IJNMSIJNMS
International Journal of Nursing and Midwifery Science (IJNMS)International Journal of Nursing and Midwifery Science (IJNMS)Kesalahan pengobatan merupakan penyebab utama insiden keselamatan pasien di fasilitas pelayanan kesehatan primer, terutama selama fase peresepan dan transkripsi, yaitu tahap awal penggunaan obat. Studi kasus ini mengkaji kesalahan pengobatan terkait pemberian salep gentamicin yang tidak tepat untuk keluhan mata pada seorang pasien. Data diperoleh melalui peninjauan rekam medis, audit dokumentasi, laporan insiden, dan wawancara mendalam dengan petugas kesehatan yang terlibat. Studi ini mengungkapkan berbagai ketidaksesuaian dalam fase peresepan, seperti resep yang sulit dibaca, nama obat yang tidak lengkap, instruksi penggunaan yang dihilangkan, dan tidak adanya informasi klinis penting, termasuk riwayat alergi, tanggal resep, dan parameter fisiologis pasien. Dalam fase transkripsi, kesalahan terjadi karena penyalinan nama obat dan instruksi penggunaan yang tidak akurat. Sejumlah faktor sistemik berkontribusi pada insiden ini, termasuk beban kerja yang tinggi, keterbatasan sumber daya manusia, dan implementasi prosedur keselamatan obat yang suboptimal sesuai dengan standar pelayanan farmasi nasional. Temuan studi ini menekankan perlunya meningkatkan kejelasan dalam peresepan, memperkuat mekanisme verifikasi, dan mematuhi SOP sebagai langkah penting dalam meminimalkan kesalahan pengobatan dan meningkatkan keselamatan pasien.
Studi ini menyimpulkan bahwa kesalahan pengobatan dalam fase peresepan dan transkripsi merupakan kontributor utama terhadap keselamatan pasien di fasilitas pelayanan kesehatan primer.Kesalahan dalam fase peresepan terutama melibatkan indikasi obat yang tidak tepat, pemilihan obat, dan resep yang tidak jelas dan tidak lengkap.Sementara itu, kesalahan dalam fase transkripsi sebagian besar disebabkan oleh keterbacaan resep yang buruk, penggunaan singkatan yang tidak standar, proses verifikasi yang lemah, dan komunikasi yang tidak efektif antara dokter dan apoteker.Upaya peningkatan sistem yang komprehensif diperlukan, termasuk memperkuat prosedur operasi standar (SOP) peresepan dan verifikasi, meningkatkan kompetensi petugas kesehatan melalui pelatihan obat, meningkatkan budaya keselamatan pasien, dan memanfaatkan teknologi seperti peresepan elektronik.
Berdasarkan temuan ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian kuantitatif untuk mengukur prevalensi dan pola kesalahan pengobatan di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan primer di Indonesia, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti karakteristik petugas kesehatan, jenis obat yang digunakan, dan sistem informasi yang tersedia. Kedua, penelitian kualitatif yang lebih mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi persepsi dan pengalaman petugas kesehatan terkait faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kesalahan pengobatan, serta hambatan dan fasilitator dalam implementasi prosedur keselamatan obat. Ketiga, penelitian intervensi dapat dilakukan untuk menguji efektivitas berbagai strategi peningkatan keselamatan obat, seperti pelatihan petugas kesehatan, implementasi sistem peresepan elektronik, dan penerapan budaya keselamatan yang positif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti yang lebih kuat untuk mendukung pengembangan kebijakan dan program yang efektif dalam mencegah kesalahan pengobatan dan meningkatkan keselamatan pasien di fasilitas pelayanan kesehatan primer.
