PRINPRIN

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada MasyarakatNusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan pelaku UMKM di Desa Giling, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, melalui pelatihan penyusunan laporan keuangan sederhana. Pelatihan ini dilaksanakan dalam satu hari dan diikuti oleh 20 pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha, seperti kuliner, kerajinan tangan, dan perdagangan. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini meliputi sosialisasi materi dasar akuntansi yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman peserta, serta praktik langsung dalam menyusun laporan keuangan, seperti laporan laba rugi dan neraca. Materi tersebut disampaikan dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami, sehingga peserta dapat langsung mempraktikkannya dalam usaha mereka. Evaluasi dilakukan dengan mengamati proses penyusunan laporan keuangan oleh peserta, menggunakan lembar praktik yang diberikan, serta kuesioner umpan balik yang mengukur sejauh mana pemahaman dan perubahan sikap peserta. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa mayoritas peserta dapat memahami konsep dasar akuntansi dan mampu menyusun laporan keuangan sederhana dengan cukup baik. Hal ini juga diikuti dengan peningkatan kesadaran peserta mengenai pentingnya pencatatan transaksi harian yang rapi dan teratur dalam menjalankan usaha. Selain itu, pelatihan ini berhasil memotivasi peserta untuk menerapkan apa yang telah dipelajari dalam usaha mereka masing-masing secara mandiri. Meskipun kegiatan ini hanya berlangsung dalam waktu singkat, dampaknya sangat positif dalam membangun dasar yang kuat untuk tata kelola keuangan yang lebih tertib dan transparan di kalangan UMKM. Oleh karena itu, disarankan agar diadakan pelatihan lanjutan dan pendampingan berkala, guna memastikan keterampilan yang telah diperoleh dapat diterapkan secara berkelanjutan dan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam mengelola keuangan mereka secara profesional. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya perencanaan keuangan yang baik bagi keberlanjutan usaha.

Kegiatan pelatihan penyusunan laporan keuangan sederhana yang dilaksanakan di Desa Giling berhasil memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan dasar pelaku UMKM terkait pencatatan keuangan.Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, peserta tidak hanya memperoleh wawasan mengenai pentingnya laporan keuangan dalam pengelolaan usaha, tetapi juga mampu mempraktikkan penyusunan laporan laba rugi dan neraca secara sederhana berdasarkan transaksi riil usaha mereka.Hasil observasi dan evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman, antusiasme yang tinggi, serta komitmen peserta untuk mulai menerapkan pencatatan keuangan secara mandiri.Meskipun kegiatan ini hanya berlangsung selama satu hari, dampaknya cukup signifikan dalam membentuk kesadaran awal akan pentingnya manajemen keuangan yang tertib.Selain perubahan individu, kegiatan ini juga mendorong interaksi dan jejaring sosial antar pelaku UMKM, yang menjadi modal sosial penting untuk pengembangan usaha di tingkat lokal.Untuk menjaga keberlanjutan dampak kegiatan ini, disarankan agar pelatihan serupa dilakukan secara berkala dan dilengkapi dengan pendampingan lanjutan.Pemerintah desa, perguruan tinggi, serta lembaga keuangan lokal diharapkan dapat bersinergi dalam mendukung pelaku UMKM agar semakin profesional, kompetitif, dan mampu mengakses sumber pembiayaan secara optimal.

Untuk meningkatkan dampak jangka panjang, disarankan agar penelitian lanjutan fokus pada pengembangan model pelatihan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan. Model ini dapat mencakup modul-modul pelatihan lanjutan yang lebih mendalam, seperti pelatihan akuntansi tingkat lanjut, manajemen keuangan, dan perencanaan bisnis. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi strategi-strategi pendampingan dan mentoring berkelanjutan bagi pelaku UMKM, dengan melibatkan pihak-pihak terkait seperti pemerintah desa, perguruan tinggi, dan lembaga keuangan lokal. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi pelaku UMKM dalam mengelola keuangan mereka secara profesional dan berkelanjutan.

  1. Penguatan UMKM Melalui Program Inkubasi Kewirausahaan Bagi Pemuda Karang Taruna di Desa Genilangit Kabupaten... ejournal.unisbablitar.ac.id/index.php/scs/article/view/4099Penguatan UMKM Melalui Program Inkubasi Kewirausahaan Bagi Pemuda Karang Taruna di Desa Genilangit Kabupaten ejournal unisbablitar ac index php scs article view 4099
  2. Penguatan Kapasitas Pengelolaan Keuangan melalui Pelatihan Akuntansi Sederhana bagi Pelaku UMKM di Kecamatan... doi.org/10.52250/p3m.v9i1.899Penguatan Kapasitas Pengelolaan Keuangan melalui Pelatihan Akuntansi Sederhana bagi Pelaku UMKM di Kecamatan doi 10 52250 p3m v9i1 899
  3. Implementasi Active Learning Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pai... doi.org/10.58258/jime.v9i3.5805Implementasi Active Learning Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pai doi 10 58258 jime v9i3 5805
  4. LAPORAN KEUANGAN BERBASIS STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ENTITAS MIKRO, KECIL DAN MENENGAH BAGI PELAKU USAHA... ejournal.imperiuminstitute.org/index.php/AKURASI/article/view/159LAPORAN KEUANGAN BERBASIS STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ENTITAS MIKRO KECIL DAN MENENGAH BAGI PELAKU USAHA ejournal imperiuminstitute index php AKURASI article view 159
Read online
File size460.64 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test