ACTAMEDINDONESACTAMEDINDONES
Acta Medica IndonesianaActa Medica IndonesianaLatar belakang: Mengidentifikasi fibrosis hati sangat penting untuk memulai terapi antivirus pada infeksi hepatitis B. Biopsi hati merupakan standar emas untuk menilai tingkat fibrosis, namun prosedur ini invasif dan membawa risiko. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kemampuan diagnostik rasio distribusi sel merah terhadap trombosit (RPR) dan membandingkan keefektivannya dalam menentukan tingkat fibrosis pada pasien hepatitis B kronis dengan indeks rasio aspartat aminotransferase terhadap trombosit (APRI) serta indeks Fibrosis‑4 (FIB‑4). Metode: Penelitian retrospektif ini melibatkan pasien hepatitis B kronis yang memiliki hasil elastografi transien di Klinik Gastroenterologi Hepatologi Rumah Sakit Umum Dr. Hasan Sadikin, Bandung, antara Januari hingga Desember 2024. Analisis statistik menggunakan kurva karakteristik operatif penerima (ROC) untuk menentukan nilai diagnostik dan titik potong RPR, APRI, dan FIB‑4 dalam mendeteksi fibrosis hati berdasarkan elastografi transien pada pasien hepatitis B kronis. Hasil: Sebanyak 114 pasien hepatitis B kronis termasuk dalam penelitian ini (42 dengan fibrosis signifikan dan 72 dengan fibrosis tidak signifikan). Luas area di bawah kurva (AUC) RPR sebesar 0,873 (p < 0,001) dengan titik potong >0,0538, sedangkan AUC APRI dan FIB‑4 masing‑masing 0,833 (p < 0,001) dan 0,746 (p < 0,001). Kesimpulan: RPR memiliki kinerja diagnostik lebih tinggi dibandingkan APRI dan lebih unggul dari FIB‑4 dalam menilai tingkat fibrosis pada pasien hepatitis B kronis. RPR merupakan tes sederhana dan biaya‑efektif serta berpotensi sebagai alat skrining bagi pasien hepatitis B.
Rasio Distribusi Sel Merah terhadap Trombosit (RPR) menunjukkan kinerja diagnostik yang luar biasa dalam mengidentifikasi fibrosis hati signifikan pada infeksi hepatitis B kronis dibandingkan dengan APRI dan lebih unggul dari FIB‑4.RPR menawarkan keseimbangan yang baik antara sensitivitas dan spesifisitas serta nilai prediktif yang memuaskan.Selain bersifat biaya‑efektif dan mudah diterapkan, RPR berpotensi sebagai alat skrining awal atau bagian dari pendekatan diagnostik yang lebih komprehensif untuk fibrosis hati, sehingga memungkinkan intervensi tepat waktu dan efektif untuk mencegah progresi penyakit.
Penelitian selanjutnya dapat menguji keakuratan Rasio Distribusi Sel Merah terhadap Trombosit (RPR) sebagai alat skrining fibrosis hati pada pasien hepatitis B di pusat kesehatan lain di seluruh Indonesia dengan desain prospektif untuk menilai keseragaman hasil antar daerah. Selanjutnya, studi kohort longitudinal dapat mengevaluasi apakah perubahan nilai RPR selama pengobatan antiviral dapat memprediksi perbaikan atau progresi fibrosis, sehingga memberikan panduan dinamis bagi dokter dalam menyesuaikan terapi. Selain itu, penelitian multidisiplin dapat membandingkan biaya dan manfaat penggunaan RPR dengan indeks non‑invasif lain seperti APRI, FIB‑4, dan elastografi transien dalam program skrining populasi berisiko tinggi, untuk menentukan strategi paling efisien dalam konteks sumber daya terbatas. Penelitian juga dapat menyelidiki pengaruh faktor lain seperti anemia, inflamasi kronis, atau penyakit komorbiditas terhadap nilai RPR, guna meningkatkan keakuratan interpretasi hasil. Akhirnya, uji klinis terkontrol dapat menguji integrasi nilai ambang RPR (>0,0538) ke dalam pedoman nasional WHO 2024, menilai implikasi klinisnya terhadap deteksi dini fibrosis dan penurunan komplikasi hati.
| File size | 595.06 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
UNSULBARUNSULBAR Pimpinan diharapkan dapat mempertahankan atau meningkatkan implementasi beban kerja, kompensasi, dan lingkungan kerja fisik untuk memperkuat kinerja karyawan.Pimpinan diharapkan dapat mempertahankan atau meningkatkan implementasi beban kerja, kompensasi, dan lingkungan kerja fisik untuk memperkuat kinerja karyawan.
