UNTAG SMDUNTAG SMD

KURVA MAHASISWAKURVA MAHASISWA

Perumahan Bumi Alam Indah Kebun Agung yang berlokasi di kecamatan Samarinda utara saat ini belum memiliki saluran drainase, oleh karena itu, perencanakan sistem drainase dalam perumahan perlu mendapat perhatian yang penting. Guna mendukung kehidupan manusia yang hidup bermukim di perumahan tersebut dengan nyaman, sehat dan dapat berinteraksi satu dengan lainnya dalam kehidupan sehari – hari. Drainase yang kurang baik akan mengakibatkan berbagai macam masalah yang bisa merugikan manusia itu sendiri. Salah satunya adalah masalah banjir atau genangan air hujan. Metode perhitungan analisa curah hujan rencana mengunakan metode Log Person III, dengan curah hujan harian maksimum mengunakan data dari Badan Metereologi Klimatologi Dan Geofisika debit rencana dihitung dengan mengunakan rumus rasional, kapasitas saluran di hitung dengan rumus manning, penampang saluran mengunakan saluran ekonomis. Setelah dilakukan perhitungan debit rencana, maka didapatkan dimensi saluran utama untuk penerapan dilapangan, dengan lebar dasar B = 0,8 meter, tinggi kedalaman air h = 0,4 meter, tinggi jagaan w = 0,4 meter.

Dari hasil perhitungan pada penelitian ini maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut.1) Debit banjir rencana terbesar pada perumahan Bumi Alam Indah Kebun Agung sebagai berikut.- Debit hujan rencana kala ulang 2 tahun = 0,447 m3/det.- Debit hujan rencana kala ulang 5 tahun = 0,536 m3/det.2) Dimensi saluran utama pada perumahan Bumi alam Indah Kebun Agung yang dilaksanakan sebagai berikut.- Lebar bawah saluran (b) = 0,8 m - Tinggi kedalaman air (h) = 0,4 m - Tinggi jagaan (w) = 0,4 m - Tinggi salurah (H) = 0,8 m.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan kajian lebih lanjut terhadap sedimentasi yang terjadi pada saluran drainase, karena akumulasi sedimen dapat mengurangi kapasitas drainase dan meningkatkan risiko banjir. Kedua, penting untuk memperhatikan sistem tata guna lahan di sekitar perumahan, sehingga pembangunan tidak mengganggu daerah resapan air alami. Ketiga, disarankan untuk melakukan kajian lebih lanjut terhadap jenis saluran drainase alternatif, seperti saluran vertikal atau sistem drainase berkelanjutan, untuk mendapatkan desain yang lebih optimal dan ramah lingkungan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat meningkatkan efektivitas sistem drainase perumahan, mengurangi risiko banjir, dan menciptakan lingkungan yang lebih berkelanjutan.

Read online
File size1.16 MB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test