BTPBTP
JURNAL MANAJEMEN KULINERJURNAL MANAJEMEN KULINERPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dari Kue Sapik Gula Aren sebagai pendukung daya tarik wisata Kabupaten Solok Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah melalui pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode analisis SWOT dan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder, teknik pengumpulan data dengan observasi dan wawancara. Data yang diperoleh dari hasil pengumpulan data kemudian dianalisis menggunakan analisis SWOT untuk mengetahui apa saja kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dari Kue Sapik Gula Aren sebagai pendukung daya tarik wisata di Kabupaten Solok Selatan. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa Kue Sapik Gula Aren memiliki kekuatan (1) memiliki rasa yang unik yang berasal dari gula aren (2) Kue Sapik Gula Aren hanya dapat ditemukan di Solok Selatan (3) telah tersertifikasi halal dari MUI, dan peluang (1) dapat menjadi pendukung daya tarik wisata baru di Kabupaten Solok Selatan (2) mempromosikan kuliner tradisional (3) mempromosikan perekonomian masyarakat sekitar. Dengan kekuatan dan peluang ini, dapat memanfaatkan peluang yang ada sambil meminimalkan kelemahan dan juga mampu mengatasi berbagai macam ancaman dari Kue Sapik Gula Aren. Dengan demikian, Kue Sapik Gula Aren ini dapat digunakan sebagai pendukung daya tarik wisata Kabupaten Solok Selatan.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Kue Sapik Gula Aren merupakan makanan tradisional khas Kabupaten Solok Selatan yang memiliki rasa manis yang pas, bentuk yang menarik, aroma yang harum berasal dari gula aren, dan proses pembuatannya masih dilakukan secara tradisional dengan menggunakan alat penjepit manual.Kue Sapik Gula Aren memiliki potensi untuk menjadi salah satu daya tarik wisata pendukung di Kabupaten Solok Selatan, sehingga perlu adanya pengembangan dan promosi yang berkelanjutan agar semakin dikenal luas.
Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi persepsi wisatawan terhadap kualitas dan keunikan Kue Sapik Gula Aren, sehingga dapat digunakan untuk meningkatkan strategi pemasaran dan promosi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan produk turunan dari Kue Sapik Gula Aren, seperti variasi rasa atau bentuk yang lebih menarik, untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya tarik wisata. Ketiga, penting untuk dilakukan penelitian mengenai dampak sosial ekonomi dari pengembangan wisata kuliner Kue Sapik Gula Aren terhadap masyarakat lokal, sehingga dapat dirumuskan kebijakan yang mendukung keberlanjutan dan pemerataan manfaat dari sektor pariwisata.
| File size | 150.09 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Di era digital, strategi pemasaran iklan menjadi krusial bagi produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), termasuk AQUA. Penelitian ini bertujuan menganalisisDi era digital, strategi pemasaran iklan menjadi krusial bagi produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), termasuk AQUA. Penelitian ini bertujuan menganalisis
ILININSTITUTEILININSTITUTE Kegiatan PkM di SMA Pelita 2 Jakarta terbukti efektif meningkatkan pemahaman siswa tentang penggunaan antibiotik yang bijak dan mengurangi risiko resistensi,Kegiatan PkM di SMA Pelita 2 Jakarta terbukti efektif meningkatkan pemahaman siswa tentang penggunaan antibiotik yang bijak dan mengurangi risiko resistensi,
OJS INDONESIAOJS INDONESIA 407 dengan sampel penelitian 100 responden berdasarkan data konsumen Rumah Makan Titian Akar dengan mengisi kuesioner. Teknik analisis berupa uji validitas,407 dengan sampel penelitian 100 responden berdasarkan data konsumen Rumah Makan Titian Akar dengan mengisi kuesioner. Teknik analisis berupa uji validitas,
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Alat analisis yang digunakan adalah Analisis Tingkat Kesesuaian dan Analisis Diagram Kartesius. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasilAlat analisis yang digunakan adalah Analisis Tingkat Kesesuaian dan Analisis Diagram Kartesius. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode non‑probability sampling dengan teknik purposive sampling sebanyak 180 respondenTeknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode non‑probability sampling dengan teknik purposive sampling sebanyak 180 responden
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial knowledge, financial attitude, financial technology, financial self-efficacy, dan locusPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial knowledge, financial attitude, financial technology, financial self-efficacy, dan locus
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Pengujian instrumen menggunakan uji validitas, reliabilitas, dan normalitas yang kemudian hasil datanya dianalisis menggunakan analisis regresi linearPengujian instrumen menggunakan uji validitas, reliabilitas, dan normalitas yang kemudian hasil datanya dianalisis menggunakan analisis regresi linear
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Audit pada bank syariah dan bank konvensional sangat berbeda, sehingga dibutuhkan pengawasan yang efektif pada bank syariah, dalam hal ini dibutuhkan auditorAudit pada bank syariah dan bank konvensional sangat berbeda, sehingga dibutuhkan pengawasan yang efektif pada bank syariah, dalam hal ini dibutuhkan auditor
Useful /
ILININSTITUTEILININSTITUTE Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui pelatihan teknis, lokakarya desain, diskusi kelompok terarah, serta pembangunan prototipeMetode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui pelatihan teknis, lokakarya desain, diskusi kelompok terarah, serta pembangunan prototipe
ILININSTITUTEILININSTITUTE Hasil kegiatan sosialisasi menunjukkan bahwa peserta antusias dan memahami manfaat limbah kulit lulur tradisional. Dengan demikian, sosialisasi yang dilakukanHasil kegiatan sosialisasi menunjukkan bahwa peserta antusias dan memahami manfaat limbah kulit lulur tradisional. Dengan demikian, sosialisasi yang dilakukan
ILININSTITUTEILININSTITUTE Peningkatan ini dibuktikan melalui hasil pre dan post test, serta peningkatan keterampilan peserta dalam memanfaatkan hasil laut sebagai bahan pangan olahanPeningkatan ini dibuktikan melalui hasil pre dan post test, serta peningkatan keterampilan peserta dalam memanfaatkan hasil laut sebagai bahan pangan olahan
ILININSTITUTEILININSTITUTE Kesenjangan kompetensi digital, rendahnya motivasi, dan ketiadaan sistem evaluasi yang sistematis menjadi kendala utama dalam optimalisasi pembelajaranKesenjangan kompetensi digital, rendahnya motivasi, dan ketiadaan sistem evaluasi yang sistematis menjadi kendala utama dalam optimalisasi pembelajaran