UNJUNJ
JURNAL PENDIDIKAN VOKASIONAL TEKNIK ELEKTRONIKA (JVoTE)JURNAL PENDIDIKAN VOKASIONAL TEKNIK ELEKTRONIKA (JVoTE)Makalah Komprehensif Analisis Perubahan Telekomunikasi Central Toka LIM 4 Wilayah Jatinegara Dari Saluran Tembaga Menjadi Fiber Optik bertujuan untuk menganalisis perubahan jaringan telekomunikasi dari saluran tembaga menjadi fiber optik. Untuk perubahan jaringan telekomunikasi dari saluran tembaga menjadi fiber optik di wilayah Jatinegara menggunakan parameter seperti latency, packet loss dan troughput. Dalam perhitungan parameter yang membandingkan antara tembaga dengan fiber optik mendapatkan hasil bahwa untuk tembaga memiliki nilai yang lebih besar dibanding dengan nilai pada fiber optik. Kesimpulannya Fiber optik menjadi pilihan yang bagus untuk melakukan transfer data dan informasi yang akurat dibanding dengan menggunakan saluran tembaga. Nilai pada paramaternya menunjukkan untuk pengukuran latency pada fiber optik lebih kecil dari 3,7 ms sampai 5 ms dibanding dengan tembaga yang memiliki nilai 3,42 ms sampai 15,42 ms. Untuk nilai parameter pada pengukuran packet loss pada fiber optik memiliki nilai 0,64 % sampai 0,82 % dibanding dengan tembaga yang memiliki nilai 0,807 % hingga 0,88 %. Sedangkan untuk pengukuran throughput nilai fiber optik lebih besar dibanding dengan tembaga dikarenakan kecepatan dan keakuratan dalam melakukan transfer data setiap detik.
Kinerja kabel fiber optik lebih diunggulkan dibandingkan dengan kabel tembaga, baik dari penilaian latency, packet loss dan throughput.Dari analisis di atas didapatkan bahwa pengukuran nilai latency dan jumlah packet loss pada kabel serat optik lebih stabil dibandingkan dengan kabel tembaga.Sedangkan untuk nilai throughput untuk fiber optik nilainya lebih besar dibandingkan dengan tembaga dikarenakan kemampuan untuk mentransfer data tiap detiknya jauh lebih besar.Maka dari itulah kabel fiber optik lebih diunggulkan untuk melakukan transfer kecepatan data.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak implementasi fiber optic di wilayah dengan infrastruktur berbeda, seperti daerah pedesaan atau kawasan terpencil, untuk melihat efisiensi dan tantangan khusus. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi keandalan jangka panjang fiber optic di bawah kondisi lingkungan ekstrem, seperti suhu ekstrem atau kelembapan tinggi, yang mungkin memengaruhi kualitas transmisi data. Terakhir, penelitian juga bisa mengkaji biaya implementasi fiber optic dibandingkan saluran tembaga di daerah berkembang, termasuk analisis manfaat ekonomi dan kelayakan investasi jangka panjang.
| File size | 235.57 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
YANAYANA Pengawasan cenderung reaktif, terjadi pelanggaran berulang, dan evaluasi korreksi belum konsisten. Faktor penghambat meliputi rencana terstruktur yangPengawasan cenderung reaktif, terjadi pelanggaran berulang, dan evaluasi korreksi belum konsisten. Faktor penghambat meliputi rencana terstruktur yang
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Nilai NPV positif ini menunjukkan bahwa aliran kas masa depan yang diharapkan dari proyek ini melebihi biaya investasi awal, sehingga proyek ini layakNilai NPV positif ini menunjukkan bahwa aliran kas masa depan yang diharapkan dari proyek ini melebihi biaya investasi awal, sehingga proyek ini layak
STIE AASSTIE AAS Selain itu, Restoran Somiprek telah mematuhi standar lingkungan melalui kepatuhan terhadap peraturan SPPL untuk operasional restoran. Sebagai kesimpulan,Selain itu, Restoran Somiprek telah mematuhi standar lingkungan melalui kepatuhan terhadap peraturan SPPL untuk operasional restoran. Sebagai kesimpulan,
UNJUNJ Link Durikosambi-Kembangan memiliki rata-rata redaman 2,399 dB dan nilai rata-rata redaman hasil perhitungan link power budget 4,673 dB. Perbedaan nilaiLink Durikosambi-Kembangan memiliki rata-rata redaman 2,399 dB dan nilai rata-rata redaman hasil perhitungan link power budget 4,673 dB. Perbedaan nilai
UMSBUMSB Sistem ini dapat beroperasi stabil pada skala lebih besar, seperti pada manajemen energi residensial atau industri kecil, dengan keamanan terjamin melaluiSistem ini dapat beroperasi stabil pada skala lebih besar, seperti pada manajemen energi residensial atau industri kecil, dengan keamanan terjamin melalui
UNIKOMUNIKOM Penggunaan serat fiber optik sebagai sistem transmisi bertujuan meningkatkan kecepatan transfer data dan tahan terhadap gangguan. Penggunaan teknologiPenggunaan serat fiber optik sebagai sistem transmisi bertujuan meningkatkan kecepatan transfer data dan tahan terhadap gangguan. Penggunaan teknologi
UNDIKMAUNDIKMA Dalam penelitian ini, WDM memungkinkan transmisi data berbeda secara bersamaan melalui serat optik tunggal, menggunakan panjang gelombang yang berbeda.Dalam penelitian ini, WDM memungkinkan transmisi data berbeda secara bersamaan melalui serat optik tunggal, menggunakan panjang gelombang yang berbeda.
KOMPETIFKOMPETIF Indofood Sukses Makmur Tbk pada periode 2016‑2019. Data yang digunakan bersifat sekunder, diambil dari laporan keuangan perusahaan. Analisis data bersifatIndofood Sukses Makmur Tbk pada periode 2016‑2019. Data yang digunakan bersifat sekunder, diambil dari laporan keuangan perusahaan. Analisis data bersifat
Useful /
STIE AASSTIE AAS Penelitian kuantitatif ini menggunakan pendekatan sensus dengan melibatkan seluruh populasi karyawan BKD Boyolali yang berjumlah 110 orang sebagai responden.Penelitian kuantitatif ini menggunakan pendekatan sensus dengan melibatkan seluruh populasi karyawan BKD Boyolali yang berjumlah 110 orang sebagai responden.
STIE AASSTIE AAS Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh parsial dari ukuran perusahaan, kebijakan hutang, kinerja keuangan, dan struktur modal terhadap pengembalianPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh parsial dari ukuran perusahaan, kebijakan hutang, kinerja keuangan, dan struktur modal terhadap pengembalian
STIE AASSTIE AAS Pendekatan studi kasus kualitatif digunakan, memanfaatkan wawancara mendalam dan observasi partisipatif sebagai metode pengumpulan data utama. Hasil penelitianPendekatan studi kasus kualitatif digunakan, memanfaatkan wawancara mendalam dan observasi partisipatif sebagai metode pengumpulan data utama. Hasil penelitian
UINMADURAUINMADURA Metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian studi kasus, pengambilan sampel dengan purposive sampling, yang melibatkan 100 responden. Data dianalisisMetode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian studi kasus, pengambilan sampel dengan purposive sampling, yang melibatkan 100 responden. Data dianalisis