UIN ANTASARIUIN ANTASARI
Syariah: Jurnal Hukum dan PemikiranSyariah: Jurnal Hukum dan PemikiranCryptocurrency kian populer secara global, terutama di kalangan investor dan pelaku usaha digital. Seiring itu, perdebatan hukum Islam mengenai kehalalannya menguat. Ketidakjelasan posisi hukum di kalangan ulama menjadi tantangan dalam menyediakan panduan normatif. Fatwa MUI yang mengharamkan cryptocurrency menuai kritik karena dianggap tidak selaras dengan konsep maslahah kontemporer dan dinamika ekonomi digital. Studi ini mengkaji secara kritis fatwa MUI tentang keharaman cryptocurrency melalui teori maslahah berbasis kognisi Al-Tufi dan pemikiran sarjana Muslim kontemporer yang menilai hukum berdasarkan pertimbangan mafsadah (bahaya) dan maslahah (manfaat) secara kontekstual. Penelitian ini merupakan studi pustaka dengan pendekatan yuridis-normatif dan analisis kualitatif, yang mengkaji fatwa MUI melalui prinsip fikih, maslahah, dan maqasid al-shariah, serta merujuk pada pemikiran ulama klasik dan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fatwa MUI yang mengharamkan cryptocurrency berdasarkan empat aspek fikih—gharar (spekulasi), darar (bahaya), qimar (judi), dan silah (komoditas)—serta pendekatan hukum yang tekstual dan rigid, belum mempertimbangkan maslahah berbasis kognisi sebagai alternatif untuk mendorong regulasi yang pasti dan formulasi hukum Islam yang adaptif terhadap perkembangan teknologi keuangan digital. Studi ini merekomendasikan prioritisasi kepastian regulatif dan konstitusional oleh negara guna mendorong respons hukum Islam yang lebih adaptif dan progresif terhadap inovasi teknologi.
The Indonesian Ulema Councils (MUI) fatwa declaring cryptocurrency haram is grounded in four classical fiqh concepts—gharar, darar, qimar, and silah—within a textual-normative framework.While legally valid, this approach lacks responsiveness to the complexities of the digital economy.It fails to incorporate more adaptive frameworks, such as human cognition-based maslahah, which limits its practical relevance in contemporary financial contexts.Al-Tufis theory of maslahah, expanded by contemporary Muslim scholars, provides a rational, contextual, and progressive alternative to Islamic legal reasoning.By centering on human intellect and empirical realities, this approach enables a situational evaluation of harm and benefit, offering a more responsive legal methodology suited to issues such as cryptocurrency and digital finance while maintaining the ethical foundations of shariah.To actualize such responsiveness, state institutions must prioritize regulatory and constitutional clarity by reforming fatwa methodology, reinforcing collective ijtihad, and promoting interdisciplinary inquiry.These efforts will support the development of Islamic legal rulings that are both normatively grounded and capable of addressing the evolving landscape of modern financial technologies.
Untuk mendorong respons hukum Islam yang lebih adaptif dan progresif terhadap inovasi teknologi, negara perlu memprioritaskan kepastian regulatif dan konstitusional. Reformasi metodologi fatwa, penguatan ijtihad kolektif, dan promosi penelitian interdisipliner dapat mendukung pengembangan putusan hukum Islam yang normatif dan mampu menanggapi lanskap teknologi keuangan modern yang terus berkembang.
