PLBPLB
TEMATIKTEMATIKE-learning diakui sebagai salah satu bentuk pendidikan yang diselenggarakan melalui penerapan teknologi informasi dan komunikasi. Keberhasilan penerapan e-learning dipengaruhi oleh berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menentukan penerimaan platform pembelajaran daring berdasarkan perspektif Theory of Planned Behavior (TPB). Penelitian ini memfokuskan pada tiga variabel independen, yaitu sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku yang dirasakan. Dengan pendekatan eksplanatori dan fokus pada data kuantitatif, data penelitian diperoleh dari mahasiswa aktif yang memenuhi kriteria tertentu, yang kemudian diberi akses untuk mengisi kuesioner daring. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda yang dilakukan secara komputasi. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa dua hipotesis, yaitu pengaruh norma subjektif terhadap niat dan pengaruh niat terhadap perilaku, memiliki dampak positif dan signifikan. Ini menunjukkan bahwa persepsi sosial seseorang dapat berperan penting dalam membentuk niat untuk menggunakan platform pembelajaran daring. Namun, tiga hipotesis lainnya menunjukkan pengaruh positif yang tidak signifikan, yang mengindikasikan bahwa kontrol sikap dan perilaku tidak secara signifikan memengaruhi penggunaan platform tersebut. Secara keseluruhan, keempat variabel tersebut hanya menjelaskan 43,7% dari perilaku pengguna, sementara 56,3% sisanya kemungkinan dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak tercakup dalam penelitian ini.
Kesimpulan menunjukkan bahwa sikap tidak memengaruhi secara signifikan niat menggunakan platform e‑learning.Nilai norma subjektif atau persepsi sosial memainkan peran penting dalam membentuk niat yang kemudian berujung pada perilaku penggunaan.Kontrol perilaku tidak memiliki pengaruh pada niat maupun perilaku, sehingga niat menjadi faktor kunci utama dalam adopsi platform e‑learning.
Meneliti pengaruh persepsi kegunaan dan kemudahan penggunaan platform e-learning terhadap niat mahasiswa di program studi Teknik Informatika. Menilai apakah interaksi antara dukungan institusi dan kebijakan perguruan tinggi dapat memperkuat kontrol perilaku mahasiswa dalam penggunaan e-learning. Membandingkan prediksi Model Penyetujui (TAM) dan Teori Perilaku Terencana (TPB) terhadap perilaku penggunaan e-learning pada mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi dan Ilmu Komputer. Menyusun model perubahannya dan mengamati apakah hasilnya berbeda antara kedua jurusan tersebut. Meneliti efek variabel sosial, seperti jaringan sosial mahasiswa, pada kepatuhan terhadap platform e-learning. Investigasi bagaimana iklim organisasi mendukung adopsi teknologi dan apakah ini memoderasi hubungan antara persepsi dan niat. Meneliti peran waktu belajar mandiri dan fleksibilitas kurikulum sebagai faktor tambahan yang mempengaruhi kontrol perilaku. Membahas implikasi temuan terhadap desain kurikulum berbasis e-learning berbasis konteks budaya mahasiswa di Indonesia. Menentukan rekomendasi praktis bagi pengembang platform dan pengelola institusi untuk meningkatkan adopsi jangka panjang.
