UINSAIZUUINSAIZU
Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum IslamAl-Manahij: Jurnal Kajian Hukum IslamIndustri halal semakin diakui oleh pemerintah Indonesia, regulator, dan konsumen Muslim sebagai sektor penting untuk pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pemahaman, penerimaan, dan implementasi prinsip halal di kalangan generasi muda Muslim terdidik, dan menganalisis urgensi halalisasi di bidang makanan, pariwisata, dan perbankan. Penelitian dilakukan di empat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Jawa Tengah, Indonesia, dengan 145 mahasiswa sebagai responden. Pendekatan deskriptif kuantitatif diterapkan melalui kuesioner terstruktur, dianalisis menggunakan teknik frekuensi dan persentase, dan ditafsirkan melalui perspektif filsafat hukum Islam, khususnya fiqh dan maqāṣid al‑sharīa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa halalisasi makanan, pariwisata, ekonomi, dan perbankan memiliki dasar epistemologis yang kuat dalam Islam; namun, segmen minoritas mahasiswa Muslim menunjukkan penolakan atau implementasi tidak konsisten akibat perbedaan interpretasi, keterbatasan aksesibilitas, dan persepsi terhadap kebijakan pemerintah. Meskipun demikian, terdapat dukungan kuat untuk halal, dengan lebih dari 91% mendukung inisiatif pemerintah dan 92% mengakui kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan temuan ini, penelitian merekomendasikan standarisasi konsep halal di seluruh sektor, evaluasi sistematis dampak program, serta edukasi berkelanjutan kepada masyarakat untuk mengoptimalkan implementasi kebijakan industri halal Indonesia.
Penelitian ini mengonfirmasi bahwa prinsip halal dalam makanan, pariwisata, ekonomi, dan perbankan berlandaskan kuat pada hukum Islam, namun terdapat kesenjisan antara pengetahuan tinggi (94,99%) dan praktik yang masih kurang, terutama dalam pengecekan label halal, penggunaan layanan wisata halal, dan transaksi keuangan syariah.Persentase responden yang tidak selalu memeriksa label halal (12,41%), mengabaikan aspek halal dalam pariwisata (22,07%), dan tidak konsisten menggunakan layanan keuangan syariah (41,38%) menunjukkan adanya skeptisisme dan hambatan struktural.Oleh karena itu, diperlukan standardisasi konsep halal melalui institusi resmi, evaluasi dampak program secara sistematis, serta peningkatan edukasi publik yang berkelanjutan untuk memperkuat industri halal Indonesia.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi persepsi dan praktik halal di kalangan konsumen Muslim non‑mahasiswa di seluruh wilayah Indonesia, dengan membandingkan perbedaan antara daerah perkotaan dan pedesaan untuk menguji apakah temuan pada mahasiswa Islam berlaku secara lebih luas. Selanjutnya, sebuah studi longitudinal dapat diteliti untuk memantau perubahan perilaku konsumen seiring dengan implementasi kebijakan sertifikasi halal baru, khususnya pada sektor pariwisata dan perbankan, sehingga dapat mengidentifikasi efek jangka panjang regulasi terhadap adopsi halal. Terakhir, eksperimen intervensi edukasi digital dapat dirancang untuk mengukur efektivitas program pelatihan online dalam meningkatkan pemahaman dan konsistensi praktik halal, dengan menguji variabel pengetahuan, sikap, dan perilaku sebelum dan sesudah intervensi. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memperluas basis empiris, mengatasi keterbatasan sampel, serta memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih terukur untuk memperkuat industri halal di Indonesia.
- HALAL AWARENESS AND HALAL TRACEABILITY: MUSLIM CONSUMERS’ AND ENTREPRENEURS’ PERSPECTIVES... doi.org/10.21098/jimf.v7i2.1328HALAL AWARENESS AND HALAL TRACEABILITY MUSLIM CONSUMERSAo AND ENTREPRENEURSAo PERSPECTIVES doi 10 21098 jimf v7i2 1328
- Formulating Policies for Halal Tourism in Indonesia Based on Islamic Law | Ijtihad : Jurnal Wacana Hukum... doi.org/10.18326/ijtihad.v24i1.47-70Formulating Policies for Halal Tourism in Indonesia Based on Islamic Law Ijtihad Jurnal Wacana Hukum doi 10 18326 ijtihad v24i1 47 70
- Validate User. validate user sorry experiencing unusual traffic time please help confirm robot take content... doi.org/10.1108/H-03-2017-0054Validate User validate user sorry experiencing unusual traffic time please help confirm robot take content doi 10 1108 H 03 2017 0054
| File size | 537.05 KB |
| Pages | 20 |
| DMCA | Report |
Related /
YRPIPKUYRPIPKU Cangkang sawit memiliki potensi sebagai biomassa dan sumber energi terbarukan yang dipilih berdasarkan pertimbangan strategis, teknis, dan lingkungan.Cangkang sawit memiliki potensi sebagai biomassa dan sumber energi terbarukan yang dipilih berdasarkan pertimbangan strategis, teknis, dan lingkungan.
