PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA
Jurnal Indonesia Sosial TeknologiJurnal Indonesia Sosial TeknologiWaste is a serious problem in developing countries due to infrastructure limitations, one of which is the city of Pekanbaru. The existence of the landfill triggered the arrival of informal workers such as scavengers to collect waste as recycled product materials. Most scavengers live below the poverty line, even though scavengers have a role in restraining the waste generation rate in landfills. This study aims to analyze the potential integration of scavengers in the Muara Fajar Landfill Area with formal workers using integrated waste management, Clean Pekanbaru Movement. The research was conducted using observation methods, interviews, and questionnaires filled out by scavenger and collector respondents in the landfill area. The recycling rate (RR) of the Muara Fajar landfill area is 1.08%, and the average individual RR of 150 scavengers is 0.72%. The proposed integrated waste management concept is the Clean Pekanbaru Movement, which manages the Muara Fajar landfill area and acts as a recycling industry player. The study results show that the recycling rate at the Muara Fajar landfill only reaches 1.08%, while the average individual scavenger only reaches 0.72%. The Pekanbaru Clean Movement model is proposed as a solution into a formal waste management system with regulatory support and the recycling industry. As many as 82% of respondents are willing to participate in this program for a fixed income and better social security. This study concludes that the potential for waste generation because of recyclable materials is still huge, and the potential for integration is very possible at the Muara Fajar Landfill, Pekanbaru. Implementing this program can improve the social welfare of scavengers and reduce the environmental impact due to the open waste disposal system.
The Pekanbaru Bersih Movement offers a solution to improve the welfare of scavengers and reduce waste accumulation at the Muara Fajar landfill.The study reveals a low recycling rate of 1.72% among individual scavengers, highlighting the potential for improvement.A significant 82% of respondents expressed willingness to participate in the integration program, indicating its potential for success in providing fixed incomes and social security.
Further research should investigate the economic feasibility of establishing large-scale recycling facilities in Pekanbaru City to reduce transportation costs and enhance the competitiveness of recycled products. Additionally, studies are needed to explore the social impact of integrating scavengers into the formal waste management system, focusing on potential disruptions to existing informal networks and strategies to ensure equitable benefits. Finally, research should focus on developing innovative technologies for waste processing, such as converting organic waste into compost or energy, to maximize resource recovery and minimize environmental impact, building upon the existing incineration-based PLTSa concept and addressing the challenges of product quality from recycled materials.
| File size | 291.14 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNRAMUNRAM Program ini tidak hanya bersifat solusi jangka pendek, tetapi juga strategis dalam mendukung ketahanan pakan lokal, mengurangi ketergantungan pada pakanProgram ini tidak hanya bersifat solusi jangka pendek, tetapi juga strategis dalam mendukung ketahanan pakan lokal, mengurangi ketergantungan pada pakan
UNRAMUNRAM Integrasi antara inovasi pakan dan keterampilan digital ini tidak hanya berkontribusi pada ketahanan pangan dan ekonomi lokal, tetapi juga menjadi buktiIntegrasi antara inovasi pakan dan keterampilan digital ini tidak hanya berkontribusi pada ketahanan pangan dan ekonomi lokal, tetapi juga menjadi bukti
UNRAMUNRAM Program ini terbukti efektif memberdayakan masyarakat Kulaba dalam mengelola limbah pertanian menjadi biokompos, sehingga dapat mengurangi penggunaan pupukProgram ini terbukti efektif memberdayakan masyarakat Kulaba dalam mengelola limbah pertanian menjadi biokompos, sehingga dapat mengurangi penggunaan pupuk
JOURNALWIDYAKARYAJOURNALWIDYAKARYA Selain itu, 12 unit tong sampah organik dan anorganik ditempatkan di sekolah, masjid, mushola, dan fasilitas publik lainnya. Data dikumpulkan melalui observasi,Selain itu, 12 unit tong sampah organik dan anorganik ditempatkan di sekolah, masjid, mushola, dan fasilitas publik lainnya. Data dikumpulkan melalui observasi,
ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE 42 (Gross B/C >1), dan PP 1,45 (PP < umur bisnis) dengan umur bisnis yaitu 8 tahun. Berdasarkan hasil perhitungan nilai tambah dengan metode Hayami, diperoleh42 (Gross B/C >1), dan PP 1,45 (PP < umur bisnis) dengan umur bisnis yaitu 8 tahun. Berdasarkan hasil perhitungan nilai tambah dengan metode Hayami, diperoleh
ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE Temuan ini mengungkapkan bahwa Kompetensi aparatur desa, sistem pengendalian internal pemerintah, dan aksesibilitas laporan pertanggung jawaban keuanganTemuan ini mengungkapkan bahwa Kompetensi aparatur desa, sistem pengendalian internal pemerintah, dan aksesibilitas laporan pertanggung jawaban keuangan
JOURNALCENTERJOURNALCENTER Penelitian ini mengonfirmasi bahwa direct marketing dan kualitas produk berperan penting dalam meningkatkan minat beli ulang konsumen pada live streamingPenelitian ini mengonfirmasi bahwa direct marketing dan kualitas produk berperan penting dalam meningkatkan minat beli ulang konsumen pada live streaming
UNMUNM Hal ini dapat dilihat dari analisis deskriptif, yang menunjukkan 3 indikator berada pada kategori tinggi yaitu distribusi, promosi dan budaya. , berdasarkanHal ini dapat dilihat dari analisis deskriptif, yang menunjukkan 3 indikator berada pada kategori tinggi yaitu distribusi, promosi dan budaya. , berdasarkan
Useful /
PENERBITPENERBIT Buku ini mengandung materi konsep moderasi beragama dengan basis konsep Pratyaksa Pramana, yang merupakan pengetahuan yang dialami anak-anak melalui pengalamanBuku ini mengandung materi konsep moderasi beragama dengan basis konsep Pratyaksa Pramana, yang merupakan pengetahuan yang dialami anak-anak melalui pengalaman
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan sampel terdiri dari kelas XI IPA 4 sebagai kelas eksperimen I dan kelas XI IPA 2 sebagaiPengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan sampel terdiri dari kelas XI IPA 4 sebagai kelas eksperimen I dan kelas XI IPA 2 sebagai
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD The instrument used in this study was a three-level multiple choice diagnostic test. The results showed students misconceptions about colloid materialThe instrument used in this study was a three-level multiple choice diagnostic test. The results showed students misconceptions about colloid material
JOURNALWIDYAKARYAJOURNALWIDYAKARYA Pelatihan ini merupakan hasil kerja sama antara FEB Unika Widya Karya dan Komunitas Penulis Katolik Deo Gratias. Akhirnya, dihasilkanlah kumpulan featurePelatihan ini merupakan hasil kerja sama antara FEB Unika Widya Karya dan Komunitas Penulis Katolik Deo Gratias. Akhirnya, dihasilkanlah kumpulan feature