PRINPRIN

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada MasyarakatNusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

Desa Mekarsari yang berada di Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, memiliki potensi lokal berupa industri rumahan yang berbahan dasar bambu. Potensi ini telah lama menjadi bagian dari identitas budaya dan ekonomi masyarakat setempat. Oleh karena itu, tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini adalah untuk meningkatkan penghasilan para pengrajin bambu dengan mendorong inovasi, peningkatan kualitas produk, serta strategi pemasaran yang lebih luas. Kegiatan PKM dilaksanakan oleh mahasiswa dan mahasiswi KKM Universitas Bina Bangsa, kelompok 41 Tahun 2025. Tahapan kegiatan yang dilaksanakan dalam program ini meliputi tiga fase utama. Tahap pra-pelaksanaan dilakukan melalui proses observasi dan kunjungan langsung ke rumah‑rumah pengrajin bambu di Kampung Sumur Kuya, Desa Mekarsari. Mahasiswa melakukan wawancara singkat guna menggali kendala dan potensi dari aktivitas produksi yang telah dilaksanakan.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memberikan dampak yang positif bagi pengrajin bambu itu sendiri juga bagi masyarakat di Kampung Sumur Kuya, Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang, Pandeglang, Banten.Program yang dilakukan dapat membantu masyarakat serta pengrajin anyaman bambu dalam memujudkan produk ramah lingkungan yang digunakan dalam membantu kegiatan sehari‑hari para ibu rumah tangga.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memberikan solusi yang baik dalam peningkatan jumlah produksi peralatan rumah tangga berbahan bambu yang tersedia dengan baik di sekitar lingkungan desa Mekarsari.Dalam kegiatan yang melibatkan mahasiswa KKM41, dosen Universitas Bina Bangsa, warga sekitar, pengrajin bambu, dan aparatur desa, pengabdian kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Penelitian selanjutnya dapat meneliti tingkat penerimaan pasar produk anyaman bambu rumah tangga di kalangan konsumen muda dengan menggunakan pendekatan survei kuantitatif serta wawancara mendalam. Hal ini penting untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian dibandingkan dengan produk plastik atau aluminium yang lebih modern. Selanjutnya, dapat dikembangkan desain baru yang menggabungkan prinsip ergonomi dan estetika kontemporer, kemudian diuji melalui prototipe lapangan untuk menilai peningkatan kenyamanan dan daya tarik visual. Penelitian ini dapat melibatkan pengguna rumah tangga secara langsung sehingga hasilnya dapat memberikan rekomendasi desain yang lebih kompetitif. Selain itu, analisis siklus hidup (life‑cycle assessment) produk anyaman bambu dibandingkan dengan bahan konvensional perlu dilakukan untuk mengukur jejak karbon dan dampak lingkungan secara menyeluruh. Data tersebut dapat mendukung kebijakan produksi berkelanjutan dan membantu memperkuat argumentasi pemasaran produk ramah lingkungan. Penelitian ketiga dapat mengevaluasi model skala produksi berbasis pengelolaan hutan bambu yang berkelanjutan, termasuk teknik penanaman, panen selektif, dan pemberdayaan komunitas lokal. Dengan mengintegrasikan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan, studi lanjutan ini diharapkan dapat memperluas dampak positif program pengabdian serta meningkatkan kesejahteraan pengrajin bambu di wilayah tersebut.

Read online
File size562.18 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test