IAINPTKIAINPTK Temuan dalam artikel menunjukkan tiga pola utama perubahan: pelonggaran ketentuan yang semula ketat, pembatalan fatwa sebelumnya, dan penyempurnaan normaTemuan dalam artikel menunjukkan tiga pola utama perubahan: pelonggaran ketentuan yang semula ketat, pembatalan fatwa sebelumnya, dan penyempurnaan norma
IAIN MADURAIAIN MADURA Penelitian ini bertujuan untuk memahami tingkat kepuasan masyarakat Indonesia terhadap layanan sertifikasi halal serta mengidentifikasi hambatan dan strategiPenelitian ini bertujuan untuk memahami tingkat kepuasan masyarakat Indonesia terhadap layanan sertifikasi halal serta mengidentifikasi hambatan dan strategi
IAIN MADURAIAIN MADURA Penelitian ini menemukan bahwa meskipun merokok di kafe bar bertentangan dengan norma sosial dan religius, perempuan Muslim berhijab tetap menunjukkanPenelitian ini menemukan bahwa meskipun merokok di kafe bar bertentangan dengan norma sosial dan religius, perempuan Muslim berhijab tetap menunjukkan
BIOTROPBIOTROP gratilla yang dipanen dari habitat lamun oleh komunitas lokal di Lombok Utara dan menyoroti potensi overharvesting di area tersebut. gratilla yang rendahgratilla yang dipanen dari habitat lamun oleh komunitas lokal di Lombok Utara dan menyoroti potensi overharvesting di area tersebut. gratilla yang rendah
UMMUMM Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan fatwa dari Timur Tengah dan Asia Tenggara sebagai data primer, sedangkan data sekunder diperolehMetode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan fatwa dari Timur Tengah dan Asia Tenggara sebagai data primer, sedangkan data sekunder diperoleh
DINASTIPUBDINASTIPUB Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menelaah kondisi kesulitan keuangan pada emiten industri komponen otomotif periode 2014–2018 dengan menggunakanPenelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menelaah kondisi kesulitan keuangan pada emiten industri komponen otomotif periode 2014–2018 dengan menggunakan
DINASTIPUBDINASTIPUB Penelitian ini mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi ROA pada bank pemerintah dengan menggunakan Non Performing Loan (NPL) sebagai variabel independen,Penelitian ini mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi ROA pada bank pemerintah dengan menggunakan Non Performing Loan (NPL) sebagai variabel independen,
Useful /
PNBPNB Expedia berkontribusi paling banyak, yaitu 21,63% dari kontribusi tingkat hunian kamar selama empat tahun terakhir. Kontribusi rata-rata persentase platformExpedia berkontribusi paling banyak, yaitu 21,63% dari kontribusi tingkat hunian kamar selama empat tahun terakhir. Kontribusi rata-rata persentase platform
IAINPTKIAINPTK Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman dinamika konsumen dalam era digital. Media sosial memengaruhi keputusan konsumen membeli produk digitalPenelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman dinamika konsumen dalam era digital. Media sosial memengaruhi keputusan konsumen membeli produk digital
STTSIMPSONSTTSIMPSON Bagai benang kusut yang tidak kunjung terurai, tanpa disadari perdebatan tersebut telah berlangsung lebih dari dua dekade. Tinjauan terhadap isu kepemimpinanBagai benang kusut yang tidak kunjung terurai, tanpa disadari perdebatan tersebut telah berlangsung lebih dari dua dekade. Tinjauan terhadap isu kepemimpinan
STTSIMPSONSTTSIMPSON Peno-lakan Israel sebagai bangsa Pilihan Allah, dan pembenaran orang-orang bukan Yahudi karena iman ada dalam kedaulatan Allah. Paulus menjelaskan tindakanPeno-lakan Israel sebagai bangsa Pilihan Allah, dan pembenaran orang-orang bukan Yahudi karena iman ada dalam kedaulatan Allah. Paulus menjelaskan tindakan