UNPUNP
TeknomekanikTeknomekanikPenghasil energi hijau yang dikenal sebagai turbin angin mampu mengubah kerja mekanik menjadi daya listrik. Ada dua jenis utama turbin angin yang dipertimbangkan secara mendalam, yaitu turbin angin sumbu horizontal dan sumbu vertikal. Proyek ini terutama berfokus pada desain turbin angin baru yang dapat beroperasi dengan baik dalam kondisi kecepatan angin rendah di Malaysia. Tahap pertama proyek ini adalah menentukan masalah, tujuan, dan perencanaan terkait proyek. Survei literatur kemudian dianalisis lebih lanjut untuk mengetahui daya atau perilaku angin di seluruh dunia, dan khususnya di Malaysia, penelitian tentang turbin yang dapat bekerja dalam kondisi kecepatan angin rendah, serta parameter yang sering digunakan dalam mendesain turbin angin oleh peneliti sebelumnya. Dari survei literatur, turbin yang dipilih adalah Turbin Angin Savonius Tiga Bilah, yang merupakan salah satu jenis Turbin Angin Sumbu Vertikal (VAWT). Turbin tersebut akan dipasang ke sistem turbin VAWT lain untuk membantu menghasilkan daya yang lebih besar dan kinerja yang lebih baik. Perhitungan teoritis desain dan pemilihan bahan telah dianalisis dengan baik sebelum fabrikasi dapat dilakukan. Setelah fabrikasi selesai, bagian turbin angin Savonius diuji melalui pekerjaan eksperimental dengan menggunakan terowongan angin sederhana di Bengkel Mekanik Fakultas Teknik, dan semua pembacaan dan data dikumpulkan menggunakan alat dan peralatan yang sesuai. Untuk pekerjaan eksperimental rotor Savonius, variabelnya mencakup sudut lengkung bilah dari pusatnya pada kecepatan angin yang berbeda. Data yang dikumpulkan kemudian diinterpretasikan melalui grafik untuk perbandingan dan analisis kinerja, dan disimpulkan bahwa sudut lengkung bilah 120° dari pusatnya adalah yang terbaik di antara jenis bilah lainnya. Dari proyek ini, dapat disimpulkan bahwa jenis turbin angin campuran ini mampu bekerja dalam kondisi kecepatan angin rendah di Malaysia, tetapi improvisasi dan modifikasi yang lebih baik pada turbin angin campuran ini tentu akan meningkatkan kinerja dan efisiensinya lebih lanjut.
Proyek turbin angin campuran ini bertujuan untuk menganalisis hasil berdasarkan desain bilah Savonius tiga bilah dan mempelajari torsi dan daya yang dihasilkan oleh turbin berdasarkan profil atau spesifikasi bilah Savonius.Data dan analisis menunjukkan bahwa turbin jenis ini dapat bekerja karena mampu berputar bahkan pada kecepatan angin rendah dari 1 m/s hingga 3 m/s.Selain itu, turbin ini mampu menghasilkan daya dari energi mekanik kinetik yang dihasilkan dari putaran.Berdasarkan analisis data eksperimen, sudut lengkung bilah 120° dari pusatnya menunjukkan produksi daya, torsi, dan rasio kecepatan ujung terbaik di antara jenis bilah lainnya.Namun, terdapat perbedaan antara nilai yang diperoleh dari hasil perhitungan teoritis desain dan hasil eksperimen, yang mungkin disebabkan oleh beberapa kesalahan dalam bahan dan desain, atau alat dan peralatan uji.Oleh karena itu, pekerjaan di masa depan harus lebih fokus pada desain turbin angin campuran, khususnya pada mekanisme sinkronisasi antara dua jenis sistem turbin angin.
Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan mekanisme sinkronisasi yang lebih efektif antara turbin Savonius dan Darrieus dalam sistem turbin angin campuran. Selain itu, perlu dilakukan analisis lebih mendalam mengenai pemilihan bahan yang lebih optimal untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi turbin. Penelitian juga dapat dilakukan untuk menguji turbin angin campuran ini dalam berbagai kondisi lingkungan yang berbeda, seperti area perkotaan atau pedesaan, untuk mengetahui performanya secara lebih menyeluruh.
