ISI DPSISI DPS

Segara Widya : Jurnal Penelitian SeniSegara Widya : Jurnal Penelitian Seni

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pelabelan Nasdrun disampaikan oleh politisi PAN dan Nasdem dalam artikel detikNews.com. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif-deskriptif dengan teknik pengumpulan data observasi partisipatif pasif dan simak catat, serta menggunakan teknik analisis data agih dan padan untuk mengungkap makna dalam teks. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis wacana konstruktivisme dari Muhammad A.S. Hikam yang berusaha mengungkap maksud-maksud tersembunyi dari subjek penyampai pesan. Hasil analisis data dan interpretasi data mendeskripisikan bentuk pelabelan Nasdrun dalam artikel detikNews.com terdiri dari dua jenis ungkapan, yaitu disfemisme dan eufemisme yang merepresentasikan maksud tersembunyi dari kedua subjek, yakni waketum PAN Viva Yoga Mauladi dan waketum Nasdem Ahmad Ali. Penelitian ini diharapkan dapat memunculkan penelitian serupa yang membahas tentang pelabelan/ labelisasi sebab kajian di bidang ini belum banyak dilakukan.

Analisis data mengungkap bahwa pelabelan Nasdrun dalam artikel detikNews.com terdiri dari dua jenis ungkapan, yaitu disfemisme dan eufemisme.Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi, cenderung menggunakan disfemisme yang menyoroti Nasdrun sebagai penyebab kontestasi dan polarisasi politik, sementara Wakil Ketua Umum Nasdem, Ahmad Ali, lebih banyak menggunakan eufemisme untuk menolak keberadaan dan identitas Nasdrun serta menyembunyikannya dengan bahasa yang lebih halus.Temuan ini menegaskan perbedaan strategi retoris antara kedua partai dalam membentuk wacana politik identitas menjelang pemilihan 2024.

Penelitian lanjutan dapat membandingkan cara pelabelan politik seperti Nasdrun di antara berbagai partai politik Indonesia serta platform media daring lainnya untuk melihat perbedaan retorika lintas media. Selanjutnya, analisis longitudinal terhadap evolusi penggunaan istilah Nasdrun sebelum, selama, dan setelah pemilihan 2024 dapat mengungkap dinamika perubahan strategi labelisasi seiring konteks politik. Terakhir, studi persepsi publik yang menilai dampak disfemisme dan eufemisme terhadap sikap pemilih serta perilaku politik dapat memberikan wawasan mengenai efektivitas teknik pelabelan dalam memengaruhi opini massa.

Read online
File size202.74 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test