UNIPASUNIPAS
Kertha WidyaKertha WidyaKontribusi pajak memiliki porsi besar dalam pendapatan negara yang tercermin dalam APBN. Pendapatan negara dari pajak berasal dari berbagai jenis pajak, salah satunya PPh. Subjek pajak yang dikenai PPh adalah Wajib Pajak dalam negeri yang memiliki peredaran bruto tertentu. PP No. 55 Tahun 2022 merupakan peraturan perpajakan yang mengatur mengenai PPh yang dikenakan bagi Wajib Pajak yang memiliki peredaran bruto tertentu. Pasal 56 PP No. 55 Tahun 2022 menjadi perhatian dalam penelitian ini karena setelah melewati batasan omzet Rp500.000.000,00 selama setahun Wajib Pajak berkewajiban melakukan kewajiban perpajakan berupa pembayaran pajak. Namun, Wajib Pajak belum memahami hal tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan jenis penelitian hukum empiris. Penelitian ini dilakukan di KPP Pratama Singaraja dengan menggunakan wawancara dan dokumentasi.
Pengenaan Pajak Penghasilan bagi Wajib Pajak yang memiliki peredaran bruto tertentu yang menggunakan tarif pajak 0,5% belum berjalan efektif, karena peran Wajib Pajak masih kurang dalam tingkat kepatuhan pelaporan pajaknya, sehingga Wajib Pajak belum melakukan kewajiban perpajakannya dengan benar atau seusai dengan peraturan perpajakan yang berlaku.Hambatan yang ditemui oleh KPP Pratama Singaraja dalam penerapan Pasal 56 Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2022 dapat dikategorikan menjadi 2 (dua) yaitu hambatan internal dan hambatan eksternal.Hambatan internal terkait dengan data Wajib Pajak yang terdaftar tidak valid terutama untuk alamat Wajib Pajak.Sedangkan, hambatan eksternal terkait dengan kurangnya kesadaran dan pemahaman Wajib Pajak baik pembayaran maupun pelaporan pajak.Berdasarkan hambatan yang ditemui tersebut, upaya yang dilakukan KPP Pratama Singaraja adalah meningkatkan pelayanan dan pengawasan serta melakukan pendekatan dengan cara melakukan edukasi perpajakan kepada Wajib Pajak terutama Wajib Pajak yang memiliki peredaran bruto tertentu, sehingga harapannya dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan baik membayar dan melaporan pajaknya.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kepatuhan Wajib Pajak dalam melaporkan pajak, khususnya bagi Wajib Pajak yang memiliki peredaran bruto tertentu. Kedua, penelitian tentang strategi edukasi perpajakan yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman Wajib Pajak, terutama dalam hal pembayaran dan pelaporan pajak. Ketiga, penelitian tentang dampak penerapan Pasal 56 Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2022 terhadap penerimaan pajak dan pertumbuhan tax ratio di Indonesia.
| File size | 179.92 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
IJAR IAIKAPDIJAR IAIKAPD Peraturan ini mengenakan pajak penghasilan pada wajib pajak tersebut sebesar sebesar 1% dari omset bruto yang bersifat final. Tujuan dari penelitian iniPeraturan ini mengenakan pajak penghasilan pada wajib pajak tersebut sebesar sebesar 1% dari omset bruto yang bersifat final. Tujuan dari penelitian ini
UMSJUMSJ Penelitian menunjukkan bahwa asimetri informasi, pergantian CEO, dan beban pajak tangguhan tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba, sementaraPenelitian menunjukkan bahwa asimetri informasi, pergantian CEO, dan beban pajak tangguhan tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba, sementara
UMSJUMSJ Tujuan khususnya adalah mengidentifikasi langkah-langkah dan strategi yang diterapkan pemimpin dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung, sertaTujuan khususnya adalah mengidentifikasi langkah-langkah dan strategi yang diterapkan pemimpin dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung, serta
UMSJUMSJ Administrasi Pemerintah Desa dalam perspektif Local Wisdom Karang Kenik berdampak pada penduduk Karang Kenik, khususnya pada kependudukan, ekonomi, pembangunan,Administrasi Pemerintah Desa dalam perspektif Local Wisdom Karang Kenik berdampak pada penduduk Karang Kenik, khususnya pada kependudukan, ekonomi, pembangunan,
UMSJUMSJ Penilaian dilakukan berdasarkan rasio Non Performing Financing (NPF), Financing to Deposit Ratio (FDR), Return on Assets (ROA), Net Operating Margin (NOM),Penilaian dilakukan berdasarkan rasio Non Performing Financing (NPF), Financing to Deposit Ratio (FDR), Return on Assets (ROA), Net Operating Margin (NOM),
STIETRIBHAKTISTIETRIBHAKTI Dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda. Secara parsial variabel beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabelDalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda. Secara parsial variabel beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel
CRIACRIA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) huruf d Undang-Undang Pajak Penghasilan dan Pasal 23 ayat (1) hurufPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) huruf d Undang-Undang Pajak Penghasilan dan Pasal 23 ayat (1) huruf
UNRIKAUNRIKA Motivasi kerja berperan sebagai moderator yang memperlemah hubungan antara kompensasi dan kepuasan kerja, tetapi tidak memiliki efek moderasi terhadapMotivasi kerja berperan sebagai moderator yang memperlemah hubungan antara kompensasi dan kepuasan kerja, tetapi tidak memiliki efek moderasi terhadap
Useful /
UMNUMN Sampel dalam penelitian ini dipilih menggunakan metode purposive sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Data yang digunakanSampel dalam penelitian ini dipilih menggunakan metode purposive sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Data yang digunakan
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Employing Action Research based on the Kemmis and McTaggart model, the study involved two cycles with eight class IX K students selected through purposiveEmploying Action Research based on the Kemmis and McTaggart model, the study involved two cycles with eight class IX K students selected through purposive
UNIPASUNIPAS Penelitian ini merupakan jenis penelitian hukum empiris, bersifat deskriptif, dilakukan di Kepolisian Resor Buleleng dengan menggunakan data primer danPenelitian ini merupakan jenis penelitian hukum empiris, bersifat deskriptif, dilakukan di Kepolisian Resor Buleleng dengan menggunakan data primer dan
UNIPASUNIPAS Pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumen dan wawancara. Data dianalisis secara kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Kepolisian Resor Buleleng.Pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumen dan wawancara. Data dianalisis secara kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Kepolisian Resor Buleleng.