| File size | 719.88 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
UMBUMB Peningkatan kinerja optimal dicapai pada laju alir HHO 0,4 L/menit, dengan peningkatan daya rem sebesar 4,9%, efisiensi termal sebesar 1,6%, dan penguranganPeningkatan kinerja optimal dicapai pada laju alir HHO 0,4 L/menit, dengan peningkatan daya rem sebesar 4,9%, efisiensi termal sebesar 1,6%, dan pengurangan
UNPUNP Paper ini menganalisis desain BMS yang menggabungkan resistor daya dan transistor sebagai resistor balancing. Analisis yang diajukan diterapkan pada paketPaper ini menganalisis desain BMS yang menggabungkan resistor daya dan transistor sebagai resistor balancing. Analisis yang diajukan diterapkan pada paket
LAPANLAPAN Tegangan terbesar terjadi pada bagian divergen yang disebabkan oleh pengaruh temperatur. Analisis lebih mendalam diperlukan untuk memvalidasi hasil simulasiTegangan terbesar terjadi pada bagian divergen yang disebabkan oleh pengaruh temperatur. Analisis lebih mendalam diperlukan untuk memvalidasi hasil simulasi
LAPANLAPAN J a r ak j a n g k a u an m a k s i m um yang dicapai adalah 45,223 km dengan s u d ut elevasi 65°, tinggi m a k s i m um yang dicapai adalah 27,595 kmJ a r ak j a n g k a u an m a k s i m um yang dicapai adalah 45,223 km dengan s u d ut elevasi 65°, tinggi m a k s i m um yang dicapai adalah 27,595 km
LAPANLAPAN Kedua pendekatan dapat diterapkan pada program satelit LAPAN dan masing-masing akan membawa konfigurasi satelit yang berbeda namun tetap memberikan keuntunganKedua pendekatan dapat diterapkan pada program satelit LAPAN dan masing-masing akan membawa konfigurasi satelit yang berbeda namun tetap memberikan keuntungan
LAPANLAPAN Hasil menunjukkan bahwa keenam unit memenuhi spesifikasi teknis dari vendor terkait konsumsi daya dan toleransi bias drift. Empat unit dengan nilai ketidakstabilanHasil menunjukkan bahwa keenam unit memenuhi spesifikasi teknis dari vendor terkait konsumsi daya dan toleransi bias drift. Empat unit dengan nilai ketidakstabilan
LAPANLAPAN Untuk membuat sistem satelit yang reliable, perlu dirancang sistem toleransi kesalahan di dalam OBDH yang merupakan otak satelit. Implementasi toleransiUntuk membuat sistem satelit yang reliable, perlu dirancang sistem toleransi kesalahan di dalam OBDH yang merupakan otak satelit. Implementasi toleransi
LAPANLAPAN Penelitian ini merupakan bagian dari kegiatan Perancangan SKEA 300 kW. Rotor dirancang dengan diameter 45 m dengan jumlah tiga buah. Penampang sudu berbentukPenelitian ini merupakan bagian dari kegiatan Perancangan SKEA 300 kW. Rotor dirancang dengan diameter 45 m dengan jumlah tiga buah. Penampang sudu berbentuk
Useful /
UINSIUINSI Penelitian ini merekomendasikan kebijakan inklusif gender yang sensitif konteks dan konsisten dengan ajaran agama, meliputi pedoman jelas yang membedakanPenelitian ini merekomendasikan kebijakan inklusif gender yang sensitif konteks dan konsisten dengan ajaran agama, meliputi pedoman jelas yang membedakan
UADUAD Perlu dipahami ketika akan mewakafkan hak cipta apakah yang akan diwakafkan hak ekonominya atau hak moralnya saja, atau keduanya, karena hak moral melekatPerlu dipahami ketika akan mewakafkan hak cipta apakah yang akan diwakafkan hak ekonominya atau hak moralnya saja, atau keduanya, karena hak moral melekat
UADUAD Sebelum institusi fatwa muncul di Indonesia pada abad ke-20, Muslim lokal Indonesia telah meminta fatwa kepada salah seorang grand mufti di Arab Saudi.Sebelum institusi fatwa muncul di Indonesia pada abad ke-20, Muslim lokal Indonesia telah meminta fatwa kepada salah seorang grand mufti di Arab Saudi.
LAPANLAPAN Pengukuran kuat signal radio telemetri roket sangat penting dilakukan untuk mengetahui hubungan kualitas signal dan data yang diterima. Power meter iniPengukuran kuat signal radio telemetri roket sangat penting dilakukan untuk mengetahui hubungan kualitas signal dan data yang diterima. Power meter ini