JOURNALWIDYAKARYAJOURNALWIDYAKARYA
ASAWIKA: Media Sosialisasi Abdimas Widya KaryaASAWIKA: Media Sosialisasi Abdimas Widya KaryaPenumpukan sampah organik merupakan permasalahan utama di wilayah pedesaan Indonesia, di mana sebagian besar sampah rumah tangga masih dibakar atau dibuang sembarangan sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan dan risiko kesehatan. Dusun Bedali, Kabupaten Malang, menghadapi kondisi serupa dengan lebih dari 60% timbulan sampah harian berupa sampah organik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan menghadirkan solusi berkelanjutan melalui penerapan teknologi komposter sederhana dan penyediaan sarana pemilahan sampah yang dipadukan dengan edukasi partisipatif. Program ini menerapkan pendekatan berbasis komunitas melalui sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan. Warga dilibatkan langsung dalam pembuatan komposter bahan tong plastik 60 liter yang dimodifikasi dengan pipa ventilasi, saringan, dan wadah penampung pupuk cair. Selain itu, 12 unit tong sampah organik dan anorganik ditempatkan di sekolah, masjid, mushola, dan fasilitas publik lainnya. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan survei kepada 30 rumah tangga, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menilai perubahan perilaku dan dampak lingkungan. Hasil menunjukkan komposter menghasilkan pupuk cair dalam tiga minggu dan pupuk padat dalam tiga bulan, yang bermanfaat bagi pekarangan dan pertanian skala kecil. Tong sampah terpilah berhasil meningkatkan praktik pemilahan, mengurangi pembakaran sampah, dan memperbaiki kebersihan lingkungan. Secara ekonomi, pupuk organik menekan ketergantungan warga terhadap pupuk kimia. Meski terdapat kendala seperti keterbatasan ruang dan lamanya waktu pengomposan, program ini terbukti layak secara teknis dan dapat diterima secara sosial. Keberlanjutan program membutuhkan pendampingan berkelanjutan, penyediaan komposter komunal, serta integrasi dengan kebijakan desa.
Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat di Dusun Bedali, program ini terbukti berhasil menghadirkan solusi nyata bagi persoalan pengelolaan sampah organik rumah tangga.Melalui pemanfaatan komposter sederhana dan penyediaan sarana persampahan terpilah, masyarakat memperoleh pengetahuan baru sekaligus keterampilan praktis dalam mengolah sampah menjadi pupuk organik cair maupun padat.Keberhasilan utama terlihat dari meningkatnya kesadaran warga untuk memilah sampah, berkurangnya kebiasaan membakar limbah organik, serta adanya manfaat ekonomi berupa pemanfaatan pupuk organik pada lahan pertanian dan pekarangan.
Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan: Pertama, perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas berbagai jenis bahan aktivator dalam mempercepat proses pengomposan di lingkungan pedesaan, dengan mempertimbangkan ketersediaan bahan lokal dan dampaknya terhadap kualitas pupuk organik. Kedua, penelitian tentang pengembangan model bisnis pengelolaan sampah organik berbasis masyarakat, termasuk skema pendanaan berkelanjutan dan potensi pasar untuk produk pupuk organik, menjadi penting untuk memastikan keberlanjutan program. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam mengenai persepsi dan motivasi warga dalam berpartisipasi dalam program pengelolaan sampah organik, akan membantu merancang strategi komunikasi dan pendekatan sosialisasi yang lebih efektif. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat menghasilkan solusi yang komprehensif dan berkelanjutan dalam pengelolaan sampah organik di wilayah pedesaan, serta berkontribusi pada peningkatan kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
- Radware Bot Manager Captcha. radware manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human... iopscience.iop.org/article/10.1088/1755-1315/399/1/012090Radware Bot Manager Captcha radware manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human iopscience iop article 10 1088 1755 1315 399 1 012090
- Sistem Aquaponik sebagai Solusi Berkelanjutan untuk Meningkatkan Produksi Ikan dan Sayuran di Lingkungan... doi.org/10.46576/rjpkm.v6i2.6209Sistem Aquaponik sebagai Solusi Berkelanjutan untuk Meningkatkan Produksi Ikan dan Sayuran di Lingkungan doi 10 46576 rjpkm v6i2 6209