EBSINAEBSINA Budaya kerja berbasis kualitas layanan di Rumah Sakit Sayang masih parsial dan tidak konsisten diterapkan. Kepuasan pasien dinilai moderat dengan keluhanBudaya kerja berbasis kualitas layanan di Rumah Sakit Sayang masih parsial dan tidak konsisten diterapkan. Kepuasan pasien dinilai moderat dengan keluhan
EBSINAEBSINA Kesimpulan: Teknik relaksasi genggaman jari adalah strategi tambahan yang layak, non-invasif, dan berbiaya rendah untuk mengelola nyeri pascaoperasi akutKesimpulan: Teknik relaksasi genggaman jari adalah strategi tambahan yang layak, non-invasif, dan berbiaya rendah untuk mengelola nyeri pascaoperasi akut
EBSINAEBSINA Hasil penelitian ini memungkinkan perawat mengembangkan pemahaman pentingnya perawatan spiritual. Penelitian ini memberikan data tambahan tentang distresHasil penelitian ini memungkinkan perawat mengembangkan pemahaman pentingnya perawatan spiritual. Penelitian ini memberikan data tambahan tentang distres
EBSINAEBSINA Pasien yang melahirkan melalui SC biasanya mengalami rasa tidak nyaman berupa nyeri. Salah satu tindakan non‑farmakologis yang dapat mengurangi nyeriPasien yang melahirkan melalui SC biasanya mengalami rasa tidak nyaman berupa nyeri. Salah satu tindakan non‑farmakologis yang dapat mengurangi nyeri
EBSINAEBSINA Intervensi dhikr dilakukan selama 10 menit, dibimbing oleh perawat sebelum operasi. Tingkat kecemasan diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakanIntervensi dhikr dilakukan selama 10 menit, dibimbing oleh perawat sebelum operasi. Tingkat kecemasan diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan
EBSINAEBSINA Kompres air hangat telah terbukti efektif, aman, dan sederhana sebagai metode non-farmakologis dalam menurunkan suhu tubuh anak prasekolah.metode ini bekerjaKompres air hangat telah terbukti efektif, aman, dan sederhana sebagai metode non-farmakologis dalam menurunkan suhu tubuh anak prasekolah.metode ini bekerja
UNBARIUNBARI Pemadaman listrik dapat mengakibatkan terganggunya kontinuitas pelayanan terutama pada aktivitas pelayanan pada sektor perdagangan, perhotelan, rumah sakit,Pemadaman listrik dapat mengakibatkan terganggunya kontinuitas pelayanan terutama pada aktivitas pelayanan pada sektor perdagangan, perhotelan, rumah sakit,
Useful /
STAIDHISTAIDHI Evaluasi melalui pretest dan posttest menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 73,75 menjadi 98,33, atau setara dengan peningkatan 24,58 poin yang merefleksikanEvaluasi melalui pretest dan posttest menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 73,75 menjadi 98,33, atau setara dengan peningkatan 24,58 poin yang merefleksikan
STAIDHISTAIDHI Rendahnya literasi digital orangtua atau pengasuh berimbas pada kurangnya pengawasan dan pendampingan pada anak khususnya saat menggunakan gawai. Hal iniRendahnya literasi digital orangtua atau pengasuh berimbas pada kurangnya pengawasan dan pendampingan pada anak khususnya saat menggunakan gawai. Hal ini
ACTAMEDINDONESACTAMEDINDONES Namun, skenario saat ini mengenai pengelolaan T2DM di Indonesia masih belum jelas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan karakteristikNamun, skenario saat ini mengenai pengelolaan T2DM di Indonesia masih belum jelas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan karakteristik
UNSULBARUNSULBAR Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis keuangan dengan menggunakan pendekatan RGEC sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia No 13/1/PBI/2011.Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis keuangan dengan menggunakan pendekatan RGEC sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia No 13/1/PBI/2011.