USBIUSBI
Journal of Business And EntrepreneurshipJournal of Business And EntrepreneurshipPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi efektivitas teknik PBBL (Pendapatan, Bahan Baku, Biaya Lain, dan Laba/Rugi) sebagai model pencatatan keuangan sederhana yang dirancang khusus bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Latar belakang penelitian ini berangkat dari permasalahan rendahnya literasi akuntansi di kalangan UMKM, yang menyebabkan mayoritas pelaku usaha tidak mampu mengetahui besaran laba usaha bulanan secara akurat. Penelitian menggunakan pendekatan penelitian pengembangan dengan tiga tahap utama, yaitu (1) identifikasi masalah melalui wawancara dengan 10 pelaku UMKM di wilayah Jakarta, (2) perancangan teknik PBBL berbasis prinsip kesederhanaan akuntansi, dan (3) uji coba terbatas terhadap 25 pelaku UMKM melalui program implementasi dan pendampingan mahasiswa STIE Wiyatamandala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh pelaku UMKM yang diwawancarai tidak memiliki sistem pencatatan yang mampu menghasilkan informasi laba, dan hanya berfokus pada perhitungan pendapatan kas harian. Melalui penerapan teknik PBBL, pelaku usaha mulai mampu mencatat transaksi secara rutin, memisahkan kas pribadi dan kas usaha, serta menyusun laporan laba rugi berbasis kas dengan menggunakan empat catatan sederhana. Kendala utama dalam penerapan metode ini adalah ketidakdisiplinan pencatatan dan kesulitan dalam mendata stok akhir bahan baku. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa teknik PBBL efektif sebagai model akuntansi transisional yang mampu meningkatkan literasi keuangan dan kesadaran laba pada pelaku UMKM. Metode ini layak diadopsi dalam program pemberdayaan UMKM sebagai instrumen pencatatan keuangan yang sederhana, relevan, dan edukatif.
Penelitian ini berhasil mengembangkan dan menguji teknik PBBL (Pendapatan, Bahan Baku, Biaya Lain, dan Laba/Rugi) sebagai model pencatatan keuangan sederhana yang dirancang berdasarkan prinsip kesederhanaan akuntansi.Melalui tiga tahap evaluasi, penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa teknik PBBL merupakan solusi efektif untuk mengatasi rendahnya literasi akuntansi dan ketidakmampuan pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMKM) dalam mengetahui laba usaha mereka secara akurat.Hasil uji coba lapangan memperlihatkan bahwa teknik PBBL dapat diterapkan dengan baik dan diterima secara luas oleh pelaku UMKM.Meskipun demikian, efektivitas PBBL sangat dipengaruhi oleh faktor kedisiplinan dan kebiasaan pelaku usaha.Penelitian ini menyimpulkan bahwa teknik PBBL merupakan inovasi metodologis yang mampu menjawab kebutuhan mendesak pelaku UMKM terhadap sistem pencatatan keuangan yang sederhana, relevan, dan edukatif.
Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan pengembangan lebih lanjut terhadap teknik PBBL, terutama dalam bentuk digitalisasi, untuk memudahkan pencatatan otomatis dan mempercepat proses rekapitulasi laporan laba rugi. Kedua, penelitian lanjutan dapat menguji efektivitas PBBL di wilayah lain atau pada sektor usaha berbeda untuk menilai konsistensi hasilnya. Ketiga, penting untuk mengintegrasikan metode PBBL dalam program pelatihan UMKM nasional, dengan memastikan pendampingan rutin dan penguatan pemahaman dasar tentang manajemen persediaan dalam pelatihan lanjutan.
