UNDIKMAUNDIKMA

Realita : Jurnal Bimbingan dan KonselingRealita : Jurnal Bimbingan dan Konseling

Setiap orang tua selalu menginginkan yang terbaik untuk anaknya, orang tua mendidik anak atas dasar kasih sayang, tapi kebanyakan orang tua hanya mementingkan kemauan diri sendiri saja, dan mengabaikan kemauan anaknya tanpa mengetahui karakter anak. Hal seperti ini akan berdampak negatif bagi perkembangan anak. Seperti pola asuh otoriter yang diterapkan oleh orang tua, yang dimana setiap keinginan orang tua harus dipenuhi oleh anak, dan apabila anak melanggar atau melawan orang tua tidak segan-segan untuk menghukum anak dengan cara memukul, sehingga anak akan terluka secara fisik dan psikisnya.. . Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pola asuh otoriter dengan sikap egois pada siswa kelas VIII SMP Negeri 13 Mataram Tahun Pelajaran 2017/2018. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VIII SMPN 13 Mataram yang berjumlah 134 siswa. sampel dalam penelitian ini yaitu sebagian dari seluruh jumlah siswa kelas VIII yaitu 33 siswa, dengan sampel 33 siswa. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis statistik product moment. . Berdasarkan hasil analisis data pada penelitian ini, diketahui nilai sebesar 0,347. Selanjutnya, nilai tersebut di konsultasikan dengan nilai product moment pada taraf signifikansi 5% dengan N=33, maka di peroleh nilai product moment sebesar 0,344. Kenyataan tersebut, menunjukkan bahwa nilai lebih besar dari nilai product moment atau 0,347>0,344. Dengan demikian, hasil analisis data dalam penelitian ini dinyatakan signifikan. Dan dengan demikian, hipotesis nihil ( ) ditolak, sedangkan hipotesis alternatif ( ) diterima. Berdasarkan hasil pengujian signifikasi di atas maka kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini adalah “Ada Hubungan Antara Pola Asuh Otoriter Dengan Sikap Egois Siswa Di SMP Negeri 13 Mataram Tahun Pelajaran 2017/2018, yang tergolong dalam kategori rendah.

Berdasarkan hasil analisis data pada penelitian ini, diketahui nilai korelasi sebesar 0,347, yang signifikan secara statistik.Hal ini menunjukkan adanya hubungan positif antara pola asuh otoriter dan sikap egois pada siswa kelas VIII SMP Negeri 13 Mataram Tahun Pelajaran 2017/2018.Hubungan ini tergolong rendah, namun tetap signifikan, yang mengindikasikan bahwa pola asuh otoriter berkontribusi pada perkembangan sikap egois pada siswa.Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk mempertimbangkan pendekatan pengasuhan yang lebih suportif dan demokratis.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi faktor-faktor lain yang berkontribusi terhadap sikap egois pada remaja, seperti pengaruh teman sebaya, media massa, atau lingkungan sosial lainnya. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi siswa mengenai pola asuh otoriter dan dampaknya terhadap perkembangan diri mereka. Hal ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kompleksitas hubungan antara pola asuh dan sikap egois. Ketiga, penelitian intervensi dapat dirancang untuk mengembangkan dan menguji efektivitas program-program pelatihan parenting yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan orang tua dalam menerapkan pola asuh yang lebih positif dan suportif, serta mengurangi perilaku otoriter. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis dalam meningkatkan kualitas hubungan orang tua-anak dan mencegah perkembangan sikap egois pada remaja. Penelitian-penelitian ini penting untuk dilakukan karena pemahaman yang lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan sikap egois pada remaja dapat membantu dalam merancang strategi pencegahan dan intervensi yang lebih efektif.

Read online
File size1.15 MB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test