HABIHABI

Jurnal Pendidikan dan KebudayaanJurnal Pendidikan dan Kebudayaan

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas intervensi psikoedukatif berbasis PURE Model dalam meningkatkan subjective well-being (SWB) pada individu dewasa yang mengalami pengangguran. Desain yang digunakan adalah mixed methods dengan model embedded, di mana pendekatan kuantitatif (Eksperimental) menjadi dominan dan data kualitatif mendukung pemahaman hasil. Tiga partisipan yang memenuhi kriteria dipilih melalui purposive sampling. Tahapan penelitian meliputi pre-test, intervensi psikoedukatif selama empat hari berdasarkan empat domain PURE Model (Purpose, Understanding, Responsibility, Evaluation), serta post-test. Instrumen yang digunakan adalah Life Satisfaction Scale, PANAS, dan Flourishing Scale. Analisis kuantitatif dilakukan menggunakan uji normalitas dan paired t-test dengan bantuan RStudio, sedangkan data refleksi dianalisis secara tematik. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor SWB, namun tidak signifikan secara statistik (p = 0,078). Meskipun demikian, analisis kualitatif menunjukkan transformasi positif dalam makna hidup, motivasi, dan sikap partisipan terhadap diri dan masa depan. Temuan ini mengindikasikan bahwa intervensi berbasis makna dapat memperkuat kesejahteraan psikologis, terutama dalam situasi ketidakpastian pekerjaan. Dengan demikian, PURE Model dinilai potensial sebagai pendekatan alternatif dalam meningkatkan SWB pada kelompok rentan seperti pengangguran terdidik.

Secara keseluruhan, meskipun bukti kuantitatif belum menunjukkan efek yang signifikan secara statistik, data kualitatif memberikan gambaran yang kuat mengenai efektivitas intervensi.Partisipan mengalami transformasi dalam persepsi diri dan penghayatan hidup, serta mulai membangun motivasi dan strategi untuk keluar dari kondisi stagnan.Oleh karena itu, pendekatan intervensi berbasis makna seperti PURE Model memiliki nilai penting dalam mendukung kesejahteraan psikologis individu pengangguran dan layak dipertimbangkan dalam praktik intervensi psikologi positif.

Penelitian lanjutan sebaiknya memperluas ukuran dan keragaman sampel dengan melibatkan minimal tiga puluh peserta yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia, sehingga temuan dapat lebih representatif bagi populasi pengangguran terdidik. Selain itu, peneliti dapat menerapkan desain studi longitudinal selama enam bulan dengan tiga titik pengukuran (pre‑test, post‑test, dan follow‑up tiga bulan) untuk menilai apakah peningkatan subjective well‑being yang diperoleh bersifat tahan lama. Intervensi PURE Model dapat dibandingkan secara langsung dengan program psikoedukasi lain, misalnya program berbasis Cognitive‑Behavioural Therapy, melalui desain eksperimental berkelompok dengan kelompok kontrol aktif, guna mengidentifikasi perbedaan efektivitas masing‑masing pendekatan. Variabel mediator seperti rasa makna hidup, self‑efficacy, dan dukungan sosial sebaiknya diukur secara terpisah untuk menguji jalur mekanisme yang menjelaskan bagaimana intervensi memengaruhi kesejahteraan psikologis. Penggunaan teknologi digital, misalnya aplikasi mobile yang menyediakan modul PURE Model secara interaktif, dapat dieksplorasi untuk meningkatkan keterjangkauan dan kepatuhan peserta terhadap program. Analisis data dapat memperluas teknik statistik dengan multilevel modeling untuk menangani data berulang dan variasi antar‑individu, sehingga estimasi efek intervensi menjadi lebih akurat. Studi kualitatif mendalam melalui wawancara semi‑terstruktur setelah intervensi dapat memberikan insight tentang pengalaman subjektif peserta serta faktor kontekstual yang mempengaruhi keberhasilan program. Dengan mengintegrasikan pendekatan kuantitatif dan kualitatif serta memperhatikan faktor-faktor metodologis yang sebelumnya menjadi keterbatasan, penelitian berikutnya diharapkan dapat menghasilkan bukti yang lebih kuat tentang potensi PURE Model dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis pengangguran terdidik.

  1. Vol 2, No 4 (2025). vol oktober doi https jpk v2i4 table contents artikel peran dukungan keluarga kesepian... jurnal.habi.ac.id/index.php/JPK/issue/view/93Vol 2 No 4 2025 vol oktober doi https jpk v2i4 table contents artikel peran dukungan keluarga kesepian jurnal habi ac index php JPK issue view 93
  2. Using thematic analysis in psychology: Qualitative Research in Psychology: Vol 3, No 2. thematic analysis... doi.org/10.1191/1478088706qp063oaUsing thematic analysis in psychology Qualitative Research in Psychology Vol 3 No 2 thematic analysis doi 10 1191 1478088706qp063oa
  3. APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/0033-2909.95.3.542APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 0033 2909 95 3 542
Read online
File size669.86 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test