- One moment, please.... moment please wait request verified doi.org/10.59966/setyaki.v1i3.872One moment please moment please wait request verified doi 10 59966 setyaki v1i3 872
- Transactions of Cryptocurrency in the Perspective of Islamic Finance and Economics | Batubara | Muqtasid:... muqtasid.iainsalatiga.ac.id/index.php/muqtasid/article/view/9377Transactions of Cryptocurrency in the Perspective of Islamic Finance and Economics Batubara Muqtasid muqtasid iainsalatiga ac index php muqtasid article view 9377
- The future of cryptocurrency legality in Indonesia | Journal of Economics and Business Letters. future... journal.privietlab.org/index.php/JEBL/article/view/87The future of cryptocurrency legality in Indonesia Journal of Economics and Business Letters future journal privietlab index php JEBL article view 87
| File size | 941.11 KB |
| Pages | 24 |
| DMCA | Report |
Related /
STITMUBASTITMUBA Materi yang diajarkan meliputi pengenalan huruf hijaiyah, tajwid dasar, hafalan surat pendek, dan pembiasaan membaca Al-Quran. Pendekatan pembelajaranMateri yang diajarkan meliputi pengenalan huruf hijaiyah, tajwid dasar, hafalan surat pendek, dan pembiasaan membaca Al-Quran. Pendekatan pembelajaran
STITMUBASTITMUBA Ketiga, pengembangan infrastruktur dan fasilitas ramah lingkungan yang mendukung pembelajaran dan praktik pelestarian lingkungan. Ketiga dimensi ini harusKetiga, pengembangan infrastruktur dan fasilitas ramah lingkungan yang mendukung pembelajaran dan praktik pelestarian lingkungan. Ketiga dimensi ini harus
CIVILIZACIVILIZA E-commerce halal telah berkembang untuk memenuhi permintaan yang meningkat dari populasi Muslim global yang mencari produk halal yang sesuai dengan ajaranE-commerce halal telah berkembang untuk memenuhi permintaan yang meningkat dari populasi Muslim global yang mencari produk halal yang sesuai dengan ajaran
STITMUBASTITMUBA Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif tentang hak dan kewajiban suami istri dalam perspektif hukum Islam kepadaProgram pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif tentang hak dan kewajiban suami istri dalam perspektif hukum Islam kepada
STITMUBASTITMUBA Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik dengan dosis 7,5 ton/ha memberikan hasil terbaik dengan produktivitas gabah kering giling mencapaiHasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik dengan dosis 7,5 ton/ha memberikan hasil terbaik dengan produktivitas gabah kering giling mencapai
AHMADDAHLANAHMADDAHLAN Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan manajemen strategi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) oleh BAZNAS Kabupaten Lamongan dilakukanPenelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan manajemen strategi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) oleh BAZNAS Kabupaten Lamongan dilakukan
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengukur efektivitas pembelajaran jarak jauh, sedangkan subjek dalam penelitian ini adalahJenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengukur efektivitas pembelajaran jarak jauh, sedangkan subjek dalam penelitian ini adalah
PUSLITBANGPLNPUSLITBANGPLN Untuk langkah menghindari kondisi unsynchro dan CT REF LV tersebut maka telah dilakukan perbaikan. Pemindahan CT REF LV yang semula pada MK menjadi diUntuk langkah menghindari kondisi unsynchro dan CT REF LV tersebut maka telah dilakukan perbaikan. Pemindahan CT REF LV yang semula pada MK menjadi di
Useful /
STITUSASTITUSA (2) Untuk mengetahui Faktor guru dalam meningkatkan aktifitas belajar daring pada pembelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas I di Madrasah Ibtidaiyah Cokroaminoto(2) Untuk mengetahui Faktor guru dalam meningkatkan aktifitas belajar daring pada pembelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas I di Madrasah Ibtidaiyah Cokroaminoto
STIKESSUAKAINSANSTIKESSUAKAINSAN Stunting adalah masalah gizi kronis yang banyak ditemukan pada anak di Indonesia. Prevalensi stunting di Indonesia masih cukup tinggi yaitu mencapai 32,8%.Stunting adalah masalah gizi kronis yang banyak ditemukan pada anak di Indonesia. Prevalensi stunting di Indonesia masih cukup tinggi yaitu mencapai 32,8%.
STIKESSUAKAINSANSTIKESSUAKAINSAN Sehingga juga berdampak pada masalah Pembangunan dan ekonomi negara. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan remaja putri dalamSehingga juga berdampak pada masalah Pembangunan dan ekonomi negara. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan remaja putri dalam
PUSLITBANGPLNPUSLITBANGPLN Simulasi kering memberikan gambaran sejauh mana langkah-langkah setiap operator kelistrikan dalam menjalankan tugas dan perannya mengelola gangguan. SimulasiSimulasi kering memberikan gambaran sejauh mana langkah-langkah setiap operator kelistrikan dalam menjalankan tugas dan perannya mengelola gangguan. Simulasi