- Pendampingan Dasar Pembukuan serta Dasar Pajak pada Komunitas Otomotif UMKM | Journal of Entrepreneurship... doi.org/10.33476/jeci.v1i2.59Pendampingan Dasar Pembukuan serta Dasar Pajak pada Komunitas Otomotif UMKM Journal of Entrepreneurship doi 10 33476 jeci v1i2 59
- Sistem Informasi Akuntansi Menjadi Elemen Penting dalam Peningkatan Kinerja UMKM | Jurnal Abdimas Ekonomi... jurnal.bsi.ac.id/index.php/abdi-ekbis/article/view/1667Sistem Informasi Akuntansi Menjadi Elemen Penting dalam Peningkatan Kinerja UMKM Jurnal Abdimas Ekonomi jurnal bsi ac index php abdi ekbis article view 1667
- Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen. analisis pengetahuan akuntansi pelaku usaha mikro menengah... doi.org/10.59086/jam.v2i2.339Balance Jurnal Akuntansi dan Manajemen analisis pengetahuan akuntansi pelaku usaha mikro menengah doi 10 59086 jam v2i2 339
| File size | 423.49 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Penelitian ini mengindikasikan bahwa faktor-faktor lain di luar kepemimpinan transformasional memiliki peran yang lebih besar dalam memengaruhi motivasiPenelitian ini mengindikasikan bahwa faktor-faktor lain di luar kepemimpinan transformasional memiliki peran yang lebih besar dalam memengaruhi motivasi
UPDMUPDM Meskipun pencatatan digital membantu pelaku usaha dalam mengelola transaksi harian, sebagian besar UMKM belum menyusun laporan keuangan secara formal sesuaiMeskipun pencatatan digital membantu pelaku usaha dalam mengelola transaksi harian, sebagian besar UMKM belum menyusun laporan keuangan secara formal sesuai
EBSINAEBSINA Hasil: Budaya kerja berbasis kualitas layanan di Rumah Sakit Sayang masih parsial dan tidak konsisten diterapkan. Kepuasan pasien dinilai moderat, denganHasil: Budaya kerja berbasis kualitas layanan di Rumah Sakit Sayang masih parsial dan tidak konsisten diterapkan. Kepuasan pasien dinilai moderat, dengan
USBIUSBI This study concluded that the Audit Committee does not affect Sustainability Reporting, while the Board of Commissioners and the Board of Directors doThis study concluded that the Audit Committee does not affect Sustainability Reporting, while the Board of Commissioners and the Board of Directors do
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Temuan ini menegaskan perlunya menjaga hubungan profesional dengan auditor tanpa memperpanjang masa kerja secara berlebihan, menetapkan fee audit yangTemuan ini menegaskan perlunya menjaga hubungan profesional dengan auditor tanpa memperpanjang masa kerja secara berlebihan, menetapkan fee audit yang
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Kelima, penelitian ini berhasil merumuskan model konseptual celebrity endorsement yang menekankan pengaruhnya terhadap berbagai luaran pemasaran, sepertiKelima, penelitian ini berhasil merumuskan model konseptual celebrity endorsement yang menekankan pengaruhnya terhadap berbagai luaran pemasaran, seperti
EBSINAEBSINA Pada Ibu Y, skala nyeri menurun dari 7 (nyeri berat) menjadi 3 (nyeri ringan); pada Ibu M, skala nyeri menurun dari 7 menjadi 2. Kesimpulan: PenerapanPada Ibu Y, skala nyeri menurun dari 7 (nyeri berat) menjadi 3 (nyeri ringan); pada Ibu M, skala nyeri menurun dari 7 menjadi 2. Kesimpulan: Penerapan
45MATARAM45MATARAM Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian ekonomi bagi mahasiswa tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan menghasilkan pendapatan, tetapi juga sebagaiHasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian ekonomi bagi mahasiswa tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan menghasilkan pendapatan, tetapi juga sebagai
Useful /
USBIUSBI Namun, tidak ditemukan hubungan langsung dan signifikan secara statistik antara persepsi dukungan bawahan dan kapabilitas inovasi. Hasil penelitian menunjukkanNamun, tidak ditemukan hubungan langsung dan signifikan secara statistik antara persepsi dukungan bawahan dan kapabilitas inovasi. Hasil penelitian menunjukkan
45MATARAM45MATARAM Penelitian ini bertujuan untuk memahami kemandirian finansial dan makna usaha bagi mahasiswa pelaku UMKM di masa studi di Nusa Tenggara Barat (NTB). FenomenaPenelitian ini bertujuan untuk memahami kemandirian finansial dan makna usaha bagi mahasiswa pelaku UMKM di masa studi di Nusa Tenggara Barat (NTB). Fenomena
UNIMMANUNIMMAN Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain cross-sectional dengan sampel 45 ibu nifas yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakanPenelitian kuantitatif ini menggunakan desain cross-sectional dengan sampel 45 ibu nifas yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan
UNMUSUNMUS Salah satu alasan utama pelanggaran ini masih umum adalah ketidaktahuan masyarakat tentang peraturan penggunaan media sosial. Diperlukan tindakan lebihSalah satu alasan utama pelanggaran ini masih umum adalah ketidaktahuan masyarakat tentang peraturan penggunaan media sosial. Diperlukan tindakan lebih