STIKESNHSTIKESNH

Diagnosis : Jurnal Ilmiah KesehatanDiagnosis : Jurnal Ilmiah Kesehatan

Kasus Diabetes Mellitus (DM) pada Wanita Usia Subur (WUS) sering ditemukan pada individu dengan riwayat keluarga DM, menunjukkan kecenderungan penyakit ini berulang dalam keluarga. Penelitian ini bertujuan mengetahui besar risiko kejadian DM pada WUS berdasarkan riwayat DM orang tua di wilayah Puskesmas Jember Kidul. Penelitian menggunakan desain analitik observasional case‑control dengan 60 responden yang dipilih secara simple random sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan pemeriksaan gula darah acak, kemudian dianalisis dengan Odds Ratio (OR). Hasil menunjukkan 56,7 % responden memiliki riwayat DM orang tua dengan OR = 6,053. Disimpulkan bahwa wanita usia subur dengan riwayat keluarga DM memiliki risiko enam kali lebih besar mengidap DM dibandingkan yang tidak memiliki riwayat, sehingga edukasi gizi, aktivitas fisik, dan skrining DM dini diperlukan.

Sebagian besar responden (30 %) mengalami diabetes mellitus, sementara 70 % tidak, dan 56,7 % memiliki riwayat diabetes pada orang tua.Analisis menunjukkan bahwa wanita usia subur dengan riwayat keluarga diabetes memiliki risiko enam kali lebih tinggi mengembangkan diabetes dibandingkan yang tanpa riwayat.Oleh karena itu, penting untuk melakukan upaya pencegahan dini, termasuk edukasi gizi, peningkatan aktivitas fisik, dan skrining rutin pada kelompok ini.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana interaksi antara faktor gaya hidup—seperti pola makan, tingkat aktivitas fisik, dan konsumsi gula—dengan riwayat keluarga memengaruhi risiko diabetes mellitus pada wanita usia subur di daerah lain, sehingga dapat mengidentifikasi faktor risiko tambahan yang bersifat kontekstual. Selanjutnya, sebuah studi kohort longitudinal dapat dilaksanakan untuk memantau progresi dari prediabetes menjadi diabetes pada wanita usia subur yang memiliki riwayat keluarga, dengan menambahkan analisis genetik untuk menentukan biomarker predisposisi yang paling signifikan. Selain itu, diperlukan percobaan terkontrol secara acak yang mengevaluasi efektivitas program intervensi berbasis komunitas, mencakup edukasi gizi, latihan fisik terstruktur, dan skrining gula darah rutin khusus untuk wanita dengan riwayat keluarga diabetes, guna menilai dampaknya terhadap penurunan kejadian diabetes. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang mekanisme risiko dan menghasilkan strategi pencegahan yang lebih tepat sasaran. Dengan demikian, kebijakan kesehatan masyarakat dapat dioptimalkan untuk mengurangi beban diabetes pada populasi wanita usia subur.

  1. Jurnal Asuhan Ibu dan Anak. analisis faktor risiko diabetes melitus tipe wanita usia subur jurnal asuhan... journal.unisa-bandung.ac.id/index.php/jaia/article/view/559Jurnal Asuhan Ibu dan Anak analisis faktor risiko diabetes melitus tipe wanita usia subur jurnal asuhan journal unisa bandung ac index php jaia article view 559
  2. Metode Penelitian Kuantitatif: Konsep, Jenis, Tahapan dan Kelebihan | Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan.... jipp.unram.ac.id/index.php/jipp/article/view/3057Metode Penelitian Kuantitatif Konsep Jenis Tahapan dan Kelebihan Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan jipp unram ac index php jipp article view 3057
  3. FAKTOR RISIKO KEJADIAN DIABETES MELLITUS | Jurnal Ilmu Kesehatan. faktor risiko diabetes mellitus jurnal... ejurnaladhkdr.com/index.php/jik/article/view/304FAKTOR RISIKO KEJADIAN DIABETES MELLITUS Jurnal Ilmu Kesehatan faktor risiko diabetes mellitus jurnal ejurnaladhkdr index php jik article view 304
Read online
File size419.64 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test