UMPRUMPR

Anterior JurnalAnterior Jurnal

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat perilaku konsumtif pada siswa serta pengaruh konseling kelompok dengan teknik self-management untuk mengurangi perilaku konsumtif pada siswa kelas XI IPS SMAN 2 Trenggalek. Metode penelitian eksperimental murni digunakan, dengan desain pre-test-post-test control group design dan satu macam perlakuan. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI IPS SMAN 2 Trenggalek yang memiliki kecenderungan perilaku konsumtif, dengan sampel berjumlah 10 siswa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Sampel diperoleh menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat perilaku konsumtif siswa XI IPS 1 SMAN 2 Trenggalek berada pada kategori sedang dengan presentase 53%. Uji Independent Sample T test menghasilkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti hipotesis Ha diterima dan Ho ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata nilai kelompok eksperimen yang diberikan perlakuan konseling kelompok dengan teknik self-management dibandingkan kelompok kontrol yang tidak diberikan perlakuan. Hipotesis menyatakan bahwa konseling kelompok dengan teknik self-management berpengaruh terhadap penurunan perilaku konsumtif, yang dibuktikan dari penurunan nilai rata-rata hasil post-test perilaku konsumtif pada kelompok eksperimen.

Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat perilaku konsumtif siswa kelas XI IPS SMAN 2 Trenggalek berada pada kategori sedang.Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen yang menerima konseling kelompok dengan teknik self-management dan kelompok kontrol yang tidak menerima perlakuan.Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa konseling kelompok dengan teknik self-management efektif dalam mengurangi perilaku konsumtif pada siswa.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan melibatkan jumlah sampel yang lebih besar dan dari berbagai latar belakang sosial ekonomi untuk memperkuat generalisasi temuan. Kedua, penelitian dapat menggali lebih dalam faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi perilaku konsumtif siswa, seperti pengaruh teman sebaya, paparan media sosial, dan nilai-nilai keluarga. Ketiga, penelitian dapat mengembangkan dan menguji efektivitas model konseling kelompok yang lebih komprehensif, yang tidak hanya berfokus pada teknik self-management, tetapi juga melibatkan aspek-aspek lain seperti pendidikan keuangan dan pengembangan keterampilan pengambilan keputusan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang perilaku konsumtif pada remaja dan membantu dalam merancang intervensi yang lebih efektif untuk mengatasi masalah ini. Dengan demikian, siswa dapat lebih bijak dalam mengelola keuangan mereka dan terhindar dari dampak negatif perilaku konsumtif.

Read online
File size285.83 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test