UNTADUNTAD

Jurnal Studi Inovasi PemerintahanJurnal Studi Inovasi Pemerintahan

Penelitian ini membahas permasalahan manajemen penanggulangan bencana banjir di Desa Balongga, Kabupaten Sigi, dengan fokus pada peran BPBD dalam seluruh tahapan penanganan bencana. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas upaya BPBD, tantangan yang dihadapi, serta keterlibatan masyarakat dan instansi terkait dalam proses tanggap darurat, pemulihan, dan pembangunan kembali. Penelitian ini menggunakan teori manajemen bencana dari Nick Carter, yang meliputi tiga aspek utama: tanggapan (response), pemulihan (recovery), dan pembangunan (development). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dimana pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan empat informan utama, yaitu BPBD Kabupaten Sigi, aparat Desa Balongga, serta masyarakat Desa Balongga. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa BPBD Kabupaten Sigi sudah berjalan cukup optimal dalam memberikan bantuan dan evakuasi korban saat banjir melalui kerja sama dengan berbagai instansi pada banjir di Desa Balongga. Namun, proses pemulihan dan pembangunan kembali masih lambat karena terbatasnya anggaran, infrastruktur, dan partisipasi masyarakat. Selain itu, upaya mitigasi jangka panjang seperti edukasi dan pembangunan infrastruktur tahan banjir juga masih kurang. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan referensi oleh pihak-pihak yang ingin melakukan penelitian terkait Manajemen Penanggulangan Bencana.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPBD telah berupaya maksimal dalam memberikan bantuan logistik dan evakuasi korban melalui koordinasi lintas instansi, meskipun masih terdapat kendala seperti cuaca ekstrem, keterbatasan anggaran, dan kurangnya partisipasi masyarakat.Penelitian juga menyoroti perlunya peningkatan kapasitas BPBD, pelibatan aktif masyarakat, serta investasi pada infrastruktur tahan bencana sebagai langkah strategis dalam upaya perlindungan dan pengawasan masyarakat dari bahaya bencana banjir.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana sistem peringatan dini berbasis komunitas dapat diintegrasikan dengan operasi BPBD di Desa Balongga untuk meningkatkan respon cepat terhadap banjir. Selanjutnya, perlu diteliti pengaruh penerapan anggaran partisipatif, di mana masyarakat terlibat dalam perencanaan dan alokasi dana mitigasi, terhadap kecepatan pembangunan infrastruktur tahan banjir di wilayah pedesaan. Selain itu, studi komparatif mengenai penggunaan peta digital risiko banjir dalam memperkuat koordinasi antar‑instansi, seperti BPBD, Dinas PUPR, dan lembaga swadaya masyarakat, dapat memberikan insight tentang efisiensi komunikasi dan penyaluran bantuan. Ketiga arah penelitian tersebut akan memperkaya pengetahuan tentang strategi penguatan kapasitas lokal, partisipasi warga, serta teknologi informasi dalam manajemen bencana, sehingga dapat memberikan solusi yang lebih holistik dan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Balongga dan daerah serupa.

  1. PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENANGGULANGAN BENCANA | Jurnal Pemerintahan Dan Keamanan Publik (JP dan... ejournal.ipdn.ac.id/JPKP/article/view/1088PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENANGGULANGAN BENCANA Jurnal Pemerintahan Dan Keamanan Publik JP dan ejournal ipdn ac JPKP article view 1088
  2. Sosialisasi Undang-Undang Tentang Manajemen Penanggulangan Bencana di Kota Serang | WINDRADI: Jurnal... ejournal-fia.unkris.ac.id/index.php/windradi/article/view/233Sosialisasi Undang Undang Tentang Manajemen Penanggulangan Bencana di Kota Serang WINDRADI Jurnal ejournal fia unkris ac index php windradi article view 233
Read online
File size3.44 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test