- JITE:Research - Assessing Student’s Adoption of E-Learning: An Integration of TAM and TPB Framework.... doi.org/10.28945/5000JITE Research Assessing StudentAos Adoption of E Learning An Integration of TAM and TPB Framework doi 10 28945 5000
- Analisis Penerimaan dan Penggunaan Transportasi Online di Kalangan Pelajar (Studi Kasus: SMA di Kecamatan... ejurnal.teknokrat.ac.id/index.php/teknokompak/article/view/1153Analisis Penerimaan dan Penggunaan Transportasi Online di Kalangan Pelajar Studi Kasus SMA di Kecamatan ejurnal teknokrat ac index php teknokompak article view 1153
| File size | 363.59 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UNILAUNILA Jurnal Sylva Lestari telah menjadi wadah penting untuk penyebaran pengetahuan dalam bidang kehutanan dan pengelolaan sumber daya alam melalui artikel penelitianJurnal Sylva Lestari telah menjadi wadah penting untuk penyebaran pengetahuan dalam bidang kehutanan dan pengelolaan sumber daya alam melalui artikel penelitian
UNILAUNILA Konservasi merupakan upaya untuk mengembalikan sumber daya alam ke habitatnya untuk memulihkan keseimbangan ekosistem, yang dapat dilakukan secara in-situKonservasi merupakan upaya untuk mengembalikan sumber daya alam ke habitatnya untuk memulihkan keseimbangan ekosistem, yang dapat dilakukan secara in-situ
UNILAUNILA albicans; dan fraksi metanol untuk E. typhi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa ekstrak tanaman T. sinensis memiliki potensi besar sebagai agen antimikroba.albicans; dan fraksi metanol untuk E. typhi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa ekstrak tanaman T. sinensis memiliki potensi besar sebagai agen antimikroba.
UNILAUNILA Hasil menunjukkan bahwa Hutan Kota Cianjur memiliki produktivitas lahan dan keanekaragaman hayati yang tinggi. Kondisi kanopi 86,41% dalam kondisi baik.Hasil menunjukkan bahwa Hutan Kota Cianjur memiliki produktivitas lahan dan keanekaragaman hayati yang tinggi. Kondisi kanopi 86,41% dalam kondisi baik.
UNILAUNILA Getah pinus merupakan salah satu komoditas hasil hutan bukan kayu yang memiliki prospek yang sangat baik. Pemanenan getah pinus secara umum dibagi menjadiGetah pinus merupakan salah satu komoditas hasil hutan bukan kayu yang memiliki prospek yang sangat baik. Pemanenan getah pinus secara umum dibagi menjadi
UNILAUNILA Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik pengeringan, menyusun skedul pengeringan, dan hubungannya dengan letak aksial sampel pada batang,Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik pengeringan, menyusun skedul pengeringan, dan hubungannya dengan letak aksial sampel pada batang,
UNILAUNILA Penjarangan hutan merupakan penebangan parsial untuk memperlebar jarak tanam atau mengurangi jumlah pohon, yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan perkembanganPenjarangan hutan merupakan penebangan parsial untuk memperlebar jarak tanam atau mengurangi jumlah pohon, yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan
UNILAUNILA Kandungan lignin pada kayu sepetir dan nyatoh termasuk tingkat sedang, sedangkan pada kayu pisang putih termasuk tinggi. Kandungan holoselulosa dan hemiselulosaKandungan lignin pada kayu sepetir dan nyatoh termasuk tingkat sedang, sedangkan pada kayu pisang putih termasuk tinggi. Kandungan holoselulosa dan hemiselulosa
Useful /
UMMUMM Oleh karena itu diperlukan suatu pemikiran yang berpijak pada kepentingan nasional dan kemajuan bangsa dan negara, melalui penegakkan hukum dan peraturanOleh karena itu diperlukan suatu pemikiran yang berpijak pada kepentingan nasional dan kemajuan bangsa dan negara, melalui penegakkan hukum dan peraturan
PLBPLB Berdasarkan analisis menggunakan 1. 650 dataset, sentimen pengguna cenderung memiliki nilai Netral, yang telah diukur menggunakan Vader Lexicon. HasilBerdasarkan analisis menggunakan 1. 650 dataset, sentimen pengguna cenderung memiliki nilai Netral, yang telah diukur menggunakan Vader Lexicon. Hasil
UNILAUNILA Data kuantitatif dikumpulkan melalui survei rumah tangga menggunakan kuesioner terhadap 75 responden di Desa Pulu Beruang dan 70 responden di Desa KayuData kuantitatif dikumpulkan melalui survei rumah tangga menggunakan kuesioner terhadap 75 responden di Desa Pulu Beruang dan 70 responden di Desa Kayu
STKIP PERSADASTKIP PERSADA Variabel bebas penelitian ini adalah “model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) dan model pembelajaran Jigsaw, sedangkan variabel terikatnya adalahVariabel bebas penelitian ini adalah “model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) dan model pembelajaran Jigsaw, sedangkan variabel terikatnya adalah