UNIPASUNIPAS
Kertha WidyaKertha WidyaIndonesia merupakan negara dengan keragaman budaya dan tradisi yang luar biasa melimpah. Namun diantara banyaknya keragaman tradisi dan budaya, terdapat beberapa tradisi di Indonesia yang menyimpang dan bertentangan dengan prinsip-prinsip Hak Asasi Manusia (HAM), salah satunya yaitu tradisi Manak Salah di Desa Padangbulia. Dari hal tersebut, yang menjadi masalah dalam penelitian ini yaitu efektivitas penerapan Pasal 34 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia dan upaya penyeimbangan antara penghormatan hak asasi manusia dan pelestarian tradisi Manak Salah di Desa Padangbulia. Metode penelitian yang digunakan menggunakan jenis penelitian hukum empiris yang bersifat deskriptif menggambarkan pelaksanaan norma hukum mengenai HAM.
Efektivitas penerapan Pasal 34 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia terkait dengan pengasingan pada tradisi Manak Salah di Desa Padangbulia telah efektif dilaksanakan.Hal ini disebabkan karena pelaksanaan tradisi ini setelah diberlakukannya Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, khususnya pada Pasal 34, tradisi Manak Salah tidak memenuhi unsur-unsur pada pasal tersebut, yaitu unsur diasingkan secara sewenang-wenang.Masyarakat telah diberikan kebebasan untuk memilih menjalankan tradisi Manak Salah tanpa adanya tekanan dari pemerintah Desa Padangbulia.Penyeimbangan antara penghormatan hak asasi manusia dan pelestarian tradisi pengasingan di Desa Padangbulia dapat dilakukan dengan cara revitalisasi tradisi dengan menyesuaikannya agar selaras prinsip-prinsip hak asasi manusia, sehingga nilai budaya tetap terjaga tanpa mengabaikan peraturan yang ada.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara tradisi Manak Salah dengan tradisi serupa di daerah lain di Indonesia atau bahkan di luar negeri. Studi komparatif ini dapat membantu memahami bagaimana tradisi serupa di tempat lain telah beradaptasi dengan prinsip-prinsip HAM dan bagaimana masyarakat setempat menyeimbangkan antara pelestarian budaya dan penghormatan hak asasi manusia. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat fokus pada dampak sosial dan psikologis dari tradisi Manak Salah terhadap keluarga yang terlibat, serta bagaimana pemerintah dan masyarakat dapat bekerja sama untuk memastikan kesejahteraan keluarga tersebut selama dan setelah pelaksanaan tradisi. Terakhir, penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi peran pendidikan dan kesadaran masyarakat dalam menyeimbangkan antara pelestarian budaya dan penghormatan hak asasi manusia, serta bagaimana pendidikan dapat membantu masyarakat memahami dan menghargai nilai-nilai budaya tanpa mengabaikan hak-hak individu.
| File size | 411.65 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
INDO INTELLECTUALINDO INTELLECTUAL Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Data dikumpulkan dari sumber primer dan sekunder, termasuk buku, jurnal ilmiah,Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Data dikumpulkan dari sumber primer dan sekunder, termasuk buku, jurnal ilmiah,
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Berdasarkan studi kasus putusan pengadilan, pendekatan hukum perdata menitikberatkan pada pemulihan hak (remedial) dibandingkan penghukuman, sehingga apabilaBerdasarkan studi kasus putusan pengadilan, pendekatan hukum perdata menitikberatkan pada pemulihan hak (remedial) dibandingkan penghukuman, sehingga apabila
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Peran guru pun menjadi sangat penting, yakni sebagai pendamping nilai dan fasilitator dialog, bukan hanya pengajar teks. Meski menjanjikan, implementasiPeran guru pun menjadi sangat penting, yakni sebagai pendamping nilai dan fasilitator dialog, bukan hanya pengajar teks. Meski menjanjikan, implementasi
UNKRISWINAUNKRISWINA Analisis memperlihatkan bahwa Undang-Undang Nomor 35/2014 tentang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Nomor 13/2003 tentang Ketenagakerjaan belum sepenuhnyaAnalisis memperlihatkan bahwa Undang-Undang Nomor 35/2014 tentang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Nomor 13/2003 tentang Ketenagakerjaan belum sepenuhnya
ALFARABIALFARABI Prinsip pengembangan kurikulum PAI di SMPN 1 Garut mencakup relevansi, fleksibilitas, kontinuitas, praktis, dan efektivitas berdasarkan analisis situasiPrinsip pengembangan kurikulum PAI di SMPN 1 Garut mencakup relevansi, fleksibilitas, kontinuitas, praktis, dan efektivitas berdasarkan analisis situasi
169169 Riwayat hidupnya tercermin dalam berbagai karya sastra dan cerita rakyat Madura, menjadikannya simbol kebanggaan dan identitas masyarakat. Perspektif sejarahRiwayat hidupnya tercermin dalam berbagai karya sastra dan cerita rakyat Madura, menjadikannya simbol kebanggaan dan identitas masyarakat. Perspektif sejarah
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Namun secara umum sistem pemilihan pimpinan yang berkembang di pesantren-pesantren di Kota Cirebon diketahui bahwa ada dua, yaitu sistem musyawarah danNamun secara umum sistem pemilihan pimpinan yang berkembang di pesantren-pesantren di Kota Cirebon diketahui bahwa ada dua, yaitu sistem musyawarah dan
UNIGRESUNIGRES Karena berhubungan dengan Jaminan Hari Tua (JHT). Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2015 Saat ini mengatur Batas Usia Pensiun pekerja/buruh sesuai ketentuanKarena berhubungan dengan Jaminan Hari Tua (JHT). Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2015 Saat ini mengatur Batas Usia Pensiun pekerja/buruh sesuai ketentuan
Useful /
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Kerangka ini memperluas diskursus etika komunikasi Islam dengan menggabungkan psikologi spiritual Sufi dalam konteks media sosial modern. Namun, keterbatasanKerangka ini memperluas diskursus etika komunikasi Islam dengan menggabungkan psikologi spiritual Sufi dalam konteks media sosial modern. Namun, keterbatasan
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Model ini diterapkan dalam pembelajaran PAI dengan pendekatan yang memfokuskan pada keterlibatan aktif siswa melalui lima tahap pembelajaran. PenerapanModel ini diterapkan dalam pembelajaran PAI dengan pendekatan yang memfokuskan pada keterlibatan aktif siswa melalui lima tahap pembelajaran. Penerapan
ALFARABIALFARABI Kebijakan pendidikan Merdeka Belajar Kampus bertujuan untuk menyiapakan mahasiswa menjadi sarjana yang tangguh, relevan dengan kebutuhan zaman, dan siapKebijakan pendidikan Merdeka Belajar Kampus bertujuan untuk menyiapakan mahasiswa menjadi sarjana yang tangguh, relevan dengan kebutuhan zaman, dan siap
UMLUML Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi untuk memahami aspek hardiness pada anak yang dibesarkan oleh ibu tunggal. Data dikumpulkanPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi untuk memahami aspek hardiness pada anak yang dibesarkan oleh ibu tunggal. Data dikumpulkan