UNIMMANUNIMMAN
Jurnal Kesehatan AmanahJurnal Kesehatan AmanahTeknik menyusui yang benar sangat mempengaruhi terhadap pengeluaran asi karena adanya pengaruh hormon oksitosan yang baik. Dengan teknik menyusui yang salah maka asupan ASI kepada bayi tidak efektif karena bayi tidak bisa menghisap kuat dengan perlahan yang dapat menghambat memproses produksi ASI. Dalam menerapkan teknik menyusui yang benar dapat membantu memudahkan pemberian ASI dan memberikan rasa nyaman pada saat proses menyusui sehingga mencegah terjadinya masalah saat menyusui, seperti pegal, dan nyeri punggung. Melihat korelasi teknik menyusui ibu dalam mengaktifasi hormon terhadap pengeluaran ASI. Penelitian ini menggunakan desain yang bersifat analitik kuantitatif dengan menggunakan data primer yang dilakukan melalui pendekatan cross sectional. Sampel penelitian yang diambil secara Accidental sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah berjumlah 30 orang sampel. Analisa data yang digunakan adalah uji korelasi Pearson Product Moment. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan uji korelasi 0,512 > 0,361. Hasil penelitian ini merekomendasikan untuk para peneliti lain yang bermaksud mengadakan penelitian tentang Korelasi Teknik Menyusui Ibu terhadap Pengeluaran ASI. Ada hubungan kedua variabel tersebut memiliki arah korelasi positif. Agar melibatkan lebih banyak sampel dan variabel yang diteliti dengan desain yang berbeda serta menggunakan instrument yang telah memiliki nilai validitas dan reliabilitas baku.
Pemberian ASI tidak terlepas dengan teknik atau posisi ibu dalam menyusui karena teknik dan posisi menyusui yang tepat dapat menstimulasi let down reflex, sehingga bayi bisa mendapatkan ASI dengan lancar dan mudah, sedangkan ibu tidak mengalami cedera pada puting.Reflek Let Down atau pelepasan ASI berada di bawah kendali neuro-endokrin dengan adanya rangsangan sentuhan pada payudara (yaitu bayi menghisap) akan merangsang produksi oksitosin yang menyebabkan kontraksi sel-sel mioepitel yang mendorong ASI keluar dari alveolus melalui duktus laktiferus menuju ke sinus laktiferus dimana ia akan disimpan.Pada saat bayi menghisap ASI di dalam sinus tertekan keluar ke mulut bayi.Hasil dari penelitian ini menunjukkan Ada Korelasi yang signifikan antara teknik menyusui dalam mengaktifasi hormon oksitosin terhadap pengeluaran ASI hal tersebut dibuktikan dengan nilai signifikan 0.Kemudian didapatkan nilai korelasi sebesar 0,512 > 0,361, artinya ada hubungan kedua variabel tersebut memiliki arah korelasi positif.Diharapkan untuk penelitian selanjutnya dapat mengembangkan penelitian dengan menambah variabel dan desain penelitian yang berbeda serta menggunakan instrument yang telah memiliki nilai validitas dan reliabilitas baku sehingga hasil penelitian dapat berkembang lebih signifikan.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang teknik menyusui yang benar terhadap kesehatan ibu dan bayi. Peneliti juga bisa membandingkan efektivitas berbagai posisi menyusui dalam meningkatkan produksi ASI. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi pengaruh faktor budaya atau edukasi terhadap pemahaman ibu tentang teknik menyusui yang optimal. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat ditemukan solusi praktis untuk meningkatkan kualitas pemberian ASI secara universal. Penelitian juga bisa fokus pada peran teknologi dalam memantau atau membimbing teknik menyusui, misalnya melalui aplikasi mobile. Selain itu, studi tentang hubungan antara kecemasan ibu dan kemampuan menyusui juga penting untuk dijelaskan. Penelitian yang lebih luas dengan sampel yang beragam dan desain yang lebih kompleks dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang dinamika produksi ASI. Dengan memperluas ruang lingkup penelitian, diharapkan dapat dikembangkan program pendukung yang lebih efektif untuk ibu menyusui. Penelitian juga bisa mengeksplorasi peran dukungan sosial dan psikologis dalam meningkatkan keberhasilan menyusui. Akhirnya, penelitian lanjutan harus mempertimbangkan validasi alat pengukuran yang lebih akurat untuk memastikan konsistensi hasil.
