HOSTJOURNALSHOSTJOURNALS

Bulletin of Computer Science ResearchBulletin of Computer Science Research

Suatu instansi tidak terlepas dari peranan sumber daya manusia (SDM) yang bekerja di dalamnya. Kualitas SDM merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi peningkatan produktivitas dan efektivitas kinerja instansi. Namun, dalam praktiknya, proses penilaian kinerja pegawai seringkali masih dilakukan secara manual atau berdasarkan pertimbangan subjektif, sehingga berpotensi menimbulkan ketidakadilan dalam pengambilan keputusan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini merancang sebuah sistem pendukung keputusan (SPK) berbasis metode WASPAS guna mengevaluasi kinerja pegawai secara objektif dan terukur. Metode ini dipilih karena mampu membandingkan sejumlah alternatif berdasarkan beberapa kriteria yang telah ditentukan, seperti kedisiplinan, tanggung jawab, inisiatif, dan kerjasama. Sistem ini dirancang menggunakan Microsoft Excel dan diuji menggunakan data pegawai dari instansi terkait. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan dapat membantu pengambil keputusan dalam melakukan evaluasi kinerja pegawai dengan lebih cepat, objektif, dan efisien. Dengan adanya sistem ini, diharapkan proses penilaian kinerja menjadi lebih transparan dan akuntabel serta dapat meningkatkan motivasi kerja pegawai.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Weighted Aggregated Sum Product Assessment (WASPAS) merupakan pendekatan yang cukup efektif dalam proses penilaian kinerja pegawai di instansi pemerintahan.Metode ini mampu memberikan hasil yang objektif berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, sehingga membantu dalam menentukan pegawai dengan kinerja terbaik.Dari hasil perhitungan, diperoleh bahwa Rani (A1) menempati peringkat pertama dengan skor akhir 0,93, diikuti oleh Dimas (A6) dengan 0,92, dan Sekar (A7) dengan 0,88.Adapun urutan selanjutnya yaitu Bambang (A5) di posisi keempat, Agung (A3) kelima, Nisa (A2) keenam, dan Riki (A4) pada posisi ketujuh.Hasil ini menunjukkan bahwa pemilihan pegawai terbaik sangat bergantung pada bobot dan kriteria evaluasi yang digunakan dalam metode WASPAS.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan pengembangan sistem dengan menambahkan fitur-fitur baru yang dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam penilaian kinerja pegawai. Misalnya, sistem dapat dilengkapi dengan modul pelatihan dan pengembangan SDM, sehingga pegawai dapat meningkatkan kompetensi dan kinerja mereka secara berkelanjutan. Selain itu, sistem juga dapat diintegrasikan dengan sistem manajemen sumber daya manusia (HRMS) yang ada di instansi, sehingga data pegawai dan kinerja mereka dapat dikelola secara terintegrasi dan lebih efektif. Dengan demikian, sistem pendukung keputusan penilaian kinerja pegawai ini dapat menjadi alat bantu yang lebih komprehensif dan bermanfaat bagi instansi dalam mengelola sumber daya manusia mereka.

  1. Implementasi Metode WASPAS Dalam Penilaian Kinerja ASN Dengan Pembobotan Menggunakan Metode ROC | Jurnal... journal.grahamitra.id/index.php/jutik/article/view/160Implementasi Metode WASPAS Dalam Penilaian Kinerja ASN Dengan Pembobotan Menggunakan Metode ROC Jurnal journal grahamitra index php jutik article view 160
  2. Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Siswa Baru Menggunakan Metode SMART | Jurnal Sisfokom (Sistem Informasi... doi.org/10.32736/sisfokom.v10i2.940Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Siswa Baru Menggunakan Metode SMART Jurnal Sisfokom Sistem Informasi doi 10 32736 sisfokom v10i2 940
  3. Aplikasi Analisis Segmentasi Pelanggan untuk Menentukan Strategi Pemasaran Menggunakan Kombinasi Metode... sistemasi.ftik.unisi.ac.id/index.php/stmsi/article/view/1123Aplikasi Analisis Segmentasi Pelanggan untuk Menentukan Strategi Pemasaran Menggunakan Kombinasi Metode sistemasi ftik unisi ac index php stmsi article view 1123
Read online
File size490.5 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test