ARSILMEDIAARSILMEDIA

TRANSACTION : Journal of Taxation, Accounting, Management and EconomicsTRANSACTION : Journal of Taxation, Accounting, Management and Economics

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Nilai Tukar Dollar, Inflasi dan Produksi terhadap Produksi Ikan Tuna di Sumatera Utara. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode asosiatif. Metode ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara dua atau lebih variabel dan jenis data yang digunakan adalah kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder atau time series dari tahun 2014 hingga 2023 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik dan Bank Indonesia. Metode analisis dalam penelitian ini adalah metode regresi linear berganda. Hasil regresi linear berganda menunjukkan hasil penelitian ini bahwa nilai tukar dollar memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap ekspor tuna di Sumatera Utara. Inflasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap ekspor tuna di Sumatera Utara. Produksi memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap ekspor tuna di Sumatera Utara. Berdasarkan hasil uji F nilai tukar dollar, inflasi dan produksi secara simultan memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel ekspor. Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat erat antara nilai tukar dollar, inflasi dan produksi terhadap ekspor ikan tuna di Sumatera Utara dengan nilai (R-Square) sebesar 0.905 atau 90.5%. Hasil ini berarti bahwa besarnya pengaruh nilai tukar dollar, inflasi dan produksi terhadap ekspor ikan tuna di Sumatera Utara adalah 90.5% sedangkan sisanya 9.5% dipengaruhi oleh faktor-faktor yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

Berdasarkan rumusan masalah dan hasil pengujian yang telah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.(1) Nilai tukar dollar memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap produksi tuna di Sumatera Utara.(2) Inflasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap produksi tuna di Sumatera Utara.(3) Produksi memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap produksi tuna di Sumatera Utara.(4) Hasil ini juga menunjukkan bahwa nilai tukar dollar, inflasi, dan produksi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap ekspor tuna di Sumatera Utara.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak kebijakan fiskal dan moneter terhadap stabilitas harga ikan tuna, dengan mempertimbangkan faktor-faktor eksternal seperti tren pasar global dan perjanjian perdagangan internasional. Hal ini penting untuk memahami bagaimana intervensi pemerintah dapat memitigasi fluktuasi harga dan mendukung keberlanjutan industri perikanan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis efisiensi rantai pasok ikan tuna, mulai dari penangkapan hingga distribusi, untuk mengidentifikasi potensi peningkatan produktivitas dan pengurangan biaya. Dengan memahami secara mendalam setiap tahapan rantai pasok, strategi optimalisasi dapat dirumuskan untuk meningkatkan daya saing produk ikan tuna di pasar domestik dan internasional. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi dalam meningkatkan produksi dan kualitas ikan tuna, seperti penerapan sistem monitoring dan pengendalian kualitas berbasis digital, serta pengembangan metode budidaya perikanan yang lebih efisien dan berkelanjutan. Penerapan teknologi yang tepat dapat membantu meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi risiko kerusakan, dan menghasilkan produk ikan tuna yang berkualitas tinggi, sehingga dapat memenuhi permintaan pasar yang terus berkembang.

  1. Effect Of Tax Avoidance, Size Of The Company, Leverage, Age Of The Company On Cost Of Debt In Manufacturing... doi.org/10.2991/ebic-17.2018.12Effect Of Tax Avoidance Size Of The Company Leverage Age Of The Company On Cost Of Debt In Manufacturing doi 10 2991 ebic 17 2018 12
Read online
File size332.81 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test