MITRAHUSADAMITRAHUSADA

Excellent Midwifery JournalExcellent Midwifery Journal

Seorang ibu yang melahirkan bayi dengan cara operasi sectio caesarea (SC) akan mengalami rasa nyeri. Mobilisasi dini merupakan salah satu cara untuk menurunkan intensitas nyeri post operasi sectio caesarea. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh mobilisasi dini terhadap intensitas nyeri post operasi sectio caesarea di Rsu Sundari Medan. Rancangan penelitian menggunakan metode quasi eksperimental dengan pendekatan one group pretest – posttest. Sampel penelitian adalah 10 ibu post operasi Sectio Caesaria di Rsu Sundari Medan, dengan teknik sampling menggunakan total sampling. Instrumen penelitian dalam mengukur intensitas nyeri numerical rating scale, sementara Instrumen mobilisasi dini menggunakan lembar checklist. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata intensitas nyeri nilai sebelum mobilisasi dini sebesar 6,30 dan setelah mobilisasi dini menjadi 3,50. Hasil analisis uji statistic diperoleh nilai Z score = -2,842 dengan p-value = 0,004. Kesimpulkan ada pengaruh mobilisasi dini terhadap intensitas nyeri post operasi sectio caesarea di Rsu Sundari Medan. Oleh karena itu mobilisasi dini efektif mampu menurunkan intensitas nyeri post operasi sectio caesarea. Diharapkan bagi ibu post operasi SC dapat melakukan mobilisasi dini untuk mempercepat penurunan intensitas nyeri.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan sebelumnya mengenai pengaruh mobilisasi dini terhadap intensitas nyeri pada pasien post operasi SC di Rsu Sundari Medan dengan responden 10 orang, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut.(1) Responden penelitian mayoritas berusia 20-35 tahun (90%) dan berpendidikan SMA (60%).(2) Intensitas nyeri pasien post operasi section caesarea sebelum mobilisasi dini sebagian besar dalam kategori nyeri sedang (60%).(3) Intensitas nyeri pasien post operasi section caesarea sesudah mobilisasi dini berada pada kategori nyeri ringan dan sedang masing-masing 50%.

Berdasarkan latar belakang yang menyoroti pentingnya mobilisasi dini dalam pemulihan pasca operasi sectio caesarea, metode penelitian yang digunakan, serta keterbatasan yang mungkin ada, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh mobilisasi dini terhadap faktor-faktor psikologis seperti kecemasan dan depresi pada ibu pasca operasi sectio caesarea, mengingat nyeri dan ketidaknyamanan dapat berdampak signifikan pada kesehatan mental. Kedua, penelitian kuantitatif dengan desain randomized controlled trial (RCT) dapat dilakukan untuk menguji efektivitas berbagai jenis intervensi mobilisasi dini (misalnya, mobilisasi dini yang dipandu oleh fisioterapis versus mobilisasi dini mandiri) terhadap hasil klinis seperti durasi rawat inap, komplikasi pasca operasi, dan kualitas hidup ibu. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami pengalaman dan persepsi ibu pasca operasi sectio caesarea mengenai mobilisasi dini, termasuk faktor-faktor yang memfasilitasi atau menghambat partisipasi mereka dalam mobilisasi dini, sehingga dapat menginformasikan pengembangan program mobilisasi dini yang lebih berpusat pada pasien.

Read online
File size212.99 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test