- View of Buku Ajar Mata Kuliah Asuhan Kebidanan Nifas dan Menyusui. view buku ajar mata kuliah asuhan... doi.org/10.21070/2019/978-602-5914-78-2View of Buku Ajar Mata Kuliah Asuhan Kebidanan Nifas dan Menyusui view buku ajar mata kuliah asuhan doi 10 21070 2019 978 602 5914 78 2
- Korelasi Teknik Menyusui Ibu dalam Mengaktifkan Hormon Oksitosin terhadap Produksi Air Susu Ibu | Jurnal... ejournal.unimman.ac.id/index.php/jka/article/view/958Korelasi Teknik Menyusui Ibu dalam Mengaktifkan Hormon Oksitosin terhadap Produksi Air Susu Ibu Jurnal ejournal unimman ac index php jka article view 958
- Hubungan Teknik Menyusui dengan Produksi Asi pada Ibu Primipara | Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida. hubungan... doi.org/10.55500/jikr.v8i1.133Hubungan Teknik Menyusui dengan Produksi Asi pada Ibu Primipara Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida hubungan doi 10 55500 jikr v8i1 133
| File size | 514.71 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP Keterlibatan kader dalam masyarakat sangat membantu dalam memotivasi ibu menyusui, sehingga tercapai keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Motivasi iniKeterlibatan kader dalam masyarakat sangat membantu dalam memotivasi ibu menyusui, sehingga tercapai keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Motivasi ini
PELNIPELNI Selama durasi waktu tersebut berlangsung, ibu akan mengalami banyak perubahan, baik secara fisik maupun mental. Masalah yang sering timbul pada masa postpartumSelama durasi waktu tersebut berlangsung, ibu akan mengalami banyak perubahan, baik secara fisik maupun mental. Masalah yang sering timbul pada masa postpartum
STIE AASSTIE AAS Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Bauran pemasaran berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien di RSU Nirwana Banjarbaru. (2) Kualitas pelayananHasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Bauran pemasaran berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien di RSU Nirwana Banjarbaru. (2) Kualitas pelayanan
UNIMMANUNIMMAN Hasilnya menunjukkan bahwa pengetahuan, sikap, pemeriksaan kehamilan (ANC), serta dukungan suami berpengaruh signifikan terhadap kejadian stunting. FaktorHasilnya menunjukkan bahwa pengetahuan, sikap, pemeriksaan kehamilan (ANC), serta dukungan suami berpengaruh signifikan terhadap kejadian stunting. Faktor
UNIMMANUNIMMAN Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pendapatan, pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga terhadap ibu hamil secara berkesinambunganBerdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pendapatan, pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga terhadap ibu hamil secara berkesinambungan
UNIMMANUNIMMAN Sampel penelitian terdiri dari 30 pasien yang menjalani operasi dengan general anestesi menggunakan teknik intubasi ETT, yang ditentukan dengan teknikSampel penelitian terdiri dari 30 pasien yang menjalani operasi dengan general anestesi menggunakan teknik intubasi ETT, yang ditentukan dengan teknik
UNIMMANUNIMMAN Remaja putri dengan asupan protein baik cenderung memiliki kadar hemoglobin tinggi, sedangkan remaja putri dengan konsumsi protein rendah lebih berisikoRemaja putri dengan asupan protein baik cenderung memiliki kadar hemoglobin tinggi, sedangkan remaja putri dengan konsumsi protein rendah lebih berisiko
INSPIRAINSPIRA Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan rancangan penelitian studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatanPenelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan rancangan penelitian studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan
Useful /
SYEKH NURJATISYEKH NURJATI Studi ini menemukan bahwa media tersebut sangat cocok untuk pendidikan, dengan skor validasi 93,33% dari pakar media dan 98,21% dari pakar materi. PenilaianStudi ini menemukan bahwa media tersebut sangat cocok untuk pendidikan, dengan skor validasi 93,33% dari pakar media dan 98,21% dari pakar materi. Penilaian
UNIMMANUNIMMAN Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah 157 lansia, dan sampel yangPenelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah 157 lansia, dan sampel yang
INSPIRAINSPIRA Senam dismenore merupakan salah satu upaya nonfarmakologi yang efektif dan memiliki keunggulan lain seperti tidak memakan waktu lama, tidak memerlukanSenam dismenore merupakan salah satu upaya nonfarmakologi yang efektif dan memiliki keunggulan lain seperti tidak memakan waktu lama, tidak memerlukan
INSPIRAINSPIRA Data disajikan dalam bentuk naratif dan tabel distribusi frekuensi. Tempat penelitian ini di wilayah kerja Puskesmas Dukuhwaru Kabupaten Tegal. Hasil:Data disajikan dalam bentuk naratif dan tabel distribusi frekuensi. Tempat penelitian ini di wilayah kerja Puskesmas Dukuhwaru Kabupaten Tegal. Hasil: