PUBLINEPUBLINE

Media of Health ResearchMedia of Health Research

Ultra-processed foods (UPFs) are industrial formulations characterized by high levels of added sugar, fat, sodium, and food additives, and have become a dominant component of modern diets. Recent evidence suggests that increased UPF consumption is strongly linked to obesity and other metabolic disorders. This study aims to investigate the impact of high UPF consumption on obesity risk among young adults. A cross-sectional study was conducted involving 320 participants aged 18–30 years in Yogyakarta, Indonesia, and Shanghai, China. Dietary intake was assessed using a validated food frequency questionnaire and categorized based on the NOVA classification system. Body mass index (BMI) was measured and obesity was defined according to WHO standards. Logistic regression analysis was applied to examine the association between UPF consumption and obesity risk. The findings revealed that individuals with the highest tertile of UPF consumption had a 2.6-fold increased risk of obesity compared to those in the lowest tertile (OR=2.63; 95% CI: 1.55–4.47, p<0.01). Frequent consumption of sugar-sweetened beverages and packaged snacks were the strongest predictors of obesity. These results emphasize the urgent need for dietary interventions and public health strategies to reduce UPF consumption among young adults. This research contributes to existing evidence by providing cross-country data from Indonesia and China, highlighting the global relevance of dietary patterns and obesity prevention strategies.

Penelitian ini menunjukkan bahwa konsumsi makanan ultra-proses yang tinggi secara signifikan terkait dengan peningkatan risiko obesitas pada dewasa muda di Indonesia dan Cina.Individu dengan tingkat konsumsi makanan ultra-proses yang lebih tinggi memiliki kemungkinan obesitas yang jauh lebih besar dibandingkan dengan mereka yang memiliki tingkat konsumsi yang lebih rendah.Temuan ini memperkuat bukti yang ada bahwa pola makan yang didominasi oleh produk makanan yang sangat diproses menimbulkan ancaman serius bagi kesehatan metabolik selama masa dewasa muda.

Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi mekanisme biologis spesifik yang menghubungkan konsumsi makanan ultra-proses dengan obesitas, termasuk pengaruhnya terhadap mikrobiota usus dan regulasi nafsu makan. Selain itu, studi intervensi yang dirancang untuk mengurangi konsumsi makanan ultra-proses di kalangan dewasa muda, dengan mempertimbangkan faktor sosial ekonomi dan budaya, sangat diperlukan. Terakhir, penelitian perlu mengeksplorasi efektivitas berbagai kebijakan kesehatan masyarakat, seperti pajak pada minuman manis dan pembatasan pemasaran makanan tidak sehat, dalam mengurangi konsumsi makanan ultra-proses dan mencegah obesitas di lingkungan perkotaan di Asia.

  1. Definitions of ultra-processed foods beyond NOVA: a systematic review and evaluation | Food & Nutrition... doi.org/10.29219/fnr.v69.12217Definitions of ultra processed foods beyond NOVA a systematic review and evaluation Food Nutrition doi 10 29219 fnr v69 12217
  2. A qualitative exploration of ultra-processed foods consumption and eating out behaviours in an Indonesian... doi.org/10.1177/02601060221133897A qualitative exploration of ultra processed foods consumption and eating out behaviours in an Indonesian doi 10 1177 02601060221133897
Read online
File size712.57 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test