAYADANIMAYADANI

Masyarakat Berdaya dan InovasiMasyarakat Berdaya dan Inovasi

Penelitian tahun 2020 didapatkan status gizi siswa SLB N 1 Bantul adalah obesitas 15,3%, overweight 16,9%, thinness 5,1% dan severe thinness 10,2%. Untuk program peningkatan gizi, sekolah sudah mendapatkan bantuan bahan makanan mentah dari pemerintah daerah DIY setiap bulan sekali. Perilaku kebersihan diri siswa menjadi permasalahan di SLB. Ketrampilan yang terbatas dalam merawat diri pada beberapa kelompok siswa menyebabkan kebersihan diri kurang, yang berpotensi menimbulkan masalah kesehatan lain. Permasalahan gizi dan kebersihan diri perlu menjadi program utama dalam pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah di SLB N 1 Bantul dengan melibatkan siswa, orang tua dan guru. Tujuan program PKM ialah untuk meningkatkan peran siswa, orang tua dan guru dalam pengembangan program UKS khususnya mengenai gizi dan kebersihan diri.

Kegiatan PKM memberikan dampak positif dengan memperkuat peran UKS dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal siswa berkebutuhan khusus, menjadi langkah berkelanjutan dalam mewujudkan UKS yang inklusif, adaptif dan mandiri.

Dari penelitian ini, ada beberapa ide penelitian yang dapat dikembangkan. Pertama, dapat dilakukan penelitian yang lebih fokus untuk mengetahui strategi pendidikan yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan praktik pencegahan gagal gizi di anak-anak berkebutuhan khusus di SLB N 1 Bantul. Kedua, dengan metode investigatif, perlu dilakukan penelitian yang mengkaji dampak identifikasi dini status gizi dan kebersihan dirisiwa di masa muda terhadap pencegahan penyakit kronis di saat dewasa. Ke tiga, perlu diteliti lebih lanjut bagaimana pemberdayaan siswa, orang tua dan guru dalam menjaga kesehatan anak yang berkebutuhan khusus.

Read online
File size628.22 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test