UINMADURAUINMADURA

Mabny: Journal of Sharia Management and BusinessMabny: Journal of Sharia Management and Business

Zakat adalah wajib bagi umat Islam yang telah memenuhi syarat tertentu dan menjadi bentuk ibadah kepada Allah. Setiap negara Asia memiliki manajemen zakat yang berbeda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan terkait manajemen zakat di beberapa negara benua Asia. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan studi kepustakaan (literatur review) dengan teknik pengumpulan didapatkan dari jurnal, buku serta dokumen pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen zakat pada beberapa negara di benua Asia berbeda, dimana terdapat beberapa negara benua Asia yang mewajibkan zakat serta tidak mewajibkan zakat pada warga negaranya. Selain itu, terdapat pula negara Asia yang pengelolaannya dikelola oleh negara, dikelola oleh swasta, atau dikelola oleh negara dan swasta secara bersamaan. Sementara zakat yang terkumpul didistribusikan kepada golongan berhak menerima zakat yakni delapan asnaf dengan skala prioritas tertentu sesuai situasi dan konsiti tiap negara dengan zakat didistribusikan berbentuk konsumtif serta produktif.

Berdasarkan hasil penelitian, kesimpulannya yakni terdapat negara di benua Asia yang mewajibkan zakat serta tidak mewajibkan zakat pada warga negaranya.Selain itu, terdapat pula negara di benua Asia yang pengelolaannya dikelola oleh negara, dikelola oleh swasta, atau dikelola oleh negara dan swasta secara bersamaan.Sementara zakat yang terkumpul diberikan pada golongan berhak menerima zakat yakni delapan asnaf dengam skala prioritas tertentu sesuai situasi dan konsiti tiap negara dengan didistribusikan berbentuk konsumtif serta produktif.Saran yang dapat penulis ajukan pada peneliti selanjutnya yakni diharapkan peneliti selanjutnya menambah pembahasan terkait manajemen zakat pada beberapa negara Asia secara lebih banyak lagi, lebih kompeherensif agar dapat memperkaya teori serta pembahasan secara luas terkait manajemen zakat pada negara benua Asia.Selain itu, diharapkan pada peneliti terdahulu untuk meneliti manajemen zakat bukan hanya pada negara di benua Asia, namun juga pada negara di benua lainnya.

Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: . . 1. Meneliti lebih dalam tentang manajemen zakat di negara-negara Asia yang belum banyak diteliti, seperti Bangladesh, Singapura, dan Bahrain, untuk memahami praktik dan tantangan pengelolaan zakat di negara-negara tersebut.. . 2. Menganalisis dampak dan efektivitas penggunaan teknologi digital dalam pengelolaan zakat di negara-negara Asia, seperti Malaysia dan Uni Emirat Arab, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang yang muncul dari implementasi teknologi tersebut.. . 3. Membandingkan dan menganalisis perbedaan manajemen zakat antara negara-negara Asia yang mewajibkan zakat dengan negara-negara yang tidak mewajibkan zakat, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan tersebut dan implikasinya terhadap pengelolaan zakat.

  1. STRATEGI PENINGKATAN MUZAKKI PADA ZAKAT PROFESI DI LEMBAGA AMIL ZAKAT SIDOGIRI CABANG BANGKALAN | Islamic... doi.org/10.62005/iseco.v2i2.97STRATEGI PENINGKATAN MUZAKKI PADA ZAKAT PROFESI DI LEMBAGA AMIL ZAKAT SIDOGIRI CABANG BANGKALAN Islamic doi 10 62005 iseco v2i2 97
Read online
File size452.38 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test