STPI PAJAKSTPI PAJAK

Journal of Tax and BusinessJournal of Tax and Business

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan Key Performance Indicators (KPI) terhadap peningkatan kompetensi dan kinerja Sumber Daya Manusia (SDM) pada lembaga nirlaba di kawasan Bintaro Jaya, Tangerang Selatan. Penelitian ini menggunakan metode campuran (Mixed Method) dengan desain sequential explanatory, yang melibatkan survei kuantitatif terhadap 100 responden dan wawancara mendalam dengan 15 informan terpilih. Pendekatan ini digunakan untuk mengevaluasi peran KPI sebagai instrumen strategis dalam menjamin efektivitas, akuntabilitas, dan keberlanjutan misi organisasi di tengah tantangan pengelolaan sektor nirlaba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPI berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja SDM, dibuktikan dengan uji t sebesar 14,269 dan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05). Analisis regresi mengonfirmasi kelayakan model dengan nilai F hitung sebesar 203,112 serta reliabilitas instrumen yang sangat tinggi (Cronbachs Alpha 0,935). Temuan kualitatif memperkuat hasil statistik ini, di mana KPI terbukti efektif dalam mengarahkan perilaku kerja, memfasilitasi pembelajaran berkelanjutan, kompetensi manajerial, meskipun implementasinya masih menghadapi kendala administratif dan keterbatasan sumber daya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan KPI secara konsisten memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan kinerja SDM di sektor nirlaba. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan digitalisasi dalam sistem pelaporan kinerja dan strategi pengembangan SDM berbasis teknologi guna mengatasi hambatan operasional serta menjamin efektivitas manajemen yang berkelanjutan.

Instrumen KPI yang dikembangkan terbukti valid dan sangat reliabel (Cronbachs Alpha = 0,935), sehingga dapat digunakan secara konsisten untuk mengukur kinerja pada organisasi nirlaba.Analisis kuantitatif dan kualitatif menunjukkan bahwa penerapan KPI meningkatkan secara signifikan kompetensi serta kinerja SDM, dengan nilai t = 14,269 (p < 0,001) dan perbedaan rata‑rata yang signifikan pada uji t‑paired.Namun, implementasi KPI masih menghadapi kendala administratif, keterbatasan sumber daya manusia, dan infrastruktur, sehingga diperlukan digitalisasi sistem pelaporan serta penguatan kapasitas SDM untuk memastikan keberlanjutan efektivitas manajemen.

Bagaimana pengaruh penggunaan dasbor KPI berbasis kecerdasan buatan terhadap pemantauan kinerja secara real‑time dan pengambilan keputusan pada lembaga nirlaba di wilayah urban? Penelitian selanjutnya dapat meneliti dampak program pelatihan KPI yang berorientasi kompetensi terhadap retensi staf dan motivasi intrinsik selama periode tiga hingga lima tahun, dengan menggabungkan pendekatan longitudinal dan teknik analisis jalur. Selain itu, penting untuk menyelidiki kontribusi desain KPI yang melibatkan partisipasi aktif staf lini dalam proses penetapan indikator terhadap inovasi organisasi dan kepuasan kerja, menggunakan metodologi campuran untuk menilai faktor sosial‑teknis. Studi ini dapat memperluas pemahaman tentang bagaimana teknologi digital dan partisipasi karyawan dapat meningkatkan efektivitas KPI dalam konteks nirlaba. Selanjutnya, analisis komparatif antara lembaga nirlaba berukuran kecil dan menengah dalam implementasi KPI dapat mengidentifikasi faktor pembeda keberhasilan. Akhirnya, eksplorasi integrasi data KPI dengan sistem manajemen pengetahuan dapat memberikan wawasan tentang optimalisasi pembelajaran organisasi di sektor nirlaba.

Read online
File size386.91 KB
Pages27
DMCAReport

Related /

ads-block-test