POLITEKNIKACEHPOLITEKNIKACEH

Jurnal Ilmiah AkuntansiJurnal Ilmiah Akuntansi

Penelitian ini menganalisis nisbah bagi hasil pada PT. Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) periode 2020-2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan BSI. Analisis difokuskan pada perkembangan pendapatan tersedia untuk bagi hasil, proporsi nisbah antara nasabah (shahibul maal) dan bank (mudharib), serta tren perubahannya dari tahun ke tahun. Hasil penelitian menunjukkan dua fase utama: fase ekspansi (2020-2022), di mana porsi nasabah menurun dari 30% menjadi 21% sementara porsi bank meningkat dari 70% menjadi 79%; dan fase stabilisasi (2023-2024), di mana porsi nasabah meningkat dari 21% menjadi 31% sedangkan porsi bank menurun dari 79% menjadi 69%. Temuan ini mengindikasikan bahwa pada awal periode, BSI lebih menekankan penguatan profitabilitas internal pasca-merger, namun kemudian beralih pada prinsip keadilan dan transparansi dengan meningkatkan bagian hasil bagi nasabah. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman penerapan prinsip bagi hasil pada perbankan syariah serta implikasi praktis bagi evaluasi kebijakan, peningkatan literasi nasabah, dan penelitian akademik selanjutnya.

Pendapatan tersedia untuk bagi hasil pada PT.Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) periode 2020-2024 mengalami tren peningkatan setiap tahunnya.Analisis nisbah menunjukkan adanya dua fase utama.fase ekspansi (2020-2022) dengan porsi nasabah menurun sementara porsi bank meningkat, dan fase stabilisasi (2023-2024) dengan porsi nasabah meningkat kembali sementara porsi bank menurun.Pergeseran ini mengindikasikan kebijakan BSI dari fokus pada profitabilitas internal menuju prinsip keadilan dan transparansi dalam pembagian hasil.

Seperti ditunjukan dalam paper yang sebelumnya, penelitian mengenai bagaimana peningkatan literasi keuangan syariah dapat mempengaruhi partisipasi dan pemahaman masyarakat pada produk-produk keuangan syariah, belum banyak dilakukan. Pertama, dapat dilakukan penelitian yang memfokuskan pada dampak pelatihan dan pendidikan keuangan dalam meningkatkan tingkat inklusi serta literasi keuangan syariah di berbagai kelompok populasi, baik di kalangan pelaku usaha maupun masyarakat umum. Pengumpulan data dapat meliputi survei dan wawancara yang mendalam terhadap para nasabah dan pelatihan yang telah diadakan di BSI. Kedua, penelitian kemudian dapat membandingkan kinerja keuangan BSI dengan bank syariah lain di Indonesia untuk mengetahui seberapa jauh kebijakan BSI berdampak positif terhadap baki dan peningkatan risiko. Analisis ini juga dapat mengungkapkan bagaimana faktor eksternal seperti pasar, ekonomi dan kebijakan pemerintah memengaruhi kemampuan bank syariah untuk melaksanakan prinsip profit-sharing yang adil. Ketiga, penelitian juga dapat menerapkan analisis perbandingan antarpriode masa pandemi COVID-19 dan seterusnya, untuk mengetahui dampak Polly peraturan aturan dari pemerintah dan Bank Indonesia terhadap keuangan bank, khususnya pada semasa penurunan dan meningkat kembali pertumbuhan ekonomi.

Read online
File size153.42 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test