- Rural Waste Management System in Southern Zone of Gunungkidul Regency | Environmental Research, Engineering... doi.org/10.5755/j01.erem.78.1.29537Rural Waste Management System in Southern Zone of Gunungkidul Regency Environmental Research Engineering doi 10 5755 j01 erem 78 1 29537
| File size | 515.98 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
STTBERITAHIDUPSTTBERITAHIDUP Temuan penelitian menunjukkan bahwa model kesaksian tidak harus bersifat konfrontatif, melainkan berakar pada tiga pilar utama: ketaatan relasional yangTemuan penelitian menunjukkan bahwa model kesaksian tidak harus bersifat konfrontatif, melainkan berakar pada tiga pilar utama: ketaatan relasional yang
JOURNALSJOURNALS Permasalahan limbah elektronik (e-waste) menjadi isu lingkungan global yang mendesak, khususnya di negara-negara berkembang. Kegiatan pengabdian internasionalPermasalahan limbah elektronik (e-waste) menjadi isu lingkungan global yang mendesak, khususnya di negara-negara berkembang. Kegiatan pengabdian internasional
IPBIPB Pola pencemaran lokasi penangkapan ikan dirumuskan sebagai Y1=0,220X1 0,085X2 0,227X4 0,204X5-4,540. Produksi ikan terganggu signifikan oleh limbah dariPola pencemaran lokasi penangkapan ikan dirumuskan sebagai Y1=0,220X1 0,085X2 0,227X4 0,204X5-4,540. Produksi ikan terganggu signifikan oleh limbah dari
INDOPUBLISHINGINDOPUBLISHING Pengabdian ini telah memberikan dampak signifikan dalam peningkatan kemampuan digital marketing anggota Karang Taruna Cinta Rakyat.melalui pelatihan yangPengabdian ini telah memberikan dampak signifikan dalam peningkatan kemampuan digital marketing anggota Karang Taruna Cinta Rakyat.melalui pelatihan yang
JURNALHUKUMDANPERADILANJURNALHUKUMDANPERADILAN Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi waris masyarakat Tanah Luwu, menganalisis pandangan tentang kesetaraan gender dalam mendistribusikanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi waris masyarakat Tanah Luwu, menganalisis pandangan tentang kesetaraan gender dalam mendistribusikan
STIA LK DUMAISTIA LK DUMAI Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro pada pasal 5 menjelaskan bahwa seluruh kegiatan yang sifatnya menghimpun dan menyalurkanUndang-Undang Nomor 1 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro pada pasal 5 menjelaskan bahwa seluruh kegiatan yang sifatnya menghimpun dan menyalurkan
SERAMBI MEKKAHSERAMBI MEKKAH Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi potensi produksi ikan berdasar nilai morphoedaphic index. Pengamatan dilakukan selama setahun, mulai OktoberPenelitian ini bertujuan untuk mengestimasi potensi produksi ikan berdasar nilai morphoedaphic index. Pengamatan dilakukan selama setahun, mulai Oktober
UMSBUMSB Hasil analisa terhadap kapasitas pengembangan dermaga pelabuhan adalah bahwa panjang dermaga efektif saat ini 100 m sedangkan total panjang dermaga yangHasil analisa terhadap kapasitas pengembangan dermaga pelabuhan adalah bahwa panjang dermaga efektif saat ini 100 m sedangkan total panjang dermaga yang
Useful /
IPBIPB Penanggulangan banjir selanjutnya harus melibatkan partisipasi masyarakat, perencanaan tata ruang yang mengontrol perubahan penggunaan lahan, serta analisisPenanggulangan banjir selanjutnya harus melibatkan partisipasi masyarakat, perencanaan tata ruang yang mengontrol perubahan penggunaan lahan, serta analisis
IPBIPB Kandungan timbal dalam tanah sebelum penanaman paling tinggi terdeteksi pada persawahan bagian selatan dengan jarak 2000 m dari sumber emisi, sementaraKandungan timbal dalam tanah sebelum penanaman paling tinggi terdeteksi pada persawahan bagian selatan dengan jarak 2000 m dari sumber emisi, sementara
IPBIPB Tutupan lahan hutan di Tahura Sekitar Tanjung telah mengalami perubahan dari tahun 2000 sampai tahun 2015. Perubahan tutupan hutan terbesar dikarenakanTutupan lahan hutan di Tahura Sekitar Tanjung telah mengalami perubahan dari tahun 2000 sampai tahun 2015. Perubahan tutupan hutan terbesar dikarenakan
IPBIPB Penambahan pasir ke dalam tanah merupakan tantangan untuk mengatasi masalah tersebut. Penambahan pasir juga sangat diperlukan untuk pertumbuhan dan aktivitasPenambahan pasir ke dalam tanah merupakan tantangan untuk mengatasi masalah tersebut. Penambahan pasir juga sangat diperlukan untuk pertumbuhan dan aktivitas