UNISMUHUNISMUH

Equilibrium: Jurnal PendidikanEquilibrium: Jurnal Pendidikan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi eksistensi toko kelontong di Jalan Kartika Jebres Surakarta dalam menghadapi tekanan modernisasi. Dalam penelitian ini menggunakan teori Francis Fukuyama tentang modal sosial yang terdiri dari jaringan, kepercayaan dan norma. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik pengambilan informan yang digunakan adalah purposive sampling dengan informan para pemilik toko kelontong di Jalan Kartika Jebres Surakarta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam keberjalanan toko kelontong, para pemilik toko berinteraksi dengan konsumen maupun agen distributor sehingga terbentuk jaringan relasi, kepercayaan, serta nilai dan norma informal yang memperkuat modal sosial toko kelontong.

Penelitian menunjukkan bahwa pemilik toko kelontong di Jalan Kartika Jebres, Surakarta, membangun modal sosial melalui interaksi intens dengan konsumen dan agen distributor.Interaksi tersebut menghasilkan jaringan relasi, kepercayaan, serta nilai dan norma informal yang memperkuat keberlangsungan usaha di tengah tekanan modernisasi.Dengan modal sosial yang terbentuk, toko kelontong dapat bertahan dan bersaing dengan ritel modern.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana pemanfaatan platform digital, seperti media sosial atau aplikasi belanja daring, dapat memperkuat jaringan sosial, meningkatkan kepercayaan, dan menumbuhkan norma informal pemilik toko kelontong dalam menghadapi persaingan ritel modern, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang membuat digitalisasi efektif bagi usaha tradisional, dan menguji peran pelatihan digital bagi pemilik toko dalam mengoptimalkan penggunaan teknologi tersebut. Studi lain dapat menguji dampak program loyalitas konsumen yang dirancang khusus untuk toko kelontong tradisional terhadap peningkatan rasa kepercayaan pelanggan, intensitas interaksi antara pemilik, pembeli, dan agen distributor, serta mengukur sejauh mana program tersebut dapat memperluas jaringan sosial dan memperkuat nilai-nilai informal dalam komunitas perdagangan lokal, serta menilai apakah peningkatan loyalitas dapat berkontribusi pada pertumbuhan penjualan jangka panjang bagi toko kelontong. Penelitian komparatif longitudinal yang melibatkan toko kelontong di beberapa kota Indonesia dapat mengidentifikasi strategi keberlanjutan yang paling efektif, menilai perbedaan kontekstual seperti tingkat modernisasi dan kebijakan daerah, serta menghasilkan model adaptasi yang dapat membantu usaha tradisional mempertahankan eksistensinya di tengah tekanan modernisasi yang terus meningkat, dengan menggabungkan data kuantitatif dan kualitatif, penelitian ini juga dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat bagi pemerintah daerah.

Read online
File size608.24 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test