| File size | 418.9 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
IJNMSIJNMS Konsep dasar pendidikan adalah suatu proses belajar yang berarti dalam pendidikan itu terjadi proses pertumbuhan, perkembangan atau perubahan ke arah yangKonsep dasar pendidikan adalah suatu proses belajar yang berarti dalam pendidikan itu terjadi proses pertumbuhan, perkembangan atau perubahan ke arah yang
IJNMSIJNMS Gejala umum termasuk demam (96,1%), nyeri mengunyah (61,8%), dan kesulitan menelan (51,3%). Hanya 59,2% yang telah menerima vaksinasi MR, dan 65,8% tinggalGejala umum termasuk demam (96,1%), nyeri mengunyah (61,8%), dan kesulitan menelan (51,3%). Hanya 59,2% yang telah menerima vaksinasi MR, dan 65,8% tinggal
IJNMSIJNMS The Wilcoxon signed-rank test demonstrated a significant difference in motivation levels before and after the intervention (p < 0. This approach, aligningThe Wilcoxon signed-rank test demonstrated a significant difference in motivation levels before and after the intervention (p < 0. This approach, aligning
STIKESSUAKAINSANSTIKESSUAKAINSAN Sedangkan di SMA Frater Don Bosco, sekolah belum memiliki sumber daya yang kompeten dalam melaksanakan kegiatan aspek tersebut. Para guru ditemukan belumSedangkan di SMA Frater Don Bosco, sekolah belum memiliki sumber daya yang kompeten dalam melaksanakan kegiatan aspek tersebut. Para guru ditemukan belum
JURNALPOLTEKBANGJAYAPURAJURNALPOLTEKBANGJAYAPURA Mitra kerjasama kegiatan ini adalah masyarakat di lingkungan sekitar Politeknik Penerbangan Palembang. Kegiatan ini dilakukan dengan metode partisipatifMitra kerjasama kegiatan ini adalah masyarakat di lingkungan sekitar Politeknik Penerbangan Palembang. Kegiatan ini dilakukan dengan metode partisipatif
UTPUTP Penelitian ini merekomendasikan sektor perbankan meningkatkan kualitas layanan untuk mengurangi tekanan dari nasabah terhadap karyawan, serta manajemenPenelitian ini merekomendasikan sektor perbankan meningkatkan kualitas layanan untuk mengurangi tekanan dari nasabah terhadap karyawan, serta manajemen
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA This study wants to find out what eleventh-grade students at Miftahul Ulum Anggana Private Madrasah Aliyah knew before and after getting first aid trainingThis study wants to find out what eleventh-grade students at Miftahul Ulum Anggana Private Madrasah Aliyah knew before and after getting first aid training
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Jumlah sampel yaitu 69 siswa, 13 guru dan staf. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil analisis yaitu pengetahuan siswa tentang penanganan cederaJumlah sampel yaitu 69 siswa, 13 guru dan staf. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil analisis yaitu pengetahuan siswa tentang penanganan cedera
Useful /
JOURNAL UIM MAKASSARJOURNAL UIM MAKASSAR Kreidlers (1998) framework for interpreting language, the study applied qualitative content analysis. The findings reveal five types of figurative languageKreidlers (1998) framework for interpreting language, the study applied qualitative content analysis. The findings reveal five types of figurative language
JOURNAL UIM MAKASSARJOURNAL UIM MAKASSAR In response to these difficulties, the majority of students preferred employing either free or literal translation methods, as these approaches facilitatedIn response to these difficulties, the majority of students preferred employing either free or literal translation methods, as these approaches facilitated
STTCIREBONSTTCIREBON Bahkan dalam sejarah Islam, masjid turut memegang peranan dalam aktivitas sosial kemasyarakatan hingga kemiliteran. Masjid Kanoman ini pernah menjadi pusatBahkan dalam sejarah Islam, masjid turut memegang peranan dalam aktivitas sosial kemasyarakatan hingga kemiliteran. Masjid Kanoman ini pernah menjadi pusat
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Penggunaan teknologi informasi di Era Digital 4. 0 saat ini tidak dapat dilepaskan dari kehidupan manusia. Peluang tersebut harus dapat dimanfaatkan olehPenggunaan teknologi informasi di Era Digital 4. 0 saat ini tidak dapat dilepaskan dari kehidupan manusia. Peluang tersebut harus dapat dimanfaatkan oleh