UNPAMUNPAM

Jurnal Informatika Universitas PamulangJurnal Informatika Universitas Pamulang

Sistem Informasi Akademi yang berfokus pada modul absensi merupakan kelanjutan dari absensi manual yang memberlakukan penggunaan kertas absensi yang diparaf oleh mahasiswa. Modul absensi di Universitas Universal dapat dirancang memanfaatkan teknologi dan jaringan internet, dimana mahasiswa hanya menggunakan smartphone untuk scan Quick-Response Code (QR Code) dan aplikasi berbasis web untuk dosen memverifikasi absensi. Modul absensi dirancang menggunakan real time untuk pengolahan data. Model proses perangkat lunak yang digunakan dalam pengembangan perangkat lunak yaitu model waterfall dan dibantu dengan analisis menggunakan Unified Modelling Language (UML). Implementasi aplikasi menggunakan bahasa pemrograman Hypertext Prepocessor (PHP) untuk aplikasi web dan Java untuk aplikasi mobile, serta database menggunakan MySQL. Hasil dari perancangan bangun modul absensi berupa aplikasi mobile untuk digunakan oleh mahasiswa yang bisa scan QR Code sebagai absensi, dan aplikasi web untuk digunakan oleh dosen sebagai verifikasi absensi yang telah scan QR Code serta mahasiswa yang tidak hadir. Absensi online lebih efektif bila dibandingkan dengan absensi manual.

Berdasarkan perancangan dan hasil pembangunan sistem absensi mahasiswa berbasis mobile dan web pada Universitas Universal, dapat disimpulkan bahwa sistem absensi berbasis mobile dan web dapat dirancang dan dibangun dengan menggunakan model waterfall dan analisis pemodelan UML.Selain itu, fitur QR Code pada sistem absensi mahasiswa dapat digunakan sebagai media akses bagi mahasiswa untuk melakukan absensi di kelas.Dengan demikian, sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses absensi di lingkungan Universitas Universal.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, sistem absensi mahasiswa sebaiknya diintegrasikan ke dalam Sistem Informasi Akademik kampus agar data absensi dapat ditarik secara otomatis dari database akademik kampus. Kedua, sistem absensi berbasis mobile dapat dikembangkan agar kompatibel dengan berbagai sistem operasi smartphone seperti Android, iOS, dan Windows Phone. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji dan meningkatkan keamanan sistem, termasuk implementasi otentikasi multi-faktor dan enkripsi data untuk melindungi informasi sensitif mahasiswa. Pengembangan ini akan memastikan sistem absensi tidak hanya efisien tetapi juga aman dan terintegrasi dengan infrastruktur akademik yang ada, memberikan manfaat yang lebih besar bagi seluruh pengguna.

Read online
